AK3U adalah sertifikat untuk Ahli K3. Bagi setiap perusahaan diharuskan memiliki petugas K3 ditempat kerjanya. Atau biasanya di ketahui umum sebagai Safety Officer.

Tanya – Febrianto

Dear Para Milister Praktisi K3,

Saya memiliki sertifikat AK3U yang habis masa berlakunya pada 3 Desember 2010. Maka dari itu saya melakukan perpanjangan sertifikat tsb dengan mengirimkan beberapa dokumen/laporan seperti:

Copy sertifikat diklat AK3U

Copy SK AK3U

Copy lisensi AK3U

Pas photo berwarna 4×6 : 2 lmbr & 2×3 : 2 lmbr

Laporan kegiatan K3 selama 3 tahun terakhir (2008, 2009 & 2010)

Adapun ke-5 item (document) ini saya kirimkan pada 7 Januari 2010 ke :

Dit. Pengawasan Norma K3

Ditjen Binwasnaker

d.a Gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Gedung B Lantai 7

Jakarta Selatan 12950

Mohon pencerahan kepada para milister, kira-kira untuk penyelesaian perpanjangan sertifikat ini berapa lama? Mohon bantuannya.
Terima kasih.

Tanggapan 1 – Ridwan

Tahun 2009 akhir yang lalu saya juga perpanjang AK3 Umum saya tapi 2 minggu sudah selesai dengan syarat kita intens minta ke pihak yang mengurusnya karena kalo didiamkan malah bisa jadi lama.

Tanggapan 2 – Febrianto

Pak Ridwan,

Benar sekali. Jika kita langsung intens dengan pihak yang mengurus bakal cepat selesai. Namun sayang sekali, saya sekarang berada di Sumatera untuk jangka waktu yang lama. Jadi agak susah untuk berhubungan dengan pihak terkait. Jika memang ada, ada gak kira-kira kontak person seperti telp atau email untuk dapat berhubungan langsung dengan pihak yang mengurus sertifikat ini?
Terima kasih atas pencerahannya.

Tanggapan 3 – Dirman Artib

Mohon pencerahan, apa itu sertifikat AK3U ?

Dan, manfaatnya bagi individu maupun bagi dunia industry.

Tanggapan 4 – Febrianto

Pak Dirman,

AK3U adalah sertifikat untuk Ahli K3. Bagi setiap perusahaan diharuskan memiliki petugas K3 ditempat kerjanya. Atau biasanya di ketahui umum sebagai Safety Officer.

Tanggapan 5 – Dirman Artib

Bisa diperjelas pak, apa yang dimaksud dengan ‘ahli’ dalam hal ini.

Apakah maksudnya ‘ahli’ setara dengan seorang Safety Engineer, Process Safety Engineer, Auditor of Safety Management System, Safety Inspector, Safety Manager ?
Mohon penjelasan lebih dalam, maklum terminilogi ahli di Jiran adalah ‘anggota’, jadi kalau ada mendengar ‘ahli parlemen’ itu artinya anggota parlemen. Bahkan Engineer tak disebut sebagai ‘Ahli Teknik:, tetapi disebut ‘Juru Tera’ (kalau di Bahasa Indonesiakan menjadi Tukang Ukur).

Tanggapan 6 – eko prasatiyo

AK3U sepengetahuan saya adalah ahli K3 umum.
Fungsinya ya kalau mau tender.
Di dokumen csms ada questioner tentang SHE dan HSE officernya harus certificated, kira2 seperti itu singkatnya ya 🙂

Tanggapan 7 – riakdanau@yahoo.co.id

Saya hanya menambahkan,setiap perusahaan yg mempunyai karyawan lebih dr 100 org atau kurang tapi memiliki resiko yg besar wajib mempunayi AK3U dan AK3U adalah perpanjangan tangan dari pengawas DISNAKER utk mengimplementasikan keselamatan dan kesehatan kerja pada perusahan.tuk lebih detail lihat UU NO 1 thn 1970.
Terima kasih.

Tanggapan 8 – Dirman Artib

Memang ada dalam UU 1/70 dikatakan Ahli Keselamatan Kerja yang ditunjuk oleh Menaker, tetapi ada pula PerMenTambEn yang mengambil alih kewenangan pengaturan keselamatan kerja untuk perusahaan yang bermain di oil & gas dan tambang.
Jadi perusahaan yang pekerjanya melebihi 100 org itu harus dilihat dulu bisnisnya apa. Pabrik pelek mobil harus punya AK3U, tetapi perusahaan yang menyediakan jasa Well Testing tentu tidak perlu AK3U, tetapi tentunya perlu Professional HSE yang sesuai dengan SNI Kompetensi Tenaga Teknik Khusus HSE untuk Migas (weleh …..lupa serial SNI nya, Alvin tambahin dong !)

(Kalau nggak salah begitu, tetapi kalau salah mohon dibuat tak salah lagi, tetapi jangan membenarkan yang salah, atau saling salah menyalahkan).