Statoil telah memulai produksi dari lahan minyak Peregrino di offshore Brazil. Pengoperasian meliputi FPSO dan dua wellhead platforms.

Penulis : Offshore staff

Statoil telah memulai produksi dari lahan minyak Peregrino di offshore Brazil. Pengoperasian meliputi FPSO dan dua wellhead platforms.

Crown Prince Haakon Norwegia, menteri energy Ola Borten Moe, Statoil CEO Helge Lund, duta besar Norwegia untuk Brazil, Turid Eusebio, dan menteri pertambangan dan energy, Edison Lobão yang ikut serta dalam ceremony kenegaraan.

Lahan Peregrino berada di 85 km (53 mi) offshore Brazil di Campos basin pada kira-kira 100 m (328 ft) water depth di lisensi BMC-7 dan BMC-47.

Tahap pertama dari pengembangan meliputi FPSO dan dua pengeboran dan wellhead platforms.Total dari 37 sumur direncanakan di Peregrino, semuanya menggunakan tekhnologi sumur horizontal untuk recovery yang maksimal.

Lahan mengandung 300 sampai 600 MMboe recoverable dengan significant upside. Sumur eksplorasi dibor dekat Peregrino yang akhir-akhir ini dikonfirmasi berpotensi ini, kata Statoil.

Statoil memegang 60% saham di Peregrino, dengan sisanya 40% oleh Sinochem Group.

Sumber: www.offshore-mag.com