Perbedaan antara Scrubber dan Filter adalah fungsi pemisahan, pengendalian, ukuran peralatan, peletakan peralatan, modifikasi operasi, penggunaan, dan material pemisah.

Tanya – Parjiman

Dalam removal condensate pada gas stream kadang dipakai scrubber kadang juga dipakai filter, ada juga yang dipakai dua2nya (di scrubber dulu baru kemudian di filter).

Adakah yg bisa memberi informasi ttg kedua alat ini? khususnya untuk penggunaannya, kapan kita memakai scrubber, kapan kita memakai filter dan kapan kita memakai keduanya sekaligus.

Tanggapan 1 – Crootth Crootth

Mas Parjiman,

Perbedaan antara Scrubber dan Filter

1. Fungsi Pemisahan: Scrubber lebih ditujukan untuk memisahkan liquid yang terikut dari gas pembawanya, sementara Filter lebih kepada prinsip pemurnian, baik itu memisahkan gas dari partikulat ikutan (mostly fungsi ini) atau memisahkan gas dari liquid terikut yang masih tersisa.

2. Ukuran partikel yang dipisahkan: Secara umum Scrubber dilengkapi dengan Mist eliminator (yang berfungsi sebagai filter juga) yang umumnya berkisar antara 50 – 200 micron ukurannya. Sementara Filter mampu memisahkan gas dari partikulat yang berukuran 0.5 mikron sekalipun, dalam hal ini kemampuan filter lebih tinggi.

3. Pengendalian: Filter biasanya dilengkapi dengan PDSH (Pressure Differential Switch High) atau PDAH (Pressure Differential Alarm High) sementara Scrubber umumnya tidak dilengkapi ini, karena kasus buntunya Mist eliminator sangat jarang terjadi (saya belum meninjau failure ratenya dari OREDA). Sebaliknya Scrubber mostly dilengkapi dengan LCV (Level Control Valve) untuk mengendalikan ketinggian liquid dalam vessel agar tidak terlalu tinggi (menyebabkan liquid carry over yang akan berpotensi merusak downstream equipment) atau tidak terlalu rendah (berpotensi menyebabkan gas blowby yang berpotensi menyebabkan kavitasi atau fire/explosion) sedangkan pada filter biasanya cukup dengan liquid trap.

4. Ukuran peralatan: Karena kebanyakan dirancang untuk memisahkan gas dari padatannya/partikulatnya maka ukuran filter umumnya lebih kecil daripada scrubber.

5. Peletakan peralatan: Filter biasanya diletakkan pada bagian hilir (atau downstream) daripada Scrubber (jika kebetulan kedua peralatan ini dipasang bersama sama).

6. Modifikasi Operasi: Scrubber memiliki kemampuan dioperasikan berdasarkan prinsip ‘Blow Case’ yang mirip mirip kinerja eductor, sementara itu pada sebagian penggunaan filter bisa dipersihkan secara on-line dengan jalan ‘Backflasing’

7. Penggunaan: Umumnya Scrubber dipasang pada upstream gas compressor, sementara Filter lebih banyak digunakan untuk aplikasi pada sistem fuel gas. Sesuai dengan penjelasan di awal, Filter kurang sesuai untuk digunakan pada gas yang masih ‘Very-Wet’

8. Material pemisah: Jika scrubber umumnya menggunakan mist eliminator yang terbuat dari logam, maka material filter biasanya berupa polimer yang sensitive terhadap zat kimia tertentu, bahkan sebagian material filter memiliki daya tarik terhadap zat kimia tertentu.

Sekalipun memiliki features yang berbeda, kedua peralatan ini bisa juga
digunakan secara bersama-sama, namun dengan aturan umum scrubber diletakkan di
upstream (di depan/hulu) nya filter (lihat ayat 5 di atas).

semoga membantu.

Tanggapan 2 – Alvin Alfiyansyah

Dear Pak Eman,

Jika tidak salah di plant anda ada gas yang akan diolah bukan, dan bisa saja sweet atau sour gas.

Pendapat saya, scrubber digunakan utk memisahkan liquid bawaan yang masih ada pada aliran gas-nya sementara filter digunakan untuk lebih memurnikan gasnya bisa sampai beberapa micron yang sangat kecil. Hanya untuk high sweet gas, penggunaan filter tidak begitu disarankan sebelum ada treatment lain sebelumnya.
Jadi memang keduanya terkadang diperlukan untuk dipakai sekaligus.

Please CMIIW, banyak ahli pengolahan gas yang bisa menambahkan informasinya disini.

Tanggapan 3 – Taufiq Firmansyah

Dear Pak Alvin,

Boleh ya sekalian nanya. Dalam kaitan untuk memurnikan gas seperti tersebut di bawah, apakah penggunaan filter tersebut merupakan bagian dari gas sweetening (amine process)?
Mohon pencerahannya.

Tanggapan 4 – gandi r setyadi

Sedikit menambahkan,

Gas Scrubber dan Filter pada dasarnya adalah equipment yang digunakan untuk memisahkan fasa liquid dari aliran gas (aliran didominasi oleh fraksi gas).

Perbedaannya terletak pada prinsip pemisahan sehingga kemudian penerapannya juga berbeda.
Gas Scrubber beroperasi dengan prinsip flash, seperti halnya separator, akan tetapi berbeda dalam design dan parameter operasi (level liquid). Oleh karena itu, pemisahan hanya optimal untuk droplet liquid sampai 100 mikron, untuk droplet liquid yang lebih kecil maka biasanya dipasang demister (itupun juga masih ada yang lolos). Gas Filter (misal tipe coalleser) digunakan untuk menjebak droplet liquid yang lebih kecil (mampu hingga 1 mikron dengan efisiensi pemisahan 90 %), prinsip pemisahan dapat dengan menggunakan adsorber (solid).

Berdasarkan karakter tersebut maka penerapannya akan bergantung kondisi gas yang ada. Kalau gasnya kaya kondensat biasanya perlu scrubber dan filter (terutama kalau setalah itu masuk ke kompressor), kalau gasnya dijamin dry ya bisa cukup penggunaan gas filter/scrubber saja.

Tanggapan 5 – Alvin Alfiyansyah

Dear Pak Taufiq,

Kalo masalah prosesnya gas treatingnya bagaimana, menggunakan amine atau tidak, filter yang bagaimana yang dipasang, sebaiknya pertanyaannya ditujukan langsung ke Pak Eman/Parjiman karena beliau yang punya dan paham prosesnya. Jadisepertinya beliau yang lebih kompeten menjawab hal ini.
Monggo Pak Eman….

Diskusi ini cuma untuk masalah perbandingan operasi filter dan scrubber (performance dan safetynya).