Bagaimana menghitung kebutuhan material drilling fluid (yg dimaksud adalah bukan volume fluidanya)? Apakah ada formulanya (rule of thumb)?
Misalkan berapa jumlah barite, bentonite, KOH yg dibutuhkan jika berat lumpur 9.0 ppg dan jika naik tiap 0.1 ppg bagaimana kebutuhan materialnya.

Tanya – akurizaldi@yahoo

Mohon sharingnya tentang kebutuhan drilling fluid (mud).

– Bagaimana menghitung kebutuhan material drilling fluid (yg dimaksud adalah bukan volume fluidanya)? Apakah ada formulanya (rule of thumb)?

Misalkan berapa jumlah barite, bentonite, KOH yg dibutuhkan jika berat lumpur 9.0 ppg dan jika naik tiap 0.1 ppg bagaimana kebutuhan materialnya.

– Apakah campuran material utk drilling fluid selalu sama atau dapat dibentuk dari campuran material yg berbeda-beda? Misalkan water base mud, KCL-PHPA dengan berat 9.0 ppg, apakah selalu dibentuk dari material A, B, C, D atau bisa dengan A, B, E, F? Lalu bagaimana cara mengetahui kebutuhan material-material tersebut jika memang bias dibentuk dari berbagai campuran material?

Mohon sharing & pencerahannya.

Tanggapan 1 – bowi susilo

Apakah campuran material utk drilling fluid selalu sama atau dapat dibentuk dari campuran material yg berbeda-beda? Misalkan water base mud, KCL-PHPA dengan berat 9.0 ppg, apakah selalu dibentuk dari material A, B, C, D atau bisa dengan A, B, E, F? Lalu bagaimana cara mengetahui kebutuhan material-material tersebut jika memang bias dibentuk dari berbagai campuran material?

jawab :

tergantung jenis water based yang diinginkan seperti apa? untuk standard water based: air
KCl –> bisa iya bisa tidak

PHPA –> tergantung request dan analisa formasi

MATERIAL Fluid loss reducer –> Polymer

Viscosifier and Suspension /pengental -> polymer

ph –> KOH atau NAOH

Lubricant–> bukan keharusan, disesuaikan dengan kondisi pengeboran

Barite –> tergantung mud weight yang diinginkan

untuk mengetahui kebutuhan material ,

-harus diketahui berapa perkiraan volume lubang pemboran yang dibutuhkan

-harus diketahui properti lumpur pemboran yang diingankan seperti rheology number :PV YP/Fluid Loss/nilai K+ minimum / BERAT lumput/ Viscosity lumpur sebagai contoh akan didapatkan seperti ini :

untuk membuat 1 bbl lumpur KCl (X%) polymer/PHPA,dibutuhkan:

air 0.9xxx bbl

bentonite:

fluid loss (polymer) xx ppb

viscosifier (polymer) xx ppb

PHPA xx ppb

KCl xx ppb untuk X% KCl in mud

Tanggapan 2 – Afriandi EP

Coba jawab:

– Bagaimana menghitung kebutuhan material drilling fluid (yg dimaksud adalah bukan volume fluidanya)? Apakah ada formulanya (rule of thumb)? Misalkan berapa jumlah barite, bentonite, KOH yg dibutuhkan jika berat lumpur 9.0 ppg dan jika naik tiap 0.1 ppg bagaimana kebutuhan materialnya.

untuk rule of thumbsnya untuk membuat lumpur 9.0 ppg : tidak ada tapi bisa menggunakan rumus : Vair Mair + Vbarite Mbarite = V total M(9.0ppg) , dimana M air =8.342

Mbarite : 35.03 ppg nanti akan ketemu nilai V barite yang dibutuhkan , V barite yang dibutuhkan (dlm barrel) x 42 / 35.03 akan menghasilkan jumlah barite yang dibutuhkan dalam pound

untuk jumlah bentonite sendiri biasanya disesuaikan dengan kondisi lithology pemboran, bila formasinya banyak mengandung clay maka jumlah bentonite yang digunakan biasanya <10 ppb (lb/barrel) (based on experience) hanya sebagai additive untuk gel strength. KOH disesuaikan untuk mengahsilkan ph lumpur 9-10

untuk mengantisipasi baritesettling di lumpur 9.0 ppg , penggunaan bentonite 10 ppb saya rasa cukup untuk menahan barite tidak settling.

sebagai tambahan bila yang diinginkan lumpur dengan 9.0 ppg, unweighted bisa menggunakan KCl sebagai pemberatnya dan KCl sebagai additive juga untuk stabilitas formasi dari formasi clay dan shale.

akan lebih baik nya bila dilakukan pilot test untuk komposisi lumpur dalam hal ini lab test sebagai referensi, berdasarkan parameter2 lumpur pemboran yang diinginkan.

Tanggapan 3 – akurizaldi

Pak Afriandi Pak Bowi,

Terimakasih atas responnya.

Saya lanjutkan diskusi ini,

Untuk material tambahan pembentuk lumpur (mud additive) ini jenisnya cukup banyak. Jenis lumpur juga banyak.

Apakah ada list material pembentuk lumpur yang pasti misal untuk membentuk:

– standar water base mud

– Gel-Polymer mud

– KCL/PHPA mud

Dll…

Kemudian apakah konsentrasinya selalu mengacu pada perhitungan seperti mencari volume barite tersebut?

Kemudian misal contoh:

– volume lumpur:

– jenis fluida gel-polymer

– mud weight: 9.0-9.7

– FV: 40 – 50

– PV: Alap

– YP: 18 – 20

– API Fluid Loss: <10

– PH: 9.0 – 9.5

Material apa sajakah pembentuk lumpur tersebut?

Dan jika fluidanya PHPA mud material pembentuknya apa saja?