Requirement untuk starting lebih ditentukan oleh spec owner daripada standard, semua jenis starting semisal motor starter, battery starter, hydraulic start, atau gas starter semua di recogniced dan diperbolehkan. Tentunya aspek safety, dan operability perlu dipertimbangkan (include ESD, black start etc). Untuk gas starter, tentu ada emisi hydrocarbon ke atmosfer, perlu venting, apakah diperbolehkan. Apakah ada period tidak ada gas (misal plant baru) yang menyebabkan gas engine/ gas turbine ada tidak bisa dioperasikan?

Tanya – nova kristian

Dear all senior millis Oil & Gas..

Saya ingin bertanya apakah ada acuan UU, Peraturan atau regulasi dari badan MIGAS / Standard International yang mengatur tentang Starting Sistem pada Gas/Diesel Engine Generator pada Stasiun MIGAS..??

Mengingat di stasiun gas tempat saya bekerja untuk gas/diesel engine genarator masih menggunakan sistem elektrik motor starter. Seperti yang pernah saya dengar bahwa standard untuk di Stasiun MIGAS, gas/diesel engine generator harus menggunakan sistem air starting (pneumatik udara), dimana sistem ini digunakan untuk mencegah timbulnya spark dari elektrik motor starter yang bisa menimbulkan bahaya explotion.

Saya berencana mengganti sistem starting gas engine generator tersebut dan perlu acuan Regulasi/Standard International yang mengatur hal tersebut. Berhubung masih baru kerja di bagian MIGAS, masih dangkal ilmu..

Mohon pencerahannya dari senior sekalian.
TerimaKasih.

Tanggapan 1 – kunarta djayaputra

Selama lokasi Eletric starter tersebut berada di lokasi NON HAZARDOUS AREA, anda tidak perlu mengganti peralatan starter yang selama ini dipakai dan tidak pernah ada masalah.

Tanggapan 2 – Nova Kristian

Trimakasih pak Kunarta..

Masalahnya adalah engine generator berada di area Yellow Zone (area hati2), dimana engine generator menggunakan bahan bakar gas sehingga tetap beresiko terhadap bahaya api/ledakan apabila ada kebocoran bahan bakar.
Yang saya pernah dengar bahwa ada peraturan/regulasi yang mengatur tentang hal ini.

Tanggapan 3 – faried mustawan

Mas Nova,

Requirement untuk starting lebih ditentukan oleh spec owner daripada standard, semua jenis starting semisal motor starter, battery starter, hydraulic start, atau gas starter semua di recogniced dan diperbolehkan. Tentunya aspek safety, dan operability perlu dipertimbangkan (include ESD, black start etc).

Untuk gas starter, tentu ada emisi hydrocarbon ke atmosfer, perlu venting, apakah diperbolehkan. Apakah ada period tidak ada gas (misal plant baru) yang menyebabkan gas engine/ gas turbine ada tidak bisa dioperasikan? etc…etc..

Hydraulic start juga reliable, hanya perlu tempat untuk system hydraulic.
Battery starter juga sangat sangat aman dan reliable, apalagi jika ada hydraulic back up starter.

Untuk design battery starter, tentunya ada safety allocation, misal di battery room, dengan Ex battery isolation breaker, ESD system etc.

Bolehkah di share lebih detail requirement anda sehingga perlu redesign starter?

Tanggapan 4 – Nova Kristian

Pak Faried..

Sebenarnya tidak ada detail requirement disini tentang penggunaan elektrik motor starter.
tetapi mengingat bahwa setiap motor elektrik starter itu running/beroperasi maka akan berpotensi menimbulkan spark dari karbon brush motor akibat induksi listrik. Bila di liat dari faktor safety maka hal ini adalah berbahaya, dimana engine generator berada pada areagas plant dan engine generator tersebut juga menggunakan bahan bakar gas. Faktor safety inilah yang membuat saya berencana me-redesign starter tesebut.

Untuk redesign starter adalah menggunakan sistem ‘air starting’, dimana fluida penggeraknya udara bertekanan dari kompresor udara dengan tekanan 100-140 psi. Jadi bukan menggunakan fluida gas.

