Biasanya untuk daerah elbow inspector full scanning dengan UT, dari full scaning ini kemudian di di Verifikasi lebih lanjut dengan melokalisasi temuanya untuk reduction wall loss dan posisinya. Apabila temuan setitik jarum dan masih ragu dengan temunya kita biasanya double cek dengan radiograpy untuk pembanding. Kalau korosi biasanya terjadi untuk elbow elboe yang aliranya stagnan , tapi biasanya untuk elbow kebanyakan korosi erosi ada yang dalam hitungan jam leak, atau hitungan beberapa hari, bahkan sampai tahunan tergantung situasi dan kondisi dari fluidanya. Bila sudah combine antara pasir dan liquid biasanya hanya memerlukan waktu singkat untuk membuat terkikis.

Tanya – dewi_is

Kalau ada yang tahu or info.

1. Teknologi atau metoda NDT apa aja yang bisa dipakai utk cek korosi pada pipa dia. 2inci kebawah?

2. Spt no 1 cuma untuk elbow?

3.Selain ada info tadi ttg kasih sacrifice metal, adakah inhibitor korosi lain yg bisa dipakai utk elbow?

Lagi penasaran.com…ada kasus leak kok byk di elbow. Pengen tahu aja apa penyebabnya dan pencegahannya? Kali ide2 ini bisa aku forward ke kampus metal utk bahan proposal skripsi ‘failure analysis’.

Tanggapan 1 – Teguh.Waskito

Dear Bu Dewi,

Sebenarnya pertanyaannya kurang spesifik, dan mungkin lebih diperjelas lagi permasalahan yg ada sehingga bisa menjadi diskusi yang menarik.
Namun demikian kami punya pengalaman yang bisa di share disini tentang ‘LEAK pada ELBOW’.

Di site kami beberapa kali terjadi kejadian ini, dan dari hasil analisa dan fakta yang ada ternyata hal ini disebabkan karena konstruksi (peletakan elbow) dan valve pada up-steamnya. Ini terjadi pada down stream drain valve steam tekanan tinggi 150 bar (mestinya fluida apa saja ), karena isolation nya ‘passing’ dan dalam jarak yg pendek menghantap elbow disisi down stream nya. jadi pada elbow ini terjadi erosi karena tekanan yang tinggi ‘ jetting’.
Dari pengalaman ini kita lakukan NDT dengan hanya menggunakan thinkess meter saja namaun dilakukan secara periodik.

Itu saja yg bisa kita share dari pengalaman dilapangan, semoga bisa membantu.

Tanggapan 2 – Isya Muhajirin

Mbak Dewi,

Barangkali erosi. Coba cek aja flow velocity dan impurities dlm fluid. Dulu tempat sy kerja pernah ngalamin tapi bukan sy yg assess.
Utk inspeksinya, sy serahkan sama yg ahli deh.

Tanggapan 3 – Faisal Reza

bentar mbak mgkin cerita dulu gimana kejadiannya??

tadi tanya masalah akibat leak?? skrg kok NDT??

jadi belum tahu kalau ada leaking??

inhibitor utk elbow??

nanti kita bisa bicara banyak masalah inhibitor kalau tahu roort cause nya….tapi ini gimana tjdnya…..sudah tahu leak apa belum atau ada cerita2 yg belum di utarakan??

mgkin cerita dulu bgmana kronlogis ttg elbownya sampeyan itu….biar diskusinya sistematis…

Tanggapan 4 – dewi_is

Ma kasih mas faisal…iya,jadi bingung ya ke arah mana tanpa latar belakang.

Aku baca laporan investigasi 7 leak yg terjadi cuma hitungan bulan,3 kejadian bocor di leak.program mechanical integrasi dipertanyakan.Cuma kok fokus bahasan ke kesalahan inspektor NDT yg gagal deteksi,then improvementnya juga mengarah ke situ.

Pernah kuliah 20an thn lalu di metalurgi-korosi yg ‘tidur’ jadi pengen bangun lagi neh..Kalaupun inspektor bener,leak bakal terjadi lagi (dan beneran kemaren 2 leak lagi) kalau elbow qualitas rendah,clamp beda en bikin korosi galvanis,salah jadual inspeksi,salah metoda inspeksi dst..(cuma yg ini teori aja).

Dg real case info penyebab umum korosi elbow, bisa jadi tulisan bagus kan..(Buat bahan presentasi pertemuan quality)(Mungkin bisa buat ide tesis dikampus?).

Sharing temen2 juga permudah saya tanya ke mbah goggle krn lbh fokus.

Gitu ceritanya mas faisal.

Mau bantuin ya..

