Untuk offshore oil,minyak dari remote platform dialirkan melalui pipa bawah laut ke kapal tanker penyimpanan minyak,atau biasa disebut Floating Storage,&Offloading vessel (FSO). Nantinya akan ada tanker lain (buyer) yang akan mengambil minyak dari FSO tadi. Terkadang tanker penyimpanan minyak juga memiliki fasilitas prosesing (minyak/gas), sehingga disebut Floating Production, Storage, Offloading vessel (FPSO).

Tanya – ahmaddzaky_petrol

Sehubungan dengan hal yang ingin saya tanyakan, mengenai ‘bagaimana sistem storage untuk kegiatan eksploitasi oil/gas yang dlakukan di offshore..?’ saya masih bingung, jika di onshore bisa digunakan tanki sebagai penampungannya,.. apakah di offshore yang misal menggunakan platform juga kita menyediakan tanki, atau ada metode lainnya..??

maaf jika pertanyaan saya sangat mendasar, belum pernah ke Platform offshore ni…:)

Sebelumya saya mengucapkan banyak terima kasih, atas ketersedian bapak-bapak/teman-teman sekalian yang berkenan memberikan jawaban atas pertanyaan saya ini.

Tanggapan 1 – Jeffrey

Rekan, Biasa nya untuk offshore di salurkan melalui pipa /pipe line bawah laut, ini berhubungan dengan sub marine pekerjaan nya, masih banyak detail nya, tapi akan mungkin di tambahkan oleh rekans milis lain nya.

Tanggapan 2 – Admin Migas

Selain ditransportasikan melalui pipa bawah laut, bisa juga ditampung oleh FSO atau FPSO.
Penjelasannya menggunakan gambar saja yah agar lebih mudah dicerna daripada kata-kata.

Tanggapan 3 -s_birowo

Mas Dzaky,

Biasanya untuk offshore oil,minyak dari remote platform dialirkan melalui pipa bawah laut ke kapal tanker penyimpanan minyak,atau biasa disebut Floating Storage,&Offloading vessel (FSO). Nantinya akan ada tanker lain (buyer) yang akan mengambil minyak dari FSO tadi.

Terkadang tanker penyimpanan minyak juga memiliki fasilitas prosesing (minyak/gas), sehingga disebut Floating Production, Storage, Offloading vessel (FPSO).

Tanggapan 4 – ahmaddzaky_petrol

Terima Kasih kepada semua bapak-bapak dan teman -teman yang sudah berkenan
memberikan bayangan kepada saya tentang storage di offshore,.

Namun saya masih bingung, untuk minyak yang ditampung di FSO ,

1.)apakah perusahaan harus menyediakan FSO utk storage ( jika FSO yang dipilih
sebagai metode storage )atau dapat disewa??

2.) bagaimana menentukan FSO yang sesuai secara spesifikasinya utk suatu hasil
produksi?? apakah ada suatu ketetapan ‘rule of thumb’ dalam hal ini??

Tanggapan 5 – MAS-muhammad agus sihotang

FSOnya kebanyakan sewa pak, kalo beli mahal dan juga susah pencatatannya sebagai
aset negara..

Waktu ngebor kan ada DST pak, disitu ketahuan proyeksi produksinya berapa,
otomatis juga diperhitungkan kapasitas facilities/plants dan storagenya, belum
termasuk tes2 lainnya pd tahap EPCI.

Tanggapan 6 -El Mundo

1.) Perusahan dapat menyediakan sendiri atau menyewa. FSO/FPSO tsb. dapat di konversi dari kapal tanker atau di bangun baru berbentuk tongkang

Umur produksi (sampai kapan lapangan dapat berproduksi) sangat menentukan FPSO/FSO itu disediakan sendiri atau disewa

Note: Karena system pencatatan aset di Indonesia begitu rumitnya, maka sampai saat ini BPMIGAS lebih memilih opsi sewa.

Ada beberapa FPSO yang dimiliki oleh Pertamina dan disewakan ke KPS al: Anoa Natuna dan Kakap Natuna

2.) Didunia sudah ada tiga(3) macam FSO/FPSO sesuai dengan hasil produksi yaitu Crude Oil (minyak metah); LPG dan LNG -(regasification)

Yang perlu di tanyakan adalah storage capacity dari FS0/FPSO

ini di hitung berdasarkan kapasitas produksi per hari, frekuensi pengambilan (offloading) dan allowance utk cuaca buruk.

Makin sering diambil, makin kecil kapasitas storage..(harus diperhatikan pula lokasi FPSO/FSO, ukuran kapal pengambil dsb)

jika cuaca buruk dan kapal pengabil tdk bisa offloading maka harus ada kapasitas cadangan.

Jadi misalnya kapasitas produksi 25000 bpd, offloading tiap 14 hari dan max 7 hari cuaca buruk maka kapasitas storage dapat di hitung (14 +7) x 25000 = 525000 barrel.

Jadi kapal yang di cari harus mempunyai tanki sebesar 525000 barrel atau setara kapal super tanker atau Arfamax (85000 – 125 000 DWT.)

Semoga membantu .