Saya sudah mendapatkan beberapa referensi teknis untuk redisgn starter tersebut,termasuk referensi dari vendor pabrikan engine (trakindo/caterpilar), hanya saja saya belum mendapatkan safety requirement/regulasi dari badan migas atau standart international sebagai dasar mengajukan Memorandum of Change dari redisgn starter tersebut.
Mohon pencerahan..

Tanggapan 5 – faried mustawan

Mas Nova,

Sayang saya tidak ada standard yg dimaksudkan, disisi electrical design starter shall comply dengan standard semacam IP 15 (see IP15 3rd edition), OEM (Original Equipment Manufacturer) standard for generator located at zone-2 dlsb.

Saya coba lihat di Gas Turbine Handbook 3rd edition, disitu ada detail system starting, under chater 6,

Electric Motors

Alternating Current

Where alternating current (AC) power is available, three-phase induction type motors are the preferred choice for starter drivers. In general, the induction motor is directly connected to the compressor shaft or the starter pad of the accessory gearbox. On some engine models the starter pad mount is a tight fi t due to the size of an electric motor and the confi guration of the accessory gearbox. Also, as these accessory gearboxes are located under the gas generator, it is a hostile (temperature) environment for an electric motor.
Once the gas generator has reached self-sustaining speed, the motor is de-energized and mechanically disengaged through a clutch mechanism. In some applications a clutch mechanism is not included and the motor is simply de-energized. In applications where the clutch mechanism is not provided, the gas generator must carry the motor load throughout its operation. This imposes additional wear on the motor.

Direct Current

Where AC power is not available, such as black start applications, direct current (DC) motors may be used. The source of power for the DC motor is a battery bank of suffi cient capacity to carry the cranking and starting loads of the gas generator. DC starting motors are more commonly used with small gas turbines and aeroderivativetype gas turbines (where stating torque is relatively low). As in the AC starter motor application, the DC starter motor may be confi gured with a clutch mechanism to dis-engage the motor from the gas generator.
Another approach is to convert the DC motor (electrically) into a electric generator to charge the battery system. This is a convenient arrangement where large battery packs are also used to provide direct power for other systems (controls, motorized valve operators, etc.).

Battery powered DC motor starters are predominately used in small, self-contained, gas turbines under 500 brake horsepower (BHP). Electric motors require explosion proof housings and connectors and must be rated for the area classifi cation in which they are installed. Typically this is Class I, Division 2, Group D. See Appendix C-4 for more details on area classifi cations.

Pneumatics Motors

Pneumatic starter motors may be either impulse-turbine or vane pump type. These motors utilize air or gas as the driving (motive) force, and are coupled to the turbine accessory drive gear with an overriding clutch. The overriding clutch mechanism disengages when the drive torque reverses (that is when the gas turbine self-accelerates faster than the starter) and the air supply is shutoff. The housing of this type starter must be suffi ciently robust to sustain the high gas generator speeds in the event the mechanism fails to disengage.
Air or gas must be available at approximately 100 psig and in suffi cient quantity to sustain starter operation until the gas generator exceeds self-sustaining speeds. Where a continuous source of air or gas is not available, banks of high and low pressure receivers and a small positive displacement compressor can provide suffi cient air for a limited number of start attempts. As a rule of thumb, the starting system should be capable of three successive start attempts before the air supply system must be recharged.

In gas pipeline applications, the pneumatic starter can use pipeline gas as the source of power. In these applications it is critical that the starter seals are leakproof and the area is well ventilated.

Tanggapan 6 – su63y_84

Pak nova,

Biasanya elmot yg dipakai di lokasi hazardous area sudah dilengkapi dengan proteksi enclosure yg memadai. Cb dicek di name plate elmot tsb, kelas proteksinya berapa, terus compare dgn NEMA/IP rating.

Tanggapan 7 – Nova Kristian

Pak Sugi..

Terima kasih infonya..
Memang pada dasarnya setiap enclosure motor starter dilengkapi dengan proteksi enclosurenya, tetapi alangkah baiknya untuk lebih mengutamakan faktor safety dengan menggunakan sistem air starting, apalagi koneksi kabel baterai juga bisa menimbulkan potensi spark..