Kalau kita mengacu ke ASME PCC 2, ada 2 metoda yaitu article 3.6 ‘mechanical clamp repair’ dan article 4.1/2 ‘nonmetallic composite repair systems for pipelines and pipework’. Article 3 lebih cenderung pada steel pipe leaking sedangkan article 4 lebih cenderung ke pipe reinforcement. Sekarang dilihat tentang fluid service, temperature and pressure, kira2 metoda apa yang akan diaplikasikan.

Tanya – Armand Sulaksono

Dear rekans,

Kami mengalami kebocoran di pipa FRP kami dan saat ini tengah mencari solusi perbaikan yang applicable, mohon input atau share dari rekan-rekan di milis apakah sudah ada yang mengalami jenis repair seperti ini sebelumnya? Pakai metode / produk apa? Saat ini kami kesulitan untuk menentukan metode perbaikan yang paling cocok untuk tipe pipa ini, karena biasanya kami pasang composite sleeve dari clock spring di pipa steel tapi sepertinya clock spring belum applicable untuk pipa FRP atau ada yang sudah coba pasang sebelumnya?

Kalau berkenan mohon dishare infonya baik lewat jalum / japri.

Tanggapan 1 – Mico.Siahaan

Pak,

Setahu saja ditambal dengan metode composite wrapping. Atau ganti saja segmen pipa yang bocor.

Tanggapan 2 – darmansyah@palyja

Jika pipe-line nya dalam kondisi running metode wrapping-pipe memang betul, karena seperti membuat perban pada kaki/tangan yg terluka.
Tapi bila pipe-line nya bisa off, maka perbaikan segmentasi lebih tepat karena bisa lebih murah.

Tanggapan 3 – eko prasatiyo

Halo pak Armand, Kalau kita mengacu ke ASME PCC 2, ada 2 metoda yaitu article 3.6 ‘mechanical clamp repair’ dan article 4.1/2 ‘nonmetallic composite repair systems for pipelines and pipework’. Article 3 lebih cenderung pada steel pipe leaking sedangkan article 4 lebih cenderung ke pipe reinforcement. Sekarang akan dilihat tentang fluid service, temperature and pressure, kira2 metoda apa yang akan diaplikasikan CMIIW

Tanggapan 4 – Mmunarist

Pak Armand,

Kalau Clock Spring tidak bisa mengatasi masalah, mungkin bisa dicoba alternatif yang lain seperti pemberian Furmanite.(TM).

Dulu kami punya masalah di plug valve upstream kami, dimana mengalami kebocoran pada saat commissioning pada tekanan (P = 350 psig), akibat kecerobohan engineering kontraktor kami yang seharusnya sambungan drat, ternyata dilas padahal disitu terdapat seal yang tidak boleh terkena panas terlalu tinggi) kondisi valve upstream terdekat (tidak tersedia, karena memang posisinya di upstream), commissioning pada tekanan (P = 350 psig), akibat kecerobohan engineering kontraktor kami yang seharusnya sambungan drat, ternyata dilas padahal disitu terdapat seal yang tidak boleh terkena panas terlalu tinggi) Tim kami dulu pusing juga memikirkan hal ini. Ada beberapa opsi ditawarkan antara lain:

Siapa tahu bermanfaat.

Tanggapan 5 – Armand Sulaksono

mas Eko,

fluida dengan pressurenya sekitar 900 – 1100 psi mas…

mas Faisal,

kita saat ini pakai clock spring sleeve utk yang metal/steel pipe saja mas dan kita sudah install sekitar 20 unit lebih tanpa kendala berarti, terutama utk high pressure application, tapi utk di FRP saya dapat info dari mereka katanya tidak applicable utk non metal/steel pipe. makanya saya mau menanyakan apakah sudah ada yg aplikasikan clock spring di pipa jenis frp sebelumnya, kalau sudah saya mau tahu hasilnya seperti apa…

Tanggapan 6 – Faisal Reza

waduh mas ma’af itu besar banget…saya ndak ada pengalaman kalau yg ini….kalau utk offshore application kita pakai hanya pada drain atau water cooling ke PHE….design hanya 5 bar….

saya juga nggak pernah ngelihat FRP di clocked spring gitu….tapi mgkin kalau ada yg membuat kayak gitu bisa minta sekalian SOW utk stress analysis nya….

saya akan terus mengikuti diskusi ini utk sekedar pengetahuan…setahu saya dulu di North Sea (UK) ada paka GRP pada tubing completion (downhole) mereka tapi saya kurang tahu berapa2 condition parameters atau apakah ini masih dipakai disana saya juga kurang aware…

Tanggapan 7 รขโ‚ฌโ€œ leryflounder

Diskusinya semakin menarik, mungkin bisa di kasih tau juga kira kira bocornya seperti apa . setitik jarum. blunting, sobek gede kecil etc… jadi para dokter bisa kasih resep yg manjur ๐Ÿ™‚ untuk method repair yg pas.

Tanggapan 8 – Faisal Reza

bagaimana ya follow up ttg diskusi ini, saya curious banget dgn temporary leak mitigation FRP pakai clock spring ini??

soalnya saya kok belum pernah lihat asli utk FRP di clock spring, saya kebetulan minggu lepas juga tanya2 dgn beberapa teknisi2 di plant LNG kemungkinan apakah ada apa equipment yg relatively high pressure (lebih dari 30 bar atau 50 bar misalnya) yg pakai FRP, mereka bilang tidak ada, yg ada hanya ada utk fire piping, seperti juga yg di offshore.

Tanggapan 9 – Arief Yudhanto

Pak Faisal ysh,

Dokumen yg dari Pak Dimas (yg ke-4) berkenaan dg aplikasi Clock Spring utk pipa baja.
Seperti email sebelumnya, Clock Spring ternyata belum applicable utk pipa FRP seperti kasus Pak AS.
Dokumen lainnya mungkin bisa sebagai referensi.

Tanggapan 10 – Zulkifli Taher

Clock spring biasanya dipakai untuk repair online pipa yang mengalami penipisan sebelum bocor. Kalau sudah bocor, dilihat dari cara aplikasinya, clock spring mungkin gak bisa diaplikasikan secara online. Untuk pipa yang sudah bocor yang harus direpai online mungkin bisa dicoba pakai furmanite clamp.

Tapi ini biasanya dipakai untuk pipa metal. Kalau FRP, baik clock spring maupun furmanite, saya belum pernah mengalaminya. Di kilang LNG tempat saya kerja memang tidak ada pipa FRP yang dipakai untuk pipa proses tapi hanya untuk pipa utilities (air, drain, dll).

Tanggapan 11 – Arief Yudhanto

Yth rekan milis migas,

Saya pernah membaca artikel yg ditulis Pak Dimas (Clockspring).
Wet applied cloth (wet wrap) punya Clockspring efektif untuk pipa bertekanan kurang dari 500 psi (34.5 bar).
Untuk yang Full Cure Application, tidak disebutkan berapa tekanannya.
Dalam artikel itu juga tidak dikatakan apakah Clockspring dapat diaplikasikan untuk FRP.

Seingat saya FRP (laminated plates) memang kurang bagus out-of-plane propertiesnya.
Sehingga gampang mengelupas (delaminasi). Kecuali kita memakai woven atau stitched composites.

Artikelnya saya coba kirim ke Pak Budi. Kalau tidak, nanti bisa saya kirim japri.

Tanggapan 12 – Zhuafri (HSE Coordinator)

kalau cuma kecil dan tekanannya rendah masih bisa di tambal pak..di wraping istilahnya.
kalau tekanan tinggi potong ganti pakai spull, atau di ganti pipa nya bisa hunbungi kantor saya, dengan pak erik.

Tanggapan 13 – Arief Yudhanto

Sedikit tambahan:

Saya dapat konfirmasi dari Pak Dimas bahwa clock spring BELUM DAPAT dipergunakan untuk membalut pipa yg terbuat dari fiber-reinforced plastics (FRP).

Kendala teknis:

– sulitnya surface preparation

– bond strength yg kurang bagus antara clock spring dengan pipa FRP (peel strength rendah)

– material FRP yg getas akan mudah retak saat instalasi clock spring (mungkin disebabkan coefficient thermal expansion yg berbeda)

Tanggapan 14 – Mico.Siahaan@gmail

Pak,

Dibandingkan menghubungi kontraktor/supplier lain, mengapa tidak lebih dulu menghubungi produsen/agen FRP yang Bapak gunakan. Mereka tentunya punya rekomendasi cara memperbaiki kebocoran pipa mereka.

Sepanjang yang saya tahu, pipa FRP sebagai bahan heterogen beda sifat dengan pipa steel yang homogen sehingga metode2 yg cocok utk pipa steel belum tentu cocok utk FRP.

Tanggapan 15 – Armand Sulaksono

Pak Mico,

Apakah sudah pernah apply repair seperti ini sebelumnya?

Tanggapan 16 – yudi

Pak Arman,

Saya punya beberapa contoh perbaikan FRP dan foto2 yang memperlihatkan FRP failure, silakan lihat di attachment,

Attachment : GRP Line Failure.pdf

Tanggapan 17 – Faisal Reza

dari database saya dan ini dulu juga beberapa step dilakukan di malaysia meski pada line yg tidak terlalu critical….

silahkan mas….

kebanyakan FRP kita masalah pada sambungannya…tapi silahkan diperhatikan step2 di attachment ini.

Tanggapan 18 – Faisal Reza

kalau dgn clock spring apakah itu utk high pressure kah? saya ndak pernah ngelihat FRP utk high pressure…

kalau pakai clock spring minta juga stress analysis nya….sebab FRP nya sendiri sudah getas….

Tanggapan 19 – ‘hananto’ hananto.adi

Pak arman, coba kontak pt epoxindo art lestari. Waktu itu mereka pernah presentasi ke saya pengalaman perbaikan pipa bocor di dalam air. Jadi mereka gunakan clamp steel lalu diinject dengan chemical component yg boisa mengeras di dalam air, dak berapa lama clamp sudah bisa dilepas.
Mrk kasih presentasi dalam bentuk video.

Tanggapan 20 – adi.apto@gmail

Pak armand,

Cmiiw…

1. FRP = Fiber R…… Pipe ? Artinya semacam pipa dari bahan fiber. Memangnya operasi sampai pressure berapa pak? Kok bisa jebol? … Atau ini crack-nya bukan karena faktor operasi? Ex : lingkungan? Chemical? Human error?

2. Saya rekomendasi untuk repair crack di pipa memang menggunakan clockspring pak, hanya betul sepemahaman saya memang penggunaannya untuk steel pipe, lain dr itu memang pak armand lebih baik konsultasi dgn company-nya lgs. (Recommendedlah pak produknya).

3. Saya pernah ketemu kasus fiber burst di tabung CNG, waktu itu sy coba Tanya sana-sini dan memang blum ketemu yg bisa repair case ini. Jadi memang kalau kasus pipanya pak armand bisa di off-line kan,… Lebih baik ganti segmen pak. ๐Ÿ™‚

Atau mungkin ada yg punya pengalaman lain di kasus pipa ini…

Tanggapan 21 – Faisal Reza

iya bisa di share kalau FRP pakai clock spring…asli saya nggak pernah lihat….either di ‘tambal’ (spot patching) seperti dari step2 yg saya attached atau ganti sectionnya…dan setiapnya kalau FRP di offshore hanya pada drain systems….

cuman bayangan saya stress analysis perlu diperhatikan lebih jauh…

berapakah pressure nya yah? kok lgsung pakai clock spring….

Tanggapan 22 – ambia mursalino

koreksi sedikit;

FRP = Fiber Reinforced Plastic, atau dikenal juga Fiber Reinforced Polymer, merupakan salah satu bentuk material campuran antara polymer untuk memperkuat serat gelas/fiber

source :http://en.wikipedia.org/wiki/Fibre-reinforced_plastic

Tanggapan 23 – Mico.Siahaan@gmail

Pak Armand,

Salah satu divisi dalam perusahaan kami (DIALOG Group Malaysia) yaitu Fiberbond memproduksi dan melakukan penggantian FRP. Saya sendiri di divisi yang berbeda.
Jika Bapak perlu info lebih lanjut, japri saja. Nanti saya akan hubungkan dgn pihak yg lebih kompeten menjawab.

Tanggapan 24 – Admin Migas

Terima kasih Mas Arief atas kiriman dokumen ‘High Pressure Gas Transmission Pipeline Repair using Clock Spring Composite Sleeve in Indonesia’ http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=2817&Itemid=42 yang ternyata ditulis oleh anggota Milis Migas Indonesia Sdr. Dimas Satya Lesmana.

Kalau mau mengunduh artikel terkait, ini daftar lengkapnya.

1. Design and Installation of Glass-Fibre Reinforced Epoxy and Polyester Piping

2. Fiberstrong Aboveground Pipe System – Selection & Installation Guide

3. Fiberstrong Installation Guide for Underground Pipe System

4. High Pressure Gas Transmission Pipeline Repair using Clock Spring Composite Sleeve in Indonesia

5. In search of the optimum pipe material for seawater services

6. Requirements for Glass-Fibre Reinforced Epoxy and Polyester Pipes and Fittings

7. Wavistrong Epoxy Pipe Systems – Installation Manual

8. Wavistrong Epoxy Pipe Systems – Installation of Underground Pipe Systems

Tanggapan 25 – Faisal Reza

Pak Budhi ini maksudnya Clock Spring nya yg bahannnya composite tapi pipeline yg di repair adalah tetap made of CS jadi ini beda dgn yg dimaksudkan di subject diskusi disini dimana repair utk FRP piping, bukan begitu?

saya kira kalau clock spring utk pipeline (CS) repair agak sudah biasa dilakukan.