Untuk pemisahan minyak bumi bisa dilakukan lewat distilisasi multi komponen (multi kolom) atau dengan menggunakan 1 buah CDU (crude distillation unit). Biasanya pengolahan crude menggunakan CDU, dimana crude akan dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih gas oil dan long residu yang akan dipisahkan di distilasi vakum untuk memisahkan komponen-komponen ringan dari residu. Biasanya untuk off gas pada pengolahan crude akan diambil dari top product CDU.

Tanya – suseno sastrosunarno

Saya mau tanya tentang terminology fuel gas di refinery. Selama ini saya biasa di project upstream Oil & gas, belum pernah di down stream( refinery/petrochemical). Terminology fuel gas selama ini di upstream adalah gas ringan yg molucolar C-nya C1- C2. Nah dlm refinery, terutama keluaran top product of crude distillation column, itu apakah bisa dikaterogikan fuel gas ya?

Simulasi hysys menunjukkan phase nya gas tapi MW : 75 – 80.

Ada yg bisa sharing

Tanggapan 1 – Agus Suryono

Pak Suseno,

Komposisi fuel gas di refinery kurang lebih sama dengan di upstream ya…komposisinya banyak C-1 dan C-2. sedikit C3-C5. itu fuel gas dari distilasi crude (CDU). tapi kalo dari unit cracking, selain C1-C5 ada juga H2.
MW tergantung komposisi gasnya, ditempat saya 45 – 50.

Tanggapan 2 – adam radiman

saya coba sharing yang saya tahu,

kalau di pabrik tempat saya berkerja, yang namanya fuel gas adalah gas yang dihasilkan dari proses utama dan kemudian digunakan sebagai bahan bakar untuk heater, boiler dan sebagainya.

ditempat saya, offgas ini kebanyakan memiliki komposisi H2(dominan), C1-C4, dan sedikit C5 dan C6.Fuel gas ini merupakan hasil dari proses cracking dan distilasi.

semoga membantu, bila ada yang kurang mohon dimaafkan..:)

Tanggapan 3 – muhammad riduan

Untuk pemisahan minyak bumi bisa dilakukan lewat distilisasi multi komponen (multi kolom) atau dengan menggunakan 1 buah CDU (crude distillation unit). Biasanya pengolahan crude menggunakan CDU, dimana crude akan dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih gas oil dan long residu yang akan dipisahkan di distilasi vakum untuk memisahkan komponen-komponen ringan dari residu. Biasanya untuk off gas pada pengolahan crude akan diambil dari top product CDU, setahu saya off gas tersebut dari C1-C2 (tapi masih banyak tumpang tindih dengan C3-C5). Dari off gas tersebut bisa masuk ke LPG recovery unit untuk diambil C3 dan C4 sedangkan sisanya bisa dipakai sebagai fuel gas untuk furnace atau diflare. Sedangkan di tempat saya (petrochemical), terdapat 2 jenis off gas. Ada off gas ringan hasil separasi produk reaksi hydrocracking yang kaya akan H2 dan C1 dan sedikit C2. Sedangkan off gas dari uncondensable fluid hasil distilasi untuk produk reaksi hydrocracking biasanya terdiri dari C2-C4 dengan sedikit C5. Dua jenis off gas tersebut nantinya akan digunakan sebagai fuel gas baik untuk furnace maupun CTG.