Saat ini banyak desain valve yang mampu menghandle pressure drop yang cukup besar, tanpa diikuti oleh kavitasi, erosi, vibrasi maupun noise. Untuk multi stage valve bisa mempunyai limit DP/P1 antara 0.82 sampai 1, yang artinya valve type ini mampu menghandle DP sampai sebesar Pressure inletnya, dengan perbandingan P2/P1 antara 5.5 sampai unlimited. Hal ini bisa didiskusikan dengan vendor valve untuk lebih yakin. Pemasangan valve dengan konfigurasi seri memerlukan pertimbangan bahwa time constant valve (waktu untuk mencapai 63.2% untuk step response) seharusnya lebih cepat (atau minimal sama) dengan time residence antar valve dari fluida yang dilewatkan. akibatnya perlu diperhitungkan juga, apakah space yang ada available untuk minimum required space antar valve ini. hal ini akan berpengaruh terhadap kestabilan valve.

(Valve Selection). Was: The Beauty of Centrifugal Compressor

Tanya – Iskandar

Mohon pencerahan tentang bagaimana pemasangan control valve yang benar seperti dalam kasus ini, yaitu tekanan operasi pada pipa utama (main line) adalah sekitar 500 psig, pada pipa tsb akan dihubungkan dengan pipa dari suatu plan atau pabrik yang membutuhkan tekanan 100 psig dengan volume gas 10 mmscfd, pertanyaannya :

1. Apakah bisa langsung dengan menggunakan 1 unit control valve yang mampu mereduce tekanan dari 500 psig menjadi 100 psig? Adakah batas maksimum delta pressure yang dapat ditahan oleh CV?

2. Apakah hal diatas akan meimbulkan icing pada pipa?

3. Apakah menggunakan control valve secara bertahap?…..sampai berapa tingkat? (apakah 2 atau 3 control valve)

4. Bagaimana dengan kebisingan yang ditimbulkan jika pemasangannya hanya satu cv? Atau menggunakan 2 cv?

Terima kasih sebelumnya, mohon maaf bila ada yang kurang berkenang.

Tanggapan 1 – Anpan

Mas Iskandar,

Karena pertanyaannya sudah mencangkup akan hasil ahirnya dari applikasi dimaksud, saya sarankan agar Mas bisa kasih detail service condition ke vendor dari Control valve, juga kita ganti judulnya menjadi valve selection, maka mereka akan sizing dan beri rekomendasi untuk menjawab beberapa pertanyaan tsb.

Saya tau ada beberapa brand yang bisa mereduce P2 dengan Delta P yang sangat beda jauh antala dengan system Multy Stage brand Valtek (Tiger tooth) dan juga brand Fisher dengan Whisper trimnya. Tentu masih ada brand2 lain,

Tanggapan 2 – Crootth Crootth

Saya pikir NUGROHO WIBISONO dari ConocoPhillips Indonesia, bisa menjelaskan mengenai ini…karena dia sudah pernah menangani kasus yang sama, bagaimana Web? kamu kan udah di Jakarta.

Tanggapan 3 – Lung Mulia

Mungkin saya bisa sedikit membantu.

(Mohon maaf apabila di dalam email ini ada sedikit kesalahan).

1. Bisa saja di pasang 1 unti CV utk me-reduce press 500 psi ke 100 psi. tentunya setelah melalui sizing program yg dimiliki para vendor valve.
Dilihat pula dari besarnya pipe size dan juga flowrate yg dikehendaki. Saya pernah men-sizing valve dengan delta pressure sebesar 1200 psi dgn hanya menggungakan 4 stages Megastream (Anti noise trim) valve dari Valtek.

2. Utk masalah ising, sy rasa harus berkomunikasi dengan org process di plant anda dikarenakan harus di ketahui critical press dan juga critical temp dari gas tersebut.
(Mohon petunjuk dari para teman2 dibidang process).

3. kembali lagi ke item no.1, apabila hasil sizing dari valve tersebut cukup menggunakan 1 valve dgn anti noise trim di dalamnya, saya rasa tidak perlu utk menggunakan 2 valve secara seri di pipa anda.

4. software sizing yg di miliki para vendor valve akan menunjukkan besaranya tingkat kebisingan (dBA) yg akan di hasilkan di outlet valve tersebut. Biasanya para vendor valve sudah set di Max 85dBA. Program tersebut yang akan menentukan berapa banyak tingat (stage)yg dibutuhkan valve tersebut agar bisa tercapai 85dBA. (seperti email Pak Anthon di bawah ini).

Tanggapan 4 – Nugroho Wibisono

Dear members,

Saya mencoba menambahkan dari pendapat rekan-rekan sekalian. Jawaban saya sisipkan dibawah.

1. Apakah bisa langsung dengan menggunakan 1 unit control valve yang mampu mereduce tekanan dari 500 psig menjadi 100 psig? Adakah batas maksimum delta pressure yang dapat ditahan oleh CV?

