Shell Australia telah memberi lampu hijau untuk project Prelude floating LNG (FLNG) nya di Browse basin off Western Australia. Perusahaan mengumumkan keputusan investasi akhirnya pada 20 Mei di Perth.

Penulis : Rick Wilkinson

Shell Australia telah memberi lampu hijau untuk project Prelude floating LNG (FLNG) nya di Browse basin off Western Australia. Perusahaan mengumumkan keputusan investasi akhirnya pada 20 Mei di Perth.

Prelude menerima izin environmental dari pemerintah federal pada November.

Project akan melihat pengembangan dari Prelude dan dekat lahan gas Concerto di permit WA-371-P dengan total cadangan 3 tcf gas dan kira-kira 120 juta bbl condensate.

Pengembangan, yang mana beberapa sumber investasi mengatakan akan seharga 11 milyar dolar, akan sanggup memproduksi 3.6 juta ton/tahun LNG, 1.3 juta tpy kondensat, dan 400,000 tpy LPG.

Shell megatakan perusahaan saat ini siap untuk memulai design dan konstruksi terperinci dari apa yang akan menjadi fasilitas FLNG pertama di dunia di sebuah ship yard di Korea Selatan.

Design dari kapal pertama dilakukan oleh perusahaan Korea Selatan, Samsung Heavy Industries bersama dengan Technip dari Perancis. Konstruksi actual akan dilakukan oleh Samsung di Geoje Shipyardnya dari 2012.

Kapal akan sepanjang 488 m dan berat 600,000 ton. Pengiriman dijadwalkan selama tahun 2016 dengan gas pertama diharapkan dari project ditahun yang sama.

Selama pembangunan kapal Shell akan menyewa rig pengeboran offshore untuk mengebor delapan sumur subsea yang dimulai pada tahun 2013. Ini akan memakan waktu kira-kira 2 tahun.

Sumur akan dibor dengan kedalaman 5,400 m dan dihubungkan kembali ke manifold subsea sebelum di hooked up ke faslitas FLNG melalui flowlines.

Hook-up dan instalasi FLNG akan memakan waktu 6 bulan kedepan dari pesanan pada tahun 2015 dan kesiapan untuk mengalir pada tahun 2016.

Cyclone-proof vessel akan tetap ditambatkan di lahan Prelude selama 25 tahun dan cater untuk pengembangan lahan lainnya di seputar wilayah dimana Shell memiliki saham.

Project Prelude adalah project upstream pertama dari Shell di Australia sebagai operator. Project akan menambah 45 milyar dolar (Aus.) kepada GDP Australia dan menciptakan 1,000 job, kata Shell.

Sumber: www.ogj.com