Belum ada pompa sentrifugal dan displacement di operasikan secara bersamaan pada satu line, baik itu suction maupun discharge, karena memang peruntukkannya sangat berbeda. Kalau pun bisa tentu membutuhkan rangkaian peralatan tambahan yang sangat ribet. Untuk menjalankan 3 pompa centrifugal dengan kapasitas 1000 cbm/hr secara bersamaan dengan suction yang sama sebesar 20 ‘ sekaligus kenapa tidak, kalau memang sudah di design sedemikian rupa, lain halnya untuk normal running hanya 2 tapi di pakai 3, tentu saja yang perlu diperhatikan adalah jumlah supplynya mencukupi atau tidak, bagaimana juga dengan design dari pipa discharge.

Tanya – dily ekatusandi

Menindak lanjuti dari subyek diatas, kepada rekan rekan dan para senior milis, saya memohon penjelasan mengenai karakteristik dari kedua pompa tersebut. ada yang ingin saya tanyakan :

1. apakah kedua pompa dapat running bersamaan dalam satu line dicharge atau suction.

2. apakah kita bisa menjalankan 3 pompa centrifugal dengan kapasitas 1000 cbm/hr secara bersamaan dengan dengan suction yang sama sebesra 20 ‘

Mohon penjelasan kepada para rekan di milis migas.. terima kasih.

Tanggapan 1 – adi.apto

Mas Dilly,

2. Bisa, tergantung mau di seri atau di paralel. Kalau di seri berarti Total Head jadi 3x. Kalau di paralel, berarti Total Q, jadi 3x.

Tanggapan 2 – Antoni Ginting

Sependek pengetahuan saya belum pernah tuh pompa sentrifugal dan displacement di operasikan secara bersamaan pada satu line, baik itu suction maupun discharge, karna memang peruntukkannya sangat berbeda. Kalau pun bisa tentu membutuhkan rangkaian peralatan tambahan yang sangat ribet.

utk 3 pompa running sekaligus kenapa tidak, kalau memang sudah di design sedmikian rupa, lain halnya utk normal running hanya 2 tapi di pake 3, tentu saja yg perlu diperhatikan adalah jumlah supplynya mencukupi atau tidak, bagaimana juga dengan design dari pipa discharge.

Tanggapan 3 – dily ekatusandi

Terima kasih atas penjelasannya, karena background saya dari tekhnik industri dan bekerja pada oilstorage company saya agak buta dengan pompa adakah referensi website yang bagus untuk belajar details dan karakteristik pompa. terkadang kita dituntut untuk menyelesaikan proses dengan cepat oleh karena itu sering terjadi penggunaan seperti pertanyaan saya sebelumnya. sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.

Tanggapan 4 – Nazaruddin Rahman

Sedikit nimbrung untuk subject ini:

1. Saya pernah mengoperasikan pompa centrifugal yang dipasang secara series dengan pompa Reciprocating (Positive displacement). System ini digunakan untuk memompakan minyak dari sump tank ke gathering line. Pompa cetrifugal (jenis can pump/vertical turbin) dipasang diatas tanki dan discharge pompa centrifugal masuk ke suction pompa positive displacement. Aplikasi seperti ini dilakukan jika kita ingin memompakan liquid dengan flow rate yang kecil namun harus mengatasi back pressure yang tinggi (>500psi) dan NSPH (net positive suction head) yang tersedia sangat rendah. Jika kita langsung menggunakan pompa positive displacement untuk memompakan liquid dari tangki ke gathering line maka pompa akan kavitasi.

2. Untuk menentukan berapa pompa yang bisa bekerja secara paralel dari suatu sumber, kita harus menghitung dulu nilai NPSHa dari system tersebut. nah..nilai NPSHa dari sistem tersebut harus lebih besar dari NPSH requirement pompa ( dalam ASME B73.1M minimal 3 feet).

Untuk menghitung NPSH available dari suatu sistem dibutuhkan data tekanan uap jenuh dari liquid pada P dan T operasi, friction loss dari pipe&fitting suction line dll…

Demikian semoga bisa membantu.

Tanggapan 5 – Iwan Ludwig

Sedikt tambahan,

Apa yang dilakukan oleh Pak Nazaruddin adalah karena NPSHa yang tidak mencukupi dari Supply Tank (NPSHa < NPSHr). Centrifugal Pump disini berfungsi sebagai BOOSTER PUMP.

Tanggapan 6 – dily ekatusandi

Terimakasih kepada pak Antoni, Pak Andi dan Pak Nazaruddin Rahman atas penjelasan yang diberikan.

@ Pak Nazaruddin

Untuk NPSH pada tempat kami, tangki berada diatas dari pumpstation sekitar 1O meter pak. karena berada diatas bukit dan pompa di bawah bukit.

@ Pak Antoni

Kami melakukan transfer dari shore tank ke Ship pak.

Tanggapan 7 – Nazaruddin –

Kalau mau melakukan kalkulasi NPSH secara detail bisa dibaca didalam API RP-14E
(Example A2, page 50). tapi sebaiknya minta bantuan kepada Process Engineer.

Tanggapan 8 – Antoni Ginting

Pak Dily,

sedikit saya bayangkan kalau system oil storage, berarti urusannya kan pindah memindah, apakah itu dari tangki ke drum/tangki mobil atau kapal atau sebaliknya. Sudah tentu saja tiap2 wadah yg akan di supply akan slalau timbul masalah flowrate, berarti tidak perlu pompa displacement.

utk tahu web sangat banyak coba aja googling dgn kata : sentrifugal vs displacment, salah satunya saya temukan adalah http://www.blackmersmartenergy.com/comparativedata/centrifugal-pumps-vs-positive-displacement-pumps.html

Tanggapan 9 – Andi Priyono

Pak Dily,

Coba baca-baca dokumen yang ada di website migas.net: http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=159&Itemid=42
Saya setuju dengan Mas Nazaruddin. Saya juga pernah melakukan desain pompa dengan konfigurasi centrifugal dan reciprocating pump yang dipasang secara seri.