Tanggapan 5 – Faisal Reza

sebenernya kalau NDT nya biasa saja pakai UT…

tapi kegagalan deteksi kadang inspektornya males…..

begini biasanya inspektor memeriksa UT hanya posisi jam 12….3….6….9 sudah itu aja…padahal kalau korosi bisa terjadi diantara posisi2 tersebut…

jadi kalau suruh inspektor nya buat inspeksi terutama bagian2 elbow…pada stagnant point atau yg dirasa ada faktor sand atau flow indced corrosion (high velocity/mass transfer)….buat pada seluruh posisi dan dilkakuan secara keseluruhan secara merata dan lebih detil….

Install pada upstream line nya …sand probe….dan lihat data histroy P, T, V maka bisa dihitung flow rate atau velocity pada elbow2 tsb….

lihat keadaan luar juga…vibrasi….external deposit dan lain sebagainya….

saya pernah kita juga pakai leak thermal detection….tapi susah ngebedai mana yg korosi…mana yg deposit tapi beagusnya kita bisa lihat paling tidak ada anomali….

terus masalah inhibitor di hold dulu…lakukan failure investigasi….kalau2 bener2 erosion dominant (sand) ….nggak semudah itu pakai chemical inhibitor….

inhibitor agak susah ngecakup topside atau piping sebab sukar utk mengetahui flow regime …padahal inhibor bisa bekerja kalau kita tahu flow regime…

jadi bisa dicari dulu root cause nya baru nanti kita lihat apa yg terbaik mitigasinya.

jadi kirimkan elbow yg leak sesuai prosedur failure analysis…yg saya kemukakan sebelumnya dulu…

Tanggapan 6 – leryflounder

biasanya untuk daerah elbow inspector full scanning dengan UT, dari full scaning ini kemudian di di Verifikasi lebih lanjut dengan melokalisasi temuanya untuk reduction wall loss dan posisinya.apabila temuan setitik jarum dan masih ragu dengan temunya kita biasanya double cek dengan radiograpy untuk pembanding . kalo korosi biasanya terjadi untuk elbow elboe yg aliranya stagnan , tapi biasanya untuk elbow kebanyakan korosi erosi ada yg dalam hitungan jam leak. atau hitungan beberapa hari . bahkan ssampe tahunan .. tergantung situasi dan kondisi dari fluidanya… bila sudah combine antara pasir dan liquid biasanya hanya memerlukan waktu singkat untuk membuat terkikis…

Kira kira elbow berapa inchikah ini ?

Tanggapan 7 – INFO

Hello mas Faisal mau tanya yang dimaksud UT disini apa ya?,.. boleh info?
Thanks.

Tanggapan 8 – Faisal Reza

mas Frank pakai….thickness gauge biasa ….

saya pernah baca laporan inspeksi…inspector secara berkala hanya melakukan check pada posisi2 tertentu…pada kalau korosi apalagi elbow yg nggak jelas flow regime nya….seharusnya scanning secara merata…

Tanggapan 9 – INFO

Terima kasih mas Faisal,

Saya kira kalo mengunakan UT (A Scan) wall thickness untuk pengecekan korosi mungkin kurang maksimal hasilnya. Biasanya tidak mengcover 100% hasil liputannya. Loncat2 dan kadang tidak bisa membedakan antara laminasi dan erosion. Demikian mas Faisal. Salam.

Tanggapan 10 – Faisal Reza

well sebenenrya banyak teknik2 yg relatif baru bisa bagus utk elbow seperti guided waves, tapi apakah sebenernya conventional teknik itu lemah, bagi saya iya dan tidak meski jelas improvement perlu dilakukan.

tapi conventional teknik masih bisa dilakukan kalau inspectornya bener dan tidak males2 an, saya kira dgn teknik biasa asal dilakukan dgn merata atau full scanning, kita bisa dapat sesuatu bhkan saya bisa membedakan kalau itu laminasi atau surface defect, saya kira ini juga tergantung skill inspector.

Tanggapan 11 – INFO

Benar sekali mas Faisal,kemajuan teknologi sekarang utk peralatan visual inspection sudah banyak ragam tekniknya. Tapi kalau A Scan teknologi masih kurang dibandingkan dengan full scanning 2 dimension seperti B Scan yang mampuh mengcover 360 derajat. Dari hasil scanning akan nampak perbedaannya.
Ok, terima kasih mas Faisal atas diskusi yang menarik ini. Salam.

Tanggapan 12 – Ramzy Siddiq Amir

Kalau mau spot check saja bisa menggunakan conventional NDT seperti UT thickness atau UT A-scan, atau corrosