Saya ada problem di proses tentang steam condensate, sebenarnya yang bermasalah materialnya, kenapa pipa elbow yang masuk deaerator sering bermasalah, yaitu terjadi bocor karena adanya penipisan, kami kurang jelas, apakah ini akibat erosi atau korosi, atau adanya waterhammer yang karena adanya 2 fase yang susah dihilangkan.Apa memang pipa steam condensat sering probelm sperti itu?

Tanya – Luhur Wibowo 93

Bapak2 yang sudah expert

Saya ada problem di proses tentang steam condensate, sebenarnya yang bermasalah materialnya, kenapa pipa elbow yang masuk deaerator sering bermasalah, yaitu terjadi bocor karena adanya penipisan, kami kurang jelas, apakah ini akibat erosi atau korosi, atau adanya waterhammer yang karena adanya 2 fase yang susah dihilangkan.Apa memang pipa steam condensat sering probelm sperti itu?
sekian pak terima kasih.

Tanggapan 1 – affandy hermawan

Maaf kalo kurang tepat tapi mungkin kualitas demin water yang kurang baik (PH, Conductivity, carryover,tergantung desain) sehingga korosi terjadi atau temperatur control deaerator yang kurang baik.

Tanggapan 2 – rahmat ardiansyah

Saya bukan ahli menganalisa kgagalan, bisanya cuma buat ketel saja. tapi biasanya kalau mau menganalisa kegagalan kita harus tau beberapa hal yaitu;
kodisi operasi; tekanan, temparatur dll dan materialnya juga. Kalau bisa juga material yang tipis itu dipotong dan difoto. Biasaya dari kontur penispisannya kita bisa meraba-raba penyebabnya.

Saya punya pengalaman, sekali waktu ekonomiser yang saya buat bocor air mata (di elbow) sewaktu dioperasikan, padahal kalau di hidro test ok saja. Rupanya setelah dianalisa di lab hasilnya menyatakan bahwa material kena serangan oksigen.

Tanggapan 3 – Kurniawan Rahmat

Dear Bapak & Ibe yg terhormat,

Saya mau menambahkan informasi dari Bapak Luhur, kebetulan saya satu kantor sama beliau:

Steam yang kami gunakan sebagai pemanas adalah LP Steam dengan Press : 4.5 barg & T : 185 C, setelah digunakan untuk memanaskan, diharapkan steam tersebut akan mengembun, kami juga memasang steam trap di outlet heat exchanger (line condensate). Selanjutnya steam condensate tersebut kami kembalikan ke deaerator. Kondisi operasi di deaerator P : 0.3 barg, T : 105 C.

Kualitas steam condesate pH : 9, conductivity : 6 – 11 myuS/cm, impurities Fe & Cu < 30 ppb, kadang – kadang nil.

Kualitas BFW pH : 9, conductivity : 6 – 9 myuS/cm,

Sebagai chemical treatment untuk condesate treatment adalah Amine (Siklohexanolamin dan Monoethanolamin).

Kami senantiasa menjaga chemical oxygen residual scavenger sekitar 600 – 1200 ppb di economizer untuk meminimalkan korosi karena O2.

Yang kami herankan adalah, kenapa kebocoran selalu terjadi pada pipa elbow steam condensate. Sedangkan elbow yang dilalui oleh HP dan MP steam (100 barg dan 40 barg)/BFW tidak pernah bermasalah.
Demikian yang dapat saya tambahkan
Terima kasih

Tanggapan 4 – Muchlis Nugroho

Bocornya sebelah mana pak? Di sambungan atau di bukan sambungan?

Bentuk bocornya bagaimana? Crack atau bagaimana?

Sebenarnya kalau lokasinya diketahui dan kejadiannya selalu berulang maka sudah ada clue untuk mengetahui penyebabnya.

Jarak antar kejadian lama atau sebentar? Elbow ukuran berapa? Elbow siku-siku?

Bocornya besar gak? selama ini mengatasinya bagaimana?

Kalau ada gambarnya mungkin bisa lebih kebayang.

Tanggapan 5 – Luhur Wibowo 93

Bocornya ada diarea sudut 90 elbow, bukan di welded area tapi di tengahnya bagian luar, sebulan sekali, cara mengatsinya ya di lakukan box up untuk temporary, TA kemarin kami ganti baru, ukurannya mulai 3/4 in dan 3 in, kalo menurut kami masih karena adanya aliran 2 fase atau velocitynya yang tinggi atau turbulensi, jarang sekali di area pipanya. kami udah melakukan wall thickness test,memang hasilnya mengalami penipisan yang signifikan. fotonya ada tapi kan kalo dikirin via miliing kan ga bisa.

Tanggapan 6 – Muchlis Nugroho

Bisa jadi karena velocity, memangnya berapa velocity-nya Pak?

Biasanya kalau hammering atau over velocity itu pipanya vibrasi, terkadang juga berbunyi…cara mengatasinya biasanya ya dengan memperbesar ID atau juga memperlandai elbow.

Foto kan bisa lewat Pak Admin nanti beliau yang uploadkan

Kalau bocornya sebulan sekali repot juga ya pak….

Tanggapan 7 – Anshori Budiono

Pak Luhur,

Dari lokasi penipisan yang terjadi, seperti dugaan bapak, memang telah terjadi overvelocity pada sistim steam condensate line di perusahaan bapak sehingga terjadi erosi di elbow tersebut. Pada line yang mengalami overvelocity, elbow adalah daerah yang paling lemah dari sisi design karena terjadi over turbulensi akibat overvelocity tersebut yang mengakibatkan penipisan di sisi punggung elbow.

Untuk itu, bapak harus mengevaluasi kecepatan aliran steam condensate line tsb agar tidak melebihi critical velocity dari jenis dan ukuran pipa yang digunakan.

Common practice yang biasa digunakan dalam design adalah kecepatan aliran harus lebih rendah dari critical velocity yang diizinkan.

Ada beberapa cara yang bisa bapak lakukan:

1. Memperkecil laju aliran (tentunya ini tergantung process system yang diizinkan di tempat Bapak agar perfomance tidak turun)

2. Memperbesar ukuran pipa (elbow) dan tetap menggunakan material pipa yang sama sehingga velocity akan turun.

3. Mempertahankan ukuran pipa yang ada (mempertahankan velocity aliran), tetapi mengganti pipe atau elbow tersebut dengan material pipa yang lebih tinggi critical velocity-nya. Kalau sekarang menggunakan Carbon steel pipe, bisa dipertimbangkan 316 Stainless Steel atau kalaupun 316 SS tidak bisa karena velocity masih di atas critical velocity untuk bahan pipa 316 SS tersebut, maka terpaksa harus menggunakan duplex stainless steel.

Tanggapan 8 – fendro saleh

DEAR milis,

Saya inginmenanyakan bagaimana untuk meningkatkan suhu steam pada mesin dishwashing, saat ini suhu air pencucian pada mesin dishwasing 72 c sedangkan suhu yang ingin dicapai 82 c, apakah steam trapnya harus diganti atau prv nya diperbesar.