Kalau ditanya bisa, ya bisa saja pak. Tergantung kemampuan control valve-nya. Batasan maksimum untuk DP pada control valve, sekali lagi, juga tergantung kemampuan valve-nya sendiri. Kalau control valve sudah existing di plant, anda bisa mengkonsultasikan dengan vendor control valve anda atau melihat2 dikatalog merek yang bersangkutan. Kalau control valve-nya masih diawang-awang, anda bisa coba beberapa software sizing control valve untuk menemukan jenis control valve yang cocok untuk aplikasi proses anda.

2. Apakah hal diatas akan meimbulkan icing pada pipa?

Tergantung dari besarnya temperature inlet pada control valve. Saya kurang mengetahui jenis proses apa pada pabrik anda.

3. Apakah menggunakan control valve secara bertahap?…..sampai berapa tingkat? (apakah 2 atau 3 control valve)

Bisa saja hal tersebut diterapkan dan seberapa banyaknya tingkat juga tergantung dari aplikasi proses Bapak. Dipikirkan juga mengenai controllability-nya setelah control valve tersebut diinstalasi. Diatas kertas memang terlihat manis, begitu dioperasikan malah tidak karuan karena adanya interaksi proses antara dua lup kontrol yang dipasang seri.

4. Bagaimana dengan kebisingan yang ditimbulkan jika pemasangannya hanya satu cv? Atau menggunakan 2 cv?

Kebisingan yang ditimbulkan bisa jadi tidak terlalu terpaut jauh alias tidak terlalu signifikan untuk mereduksi kebisingan dengan cara menginstalasi lebih dari satu valve (ingat: kalkulasi kebisingan dengan logaritmik). Mohon maaf, saya tidak bisa memberi pendapat lebih jauh, takut salah, soalnya data2 prosesnya dan data2 lainnya kurang lengkap.

Mohon koreksinya. Semoga bermanfaat.

Tanggapan 5 – budi yuwono

dear all,

sedikit pendapat dari saya, dan sebelumnya mohon dikoreksi jika ada kesalahan,
pada dasarnya yang diungkapkan mas Webby tepat semua, memang benar bahwa saat ini banyak desain valve yang mampu menghandle pressure drop yang cukup besar, tanpa diikuti oleh kavitasi, erosi, vibrasi maupun noise. untuk multi stage valve bisa mempunyai limit DP/P1 antara 0.82 sampai 1, yang artinya valve type ini mampu menghandle DP sampai sebesar Pressure inletnya, dengan perbandingan P2/P1 antara 5.5 sampai unlimited. hal ini bisa didiskusikan dengan vendor valve untuk lebih yakin.

pemasangan valve dengan konfigurasi seri memerlukan pertimbangan bahwa time constant valve (waktu untuk mencapai 63.2% untuk step response) seharusnya lebih cepat (atau minimal sama) dengan time residence antar valve dari fluida yang dilewatkan. akibatnya perlu diperhitungkan juga, apakah space yang ada available untuk minimum required space antar valve ini. hal ini akan berpengaruh terhadap kestabilan valve.

masalah lain yang perlu dipertimbangkan adalah untuk konfigurasi seri pembagian pressure dropnya harus hati-hati, karena jika salah satu valve (terutama yang downstream) kebagian kurang dari 20% dari overall pressure drop juga akan mempengaruhi kestabilan valve.

demikian dari saya mohon diluruskan jika ada yang kesalahan.

Tanggapan 6 – Maison Des Arnoldi

coba juga pake Restriction Orifice (RO) dulu utk nurunkan dari 500 ke 300 (misalnya) setelah itu baru pake PCV (pressure control valve)dari 300 ke 100. jadi harga PCV nya gak mahal dan speknya bisa yang biasa2 saja. kalau khawatir icing, silahkan pasang steam tracing tubing ditempat yg terjadi icing. mudah2an membantu.

Tanggapan 7 – Nugroho Wibisono

Pak Maison,

Bisa disharing mengenai aplikasi RO seperti yang bapak sebutkan di plant bapak? Mungkin bisa diceritakan juga bagaimana kinerja control valve dengan aplikasi seperti yang bapak sebutkan.
Terima kasih.

Tanggapan 8 – Muchlis Nugroho

Dear All,

Saya pernah melihat konfigurasi CV semacam ini disteam system pabrik Ammonia dan methanol pada system emergency letdown valve. Tekanan steam 100-80 barg harus bisa diturunkan sampai 40-20 barg menggunakan sebuah emergency control valve, normalnya penurunan tekanan ini melalui steam turbin (utk syn gas compressor) kalau turbinnya trip barudeh CV ini kerja.

Ternyata setelah iseng jalan-jalan keliling pabrik ternyata barangnya bukan cuma satu valve. Biasanya ada 2 atau 3 CV yang dipasang paralel dengan ukuran yang berbeda (dan kayaknya gak ada yang cuma pakai 1 CV). Entah kalau didalamnya ada RO dulu, karena gak kelihatan ketutupan isolasi.

Yang pakai 3 CV katanya suaranya lebih halus ketimbang yang pakai 2 CV. Begitulah cara mereka mengatasi noise.

Kalau masalah icing atau tidak bisa di cek pakai sifat termodinamikanya, pakai software atau manual pakai diagram T-S, P-H, dll.

Begitu kira-kira,