POD Pertama adalah rencana pengembangan lapangan yang pertama kali dalam suatu Wilayah Kerja. POD Kedua dan seterusnya adalah rencana pengembangan lapangan berikutnya, yaitu setelah suatu KKKS mendapat persetujuan POD I dalam suatu Wilayah Kerja. POFD adalah rencana pengembangan lanjut suatu lapangan yang sudah pernah berproduksi pada struktur yang sama, dimana semua kegiatan pembangunan fasilitas produksi dan pemboran dalam POD yang sudah disetujui sebelumnya telah dilaksanakan, sedangkan POP adalah rencana atau usaha untuk memproduksikan minyak dan/atau gas dari sumur temuan eksplorasi pada Wilayah Kerja Produksi dengan tie-in kepada fasilitas produksi yang sudah ada di sekitarnya (existing facilities).

Tanya – Fajar Sasongko

Selamat sore semuanya,

Mohon bantuannya untuk penjelasan detail mengenai perbedaan definisi POD revision, POP dan POFD. Perubahan apa saja dari POD original yang dapat menyebabkan dibutuhkannya dokumen2 tersebut.
Terimakasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Admin Migas

Plan Of Development (POD) adalah rencana pengembangan satu atau lebih lapangan minyak dan gas secara terpadu (integrated) untuk mengembangkan atau memproduksikan cadangan hidrokarbon secara optimal dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomis, dan Health, Safety & Environment (HSE).

Jenis-Jenis POD

1. Plan of Development Pertama (POD-I)

2. Plan of Development Kedua (POD-II, dst)

3. Plan Of Further Development (POFD)

4. Put On Production (POP)

Plan of Development Pertama (POD-I)

POD Pertama adalah rencana pengembangan lapangan yang pertama kali dalam suatu Wilayah Kerja. Persetujuan POD Pertama menandakan perubahan status wilayah kerja dari periode eksplorasi menjadi periode pengembangan/produksi. Persetujuan POD pertama dikeluarkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atas rekomendasi BPMIGAS.

Plan of Development Kedua (POD-II, dst)

POD Kedua dan seterusnya adalah rencana pengembangan lapangan berikutnya, yaitu setelah suatu KKKS mendapat persetujuan POD I dalam suatu Wilayah Kerja. Rencana pengembangan lapangan tersebut meliputi lapangan yang sudah dalam periode pengembangan. POD Kedua dan seterusnya disetujui oleh Kepala BPMIGAS.

Plan of Further Development (POFD)

POFD adalah rencana pengembangan lanjut suatu lapangan yang sudah pernah berproduksi pada struktur yang sama, dimana semua kegiatan pembangunan fasilitas produksi dan pemboran dalam POD yang sudah disetujui sebelumnya telah dilaksanakan. Skenario pengembangan yang diusulkan dalam POFD tidak berbeda dari POD sebelumnya hanya penambahan kegiatan yang tidak tercakup dalam POD sebelumnya. Sedangkan untuk lapangan -lapangan lama yang sudah berproduksi dan tidak ada POD nya, rencana pengembangan selanjutnya diajukan dalam bentuk POFD

Put On Production (POP)

POP adalah rencana atau usaha untuk memproduksikan minyak dan/atau gas dari sumur temuan eksplorasi pada Wilayah Kerja Produksi dengan tie-in kepada fasilitas produksi yang sudah ada di sekitarnya (existing facilities). Jika dikemudian hari perkembangan kegiatan dari POP meningkat (memerlukan tambahan sumur, pembangunan fasilitas produksi permanen, dll), maka POP semula dapat diusulkan menjadi POD.

Tanggapan 1 – Feriansyah

Pak Admin. Apakah ada contoh contoh dari pada setiap POD tersebut, mungkin bisa di share.

Tanggapan 2 – Muhammad Afif Ikhsani

Maaf nimbrung,

Kalo kasusnya: Lapangan tsb. benar benar fresh from the oven, dari eksplorasi wild cat, dari situ seandainya mau deliniasi atau infill, apakah nanti namanya tetap POP?
Atau POD?

Mohon pencerahannya.
Terima Kasih.