HDG bisa juga diaplikasikan untuk ulir (baik external maupun internal) dengan catatan ketebalan galvanisnya harus diperhitungkan sebelum proses dilakukan, sehingga ketika sudah digalvanis bisa match dengan pasangannya. Dalam hal ini yang diperhitungkan adalah toleransi posisinya (H atau G untuk ulir luar setelah galvanis, dan h untuk ulir dalam sebelum galvanis). Berapa besar toleransi posisinya (dalam dimensi panjang misal mm) harus dilihat di tabel toleransi ISO. Lalu apakah ulir rusak ketika digalvanis? Hemmm rasanya perlu dilihat kembali ‘ilmu bahan’, fase apa yang dialami oleh CS pada temp 450C.

Tanya – doni_rachmayadi

Dear Milister, khususnya Piping, Mechanical, dan Material,

Saya perlu urun rembug dan masukan dari rekan2 mengenai pemasangan Studbolt yang telah di-hot dip galvanized pada Flange SS & DSS.
Pada spesifikasi material dari pihak client saya, studbolt material adalah A320 L7 / A194 Gr.4 S3.

Menurut pendapat saya, Zinc yang terdapat pada galvanized akan lebih cepat ‘habis/suicide’ jika terkena material Stainless Steel & Duplex. Dengan keadaan ini, tentunya studbolt material L7 dan nut akan cepat terekspos dengan material SS & DSS sehingga mengalami proses korosi pada studbolt tersebut.

Mohon sekiranya rekan2 dapat memberi pencerahan dan masukan apakah :

1) Analisa pendapat saya di atas cukup benar ?

2) pada kejadian sebenarnya (existing), proses korosi tidak terjadi ? (perlu masukan dari rekan2 yang telah memasang/maintenance galvanize bolt pada SS & DSS).

Terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan 1 – cak.topan@batam

Pak Doni,

Ikut urun rembug saja. Spesifikasi project yang sedang saya kerjakan juga menyatakan HDG bolts yang digunakan.
Hanya saja pada aplikasi caisson (Carbon Steel) dengan internal piping (SS dan DSS) malah menggunakan exotic bolts yang di-supply klien.

Menurut hemat saya, sepertinya spek itu bicara secara umum saja.
Saya yakin usulan bapak akan sangat diterima hangat sebagai bagian dari quality assurance project mereka di masa depan.

Tanggapan 2 – hotma parasian

Dengan process hot dip galvanized tentunya material akan terproteksi dari paparan langsung proses korosif yg datang dari luar seperti air laut dan fluid service yg bersifat kimiawi, karena tujuan dari galvanized selain sebagai alat resistan dan juga penambah umur pakai, so tak perlu risau..

Dirman Artib

Hati-hati memberi pandangan Bung Hotma, coba anda kembali ke laptop, kaji lagi unsur kimia dalam HD Galvanize against High Alloy Steel sekelas SS dan Duplex yg berkontak langsung. Korosion bisa diakibatkan oleh beda potensial unsur.

Tanggapan 3 – iwan_g1980

Benar pak dirman saya setuju dgn pendapat bapak. Hal ini saya temuin pada kapal chemical tanker yg lg dibangun di PT.pal indonesia yg mana cargo tank berbahan duplex dan ketika dalam cargo dipasang perancah yg berbahan galvanis lgsg terdapat karat.. Makanya untuk menhindari hal tsb dipasang alas yg tbuat dr kayu supaya tdk bsentuhan lgsg..

Tanggapan 4 – ricky Samuel

Kayaknya bung Dirman terlalu agressif terhadap pandangan orang, karena disini kita mencari solusi bukan ‘menyalahi’ pandangan orang, karena bisa saja mereka punya pengalaman tersendiri, apalagi utk ukuran baut yg tergalvanisasi, bahkan ditempat saya lebih parah lagi seprti yg dialami saudara kita, jadi lebih baik kita cari solusi bukan cari ‘masahi’…

Tanggapan selengkapnya dari diskusi ini dapat dilihat dalam file berikut :