Residual voltage relay termasuk kategori earth fault relay (IEEE device no 59N). Fungsinya untuk melindungi peralatan (misal kapasitor) ketika akan reclosing setelah terjadi pemutusan (discharge). Ketika terjadi discharge line oleh breaker, kemudian akan menutup kembali (terutama yg fast reclosing), maka harus dipastikan bahwa tegangan sisa (residual voltage) lebih kecil dari nilai tertentu (misal 10% dari rating). Tegangan sisa ini akibat adanya kapasitansi antara konduktor dan ground, dimana muatannya tidak langsung menghilang. Breaker tidak akan menutup sebelum tegangannya lebih kecil dari seting relay 59N.

Tanya – Jajuli Ramdhan

Dear pakar2 elektric migas…

Mohon pencerahan tentang fungsi dari residual voltage Relay dan prinsip kerja dari relay tersebut ??
Terimkasih..

Tanggapan 1 – kb@sarana-ahli

Pak Jazuli, saya bukan pakar elektrik tapi boleh kan jawab sedikit…

Residual voltage relay termasuk kategori earth fault relay (IEEE device no 59N). Fungsinya untuk melindungi peralatan (misal kapasitor) ketika akan reclosing setelah terjadi pemutusan (discharge). Ketika terjadi discharge line oleh breaker, kemudian akan menutup kembali (terutama yg fast reclosing), maka harus dipastikan bahwa tegangan sisa (residual voltage) lebih kecil dari nilai tertentu (misal 10% dari rating). Tegangan sisa ini akibat adanya kapasitansi antara konduktor dan ground, dimana muatannya tidak langsung menghilang. Breaker tidak akan menutup sebelum tegangannya lebih kecil dari seting relay 59N.

Mohon tanggapannya…

Tanggapan 2 – a_firmansyah95

Biasanya jika kata ‘residual’ dikaitkan dng protection relay (current atau voltage) maka yg dimaksud bukanlah residual secara harfiyah yaitu sisa. Tetapi yg dimaksud residual disini adl penjumlahan (summation) semua tegangan di fasa atau arus di fasa.

Fungsi dr residual voltage relay utk mendeteksi adanya short circuit to ground.

Pada keadaan normal (balance), Vresidual = Va+Vb+Vc = 0

Pada ground fault , Vresidual <> 0

Tanggapan 3 – Jajuli Ramdhan

Terimakasih atas tanggapan dari rekan2,

Saya ingin memasang Under/over + residual voltage relay SPAU 320 C relay ABB.
Tetapi saya liat di wiring diagramnya terdapt dua terminal dari secondari PT yg masuk ke relay tersebut.

Satu untuk over/under relay (2 phase sensing) dan satunya untuk residual voltage relay (sy liat koneksinya Delta). Saya ingin tau,.sebenarnya gimana prinsip dari residual voltage ini bekerja, krn setau saya PT yg saya miliki secondari nya cuma satu output ?

Mohon pencerahan ya ..maklum beginner…

Tanggapan 4 – a_firmansyah95

Pak July

Cara kerja residual volt relay adalah dengan mengukur tegangan pada ‘broken delta’. Jika ada ground fault, tegangan di terminal relay tdk sama dng nol. Kalo ok2 saja = nol.

Di gambar SPAU320C memang menunjukkan PTnya 3-winding(primer, sekundr, tersier). Jadi kalo PT bapak 2-winding (1 output), jelas yang Residual Relay tak bisa difungsikan (disabled). Ini tidak masalah selama di switchgearnya ada Residual Current Relay utk proteksi ground fault .

Namun jika memang Residual Voltage Relay tetap harus difungsikan, PTnya harus diganti menjadi 3-winding yang tersiernya Delta. Atau tdk usah diganti PT yg pertama, tapi tambah PT Wye-Delta baru lagi. Tentu space dan konstruksi di switchgear harus dipertimbangkan.

Atau solusi yg lebih murah dengan PT lama tdk diganti yaitu dng menambah Auxiliary PT (atau Control PT) yg rasionya 110V/110V (misal tegangan kontrolnya 110V) yg diconnect ke sekunder PT utama pertama. Aux PT ini dirangkai Wye-Delta. Lalu Delta nya diconnect ke relay. Untuk opsi yg terakhir ini diperlukan konsultasi dng Aux PT supplier mengenai Kelas Akurasinya. Karena jika Kelas PT tidak diperhatikan, false trip bisa terjadi. Namun setahu saya umumnya aux PT tidak memiliki Kelas, jadi opsi terakhir ini sy tdk recommend.