Saya mendapat pertanyaan dari teman yang bertugas di daerah yang pernah terkena bencana. Dia ingin mengeluarkan air dari Deep Well dengan kedalaman 30 – 50 meter untuk kebutuhan masyarakat disana. Pertanyaannya : 1. Jenis pompa apakah yang paling cocok terutama paling
efisien, murah dan mudah dipasang serta perawatannya; 2. Apakah pompa centrifugal biasa mampu melakukan hal
tersebut, atau mungkin perlu dilakukan modifikasi?

Tanya – Nuril Hudha

Mohon pencerahannya.

Saya mendapat pertanyaan dari teman yang bertugas di daerah yang pernah terkena bencana. Dia ingin mengeluarkan air dari Deep Well dengan kedalaman 30 – 50 meter untuk kebutuhan masyarakat disana.

Pertanyaannya :

1. Jenis pompa apakah yang paling cocok terutama paling efisien, murah dan mudah dipasang serta perawatannya

2. Apakah pompa centrifugal biasa mampu melakukan hal tersebut, atau mungkin perlu dilakukan modifikasi?

Terima kasih atas pencerahannya,Mengingat dana yang dipakai adalah dana bantuan yang harus dipertanggung jawabkan, terima kasih bila pencerahan di sertai dengan perbandingan tiap jenis pompa.

Tanggapan 1 – Ilham B Santoso

Untuk kedalaman 30 – 50 meter rasanya agak susah dengan pompa centrifugal biasanya, karena NPSHa nya sangat kecil. Mungkin lebih mudah jika digunakan pompa-pompa submersible. Mungkin rekan2 lain bisa menambahkan.

Tanggapan 2 -roeddy setiawan

Dear pak Nuril,

kalau pompa setrifugal yang anda taruh di surface pasti tidak bisa menarik air nya, kurang lebih maksimum depth nya cuman 10 meteran lah buat barometrik 760 mmhg. tapi anda bisa akalin dengan memasang foot valve. di tiap batang pipa nya biasanya tiap sambungan itu kan 6 meteran, jadi satu foot valve per sambungan begitu sampai ke reservoir air 50 m ? ( dalem banget). tapi harus di ingat pemasangan foot valve ini tidak fool proof, dia rawan bocor, kalau terganjel kotoran/pasir. sepanjang di jamin foot valve nya ngak bocor, pasti jalan pompanya. (perlu di pancing dulu, dipenuhin pipe intake nya baru pump nya di start).

alternatif ke dua anda pakai jet pump, pompa jenis ini bisa mengambil sumur yang dalam tanpa masalah, problem nya effisiensinya lebih kecil dr centrifugal karena sebaigian air dikembalikan sebagai prime mover . jadi debit nya relatif kecil, kalau di pakai rombongan sekampung barangkali kesuwen nuggunya.

alternatif ketiga.

karena anda bikin sumurnya sampai 50 meteran, tentunya pakai alat bor, entah pakai bor dengan penggerak otot berbahan bakar pecel (kidding) alis manual atau mesin. bikin saja yang diameter 4 atau 6 inches. terus pasang kasing pvc (pralon). baru pakai submersibel pump. ini debit nya bisa besar dan effisiensi nya bagus. banyak pompa submersible yang murah di pasaran ngak terlalu berbeda dengan surface pump. tinggal digantung saja pakai pipa say 1.5 – 2 ‘ turun kan ke tempat aquifer nya. jangan lupa beli kabel yang bagus maklum kan kalau di tempat umum suka ada ada saja yang di luar scenario.

Tanggapan 3 – Dedy Novandi

Dear Pak Nuril Hudha,

Untuk kedalaman yg demikian lebih baik pakai submersible pump. dan untuk mendapatkan hasil air yg berkualitas baik perlu adanya survey dan test.
Hati2 terhadap batu dan kerikil bisa membuat pompa submersible rusak, sebaiknya di flushing terlebih dahulu. Ada baiknya memakai proteksi spt panel utk mencegah panas atau dry running di bawah sana (borehole). Investasi agak mahal kalao memakai submersible pump + proteksi, tetapi di
jamin enak tidur.
Semoga membantu.

Tanggapan 4 – Handy Subayu

ok. Pak Nuril,

Anda bisa memakai jenis Turbine Pump (type submersible) …. saya pernah pakai merk Groundfos.

Tanggapan 5 – Simeon S. Ginting

Mempertimbangkan kondisi di lapangan, mungkin lebih bagus juga kalau di pakai pompa type submersible deepwell pump. Type pompa ini banyak kok di pasaran.