Mohon pencerahannya to all milisters terkait pemahaman saya dan beberapa kolega saya, bahwasannya dalam ASME, nozzle dibawah 2′(process or accessories nozzles) tidak dharuskan menggunakan reinforcement pad.
Please advice u klarifikasi pemahaman ini, dan dimana ASME menstate pernyataan ini (if any).

tanya – ady_designeering

Dear Milisters,

Mohon pencerahannya to all milisters terkait pemahaman saya dan beberapa kolega saya, bahwasannya dalam ASME, nozzle dibawah 2′(process or accessories nozzles) tidak dharuskan menggunakan reinforcement pad.
Please advice u klarifikasi pemahaman ini, dan dimana ASME menstate pernyataan ini (if any).

Tanggapan 1 – Firman Bhaktiwinaya

SilahkN lihat UG 36 (c)–(3)–(a)

Tanggapan 2 – ady_designeering

Pak Firman,

Apakah hanya karena pemahaman bahasa ato tidak, ketika saya mendapatkan itu sebagai batasannya (red. UG36(c)(3)(a)), namun ada statement ‘other than’ dalam paragrghap tsb sehingga selain kondisi nozzle under rapid fluctuatif pressure no need to be reinforced, maka tetap dikenakan pakai reinforcement. karena kolega saya juga meyakini hal tsb bukan batasannya.

Please advice terkait hal ini.

Tanggapan 3 – Apriadi

Pak Ucup,

Kalau di kantornya ada yg operating software PV elite atau compress, bapak bisa langsung mencoba aplikasi perlu tidaknya suatu reinforcement pada nozzle 2”.

Secara harafiah, UG-36 ( C ) (3) ( a ) mengatakan :

Bukaan pada Bejana yg tidak mengalami perubahan tekanan secara drastis tidak memerlukan penguat selain (other than) yg melekat pada konstruksi nozzlenya dengan syarat2 sebagai berikut :

( a ) bla..bla..bla

89mm diameter – pada dinding bejana atau dish end nya dengan kebutuhan ketebalan kurang atau sama dengan 10mm;
60mm diameter – pada dinding bejana atau dish end nya dengan kebutuhan ketebalan lebih dari 10mm;

Kalau dikaitkan dengan konstruksi penguat pada nozzle dalam UG-37 :

A1, A2, A3, A41, A43 untuk nozzle tanpa tambahan reinforcement dan
A1, A2, A3, A41, A43, A5 untuk nozzle dengan tambahan element reinforcement. Jadi ada penambahan elemen A5.

Pada kasus bapak bisa disimpulkan, untuk bukaan 2” dengan ketebalan dinding bejana walaupun lebih dari 10mm, ASME tidak mensyaratkan penggunaan reinforcing pad.

Semoga membantu.

Tanggapan 4 – jagoanneon11

Sepakat dg pendapat rekan Apriadi. Bahwasanya ASME VIII div 1 UG-36 utk nozzle 2 inc ke bwh tdk memerlukan repad.

Sekedar sharing, kadang spek pemilik mensyaratkan adanya repad utk nozzle 2 inc utk daerah dg vibrasi tinggi, misal paket kompresor. Ada nozzle 2 inc suatu bejana tekan dlm paket kompresor mengalami kegagalan fatigue yg menurut analisa mekanikal adanya frekuensi getaran melebihi frekuensi natural. Perlu tdknya repad pada nozzle 2 inc disesuaikan dg desain dan daerah operasi.

Tanggapan 5 – hadiwinoto_soedar

Consider nozzle load akibat dipasang instrument yg cukup berat, mas

Tanggapan 6 – faizal rizki

Menurut ASME VII div 1, UG-36 (c ) (3)

(3) Openings in vessels not subject to rapid fluctuations in pressure do not require reinforcement other than that inherent in the construction under the following conditions:

(a) welded, brazed, and flued connections meeting the applicable rules and with a finished opening not larger than:

31⁄2 in. (89 mm) diameter — in vessel shells or heads 3⁄8 in. (10 mm) or less in thickness;

23⁄8 in. (60 mm) diameter — in vessel shells or heads over 3⁄8 in. (10 mm) in thickness;

(b) threaded, studded, or expanded connectionsin which the hole cut in the shell or head is not greater than 23⁄8 in. (60 mm) diameter;

kalau tidak memenuhi requirement tersebut berarti area reinforcement harus tetap dihitung berdasarkan UG-37 meskipun ukuran nozzle dibawah 2”. Amannya dilakukan area reinforcement calculation berdasarkan UG-37, karena akan lebih menambah keyakinan dalam perancangan..