Centrifugal compressor plays an important role in oil and gas company, especially in mature field or in depleted phase. Since the pressure in the gas well cannot against the receiving point’s pressure, the compressor help to do that. Most of centrifugal compressor sized at capacity larger than reciprocating compressor. Based on experienced, the installation of centrifugal compressor for the higher capacity is more benefit than reciprocating. Because the company produced gas, …..and may be cheaper, gas turbine was chosen as compressor driver (to give energy to compressor to do the job).

Tanya – Iskandar iskandar@pertamina-dohsbs

Mohon pencerahan tentang bagaimana pemasangan control valve yang benar seperti dalam kasus ini, yaitu tekanan operasi pada pipa utama (main line) adalah sekitar 500 psig, pada pipa tsb akan dihubungkan dengan pipa dari suatu plan atau pabrik yang membutuhkan tekanan 100 psig dengan volume gas 10 mmscfd, pertanyaannya :

1. Apakah bisa langsung dengan menggunakan 1 unit control valve yang mampu mereduce tekanan dari 500 psig menjadi 100 psig? Adakah batas maksimum delta pressure yang dapat ditahan oleh CV?

2. Apakah hal diatas akan meimbulkan icing pada pipa?

3. Apakah menggunakan control valve secara bertahap?…..sampai berapa tingkat? (apakah 2 atau 3 control valve)

4. Bagaimana dengan kebisingan yang ditimbulkan jika pemasangannya hanya satu cv? Atau menggunakan 2 cv?

Terima kasih sebelumnya, mohon maaf bila ada yang kurang berkenang.

Tanggapan 1 – Anshori Budiono

Bisa dijelaskan mengenai PSV yang dipasang pada sistem kompresi ini….?

Mengapa di scrubber di-design untuk flare case, sedangkan di discharge compressor di-design untuk blocked discharge…?

Ulasan singkat dari senior process and safety engineer kita mengenai apa itu flare case dan apa itu blocked discharge case akan sangat berarti buat para pemula di dunia proses safety.

Monggo … ditunggu sharing dan diskusi lanjutnya.

Tanggapan 2 – cahyo@migas-indonesia

Mas,

Desain untuk suatu PSV adalah mengikuti fail safe secara process. Fire case diasumsikan terjadinya kelebihan tekanan karena adanya fire ketika suction scrubber tsb lagi dimaintenance & diisolasi. Shg secara integrity, dia terpisah dari sistem kompresor dan tidak ada proteksinya. Maka dipasanglah PSV berbasis fire. Setting PSV ini tidak melulu karena MAWP, tetapi juga harus melihat settle out pressure dari kompresor. Pada kasus lain, juga ada PSV di suction scrubber ini yg berbasis block discharge.
Saya dulu pernah lihat tetapi lupa di mana, mungkin di Badak VLP project atau di ONWJ-nya BP…saya lupa.

Untuk di keluaran kompresor, kenapa di pasang PSV block discharge adalah karena sejatinya memang kompresor akan menaikkan tekanan. Desain tekanan pipanya mungkin tahan, tetapi mungkin saja aftercoolernya tidak. Jika karena sesuatu, discharge kompresor tersumbat, maka PSV , sebagai lapis kedua setelah PSHH, akan membuang tekanan dgn settingnya adalah MAWP equipment terendah dari battery limit di discharge kompresor. Kapasitasnya?

Ditentukan pada tekanan tertinggi kompresor di mana dia belum kena surge atau pada setting PSHH-nya. Ini mengingat kurva kompresor sentrifugal, flownya akan merendah jika tekanan semburnya naik. Jadi, desain PSV-nya, yaitu kapasitasnya juga harus mengikuti hal ini. Jika tidak, maka chattering adalah taruhannya.

Tanggapan selengkapnya dalam pembahasan ini dapat dilihatdalam file berikut:

Attachment : Centrifugal Compressor.pdf