Custody Transfer digunakan bila produknya masuk ke bagian jual beli proses dan harus mengikuti standard ‘kurang lebih’ dari Deperindag, karena yang akan dijual-beli adalah
salah satu product O&G maka musti disetujui dan didaftarkan di Dirjen Migas serta telah disertifkasi sebelum nya di Meterologi.

Tanya – Supono

Dear Rekan milis,

Saya rencana akan ada pekerjaan tentang custody transfer untuk Gas flowmeter, untuk itu mohon pencerahan dari rekan-rekan senior metering perihal tersebut.

1. Apa bedanya custody transfer dan pengukuran flow meter biasa?

2. Apa lembaga pemerintah untuk sertifikasi, dan bagaimana prosedurnya ya?

Maklum newbi, dan ilmunya masih dangkal. Mohon pencerahan.

Tanggapan 1 – adie ranupane

Pak Supono,

1. Custody Transfer digunakan bila produknya masuk ke bagian jual beli proses.
dan harus mengikuti standard ‘kurang lebih’ dari Deperindag, karena yang akan dijual-beli adalah salah satu product O&G maka musti disetujui dan didaftarkan di Dirjen Migas serta telah disertifkasi sebelum nya di Meterologi.

gas flowmeter non custody, biasa dilakukan hanya untuk komparasi saja dan tidak bisa dijadikan acuan untuk proses jual-beli.

2. pak supono bisa mendaptarkan dan mengkalibrasikan semua komponen material yang digunakan ke Meterologi.
untuk mendapatkan seritfikasi kalibrasi nya atau oleh badan/lembaga yang mempunyai sertifikat KAN (Kalibrasi Akreditasi Nasional)
setelah itu bapak juga mendaptarkan ke Dirjen Migas (bila Custody transfer) bersama sama dengan User/Company nya.

bila client/usernya adalah salah 1 KKKS maka bapak mengajukan dahulu ke BPMigas untuk nanti di daftarkan ke Dirjen Migas sebelum mendapat approval pengerjaan, diharuskan terlebih dahulu mempresentasikan dan planning serta schedule kerja nya di Dirjen Migas.

mungkin kawan-kawan lain bisa lebih membantu lebih lanjut proses detailnya secara step by step dan sistematis.

Tanggapan 2 – Munir, Miftachul

Dengan asumsi Pak Supono bekerja utk PSC/KKKS.

1. Rangkuman UU dan peraturan pemasangan custody transfer meter secara sistematis terlampir. Minta tulung pak Admin utk share. dulu mungkin file ini sudah pernah saya kirim.

2. Utk pemasangan atau modifikasi meter custody transfer HARUS di lakukan oleh perusahaan metering. MIGAS menyebutnya(perusahaan) perakit perekayasan Daftar perusahaan ini thn 2008 ada di web MIGAS.

Tanggapan 3 – Munir, Miftachul

Oiya, tambahan saja.

Sewaktu mengajukan presentasi meter, Bapak juga diminta/ditanya utk menunjukkan GSA (Gas Sales Agreement) atau GDP (Gs Delivery Procedure) utk meter tersebut.

Tanggapan 4 – adie ranupane

Pak Munir,

terimakasih banyak sharing file nya, dan sangat berguna buat saya dan kawan-kawan milist’ers.

Tanggapan 5 – hadiwinoto_soedar

Jika peserta tender ke kps, maka contractornya hrs sdh terdaftar di dirjen Migas. Unt KPS, seperti penjelasan pak Adie sebelumnya.

Tanggapan 6 – Ratio Maliki

Pak Adie,

tambah pertanyaan ni

setelah itu bapak juga mendaptarkan ke Dirjen Migas (bila Custody transfer) bersama sama dengan User/Company nya. -> apakah prosedurnya vendor packager custody meter bersama EPC contraktor dan user/company melakukan presentasi di depan Dirjen Migas ? presentasi ini tentang design custody transfer meter itu sendiri.
Apa presentasi ini prosedur yang memang harus dilakukan? karena sepemahaman kami dulu tidak ada.

FYI, proyek kita downstream Pak, apakah sebleum mendapat approval pengerjaan, diharuskan terlebih dahulu mempresentasikan dan planning serta schedule kerja nya di Dirjen Migas masih applicable ?

Tanggapan 7 – adie ranupane

Pak Ratio,

terakhir saya ingin melakukan pekerjaan untuk salah satu Company dibontang.
saya melakukan presentasi bersama didepan Dirjen Migas, karena ingin mengganti peralatannya.
terakhir saya melakukan proses tersebut di mid 2008
setelah itu perusahaan saya tidak melakukan pekerjaan custody metering dan yang terakhir adalah project untuk salah satu KKKS di ambon.

mungkin saat sudah tidak applicable lagi.

terimakasih koreksi nya pak Ratio.

Tanggapan 8 – su63y_84

Mas Ratio, kebetulan tahun lalu perusahaan sy baru pasang gas custody transfer dan prosesnya memang seperti yg dijelaskan pak Adie. Kebetulan perusahaan sy ada di downstream, dibawah bph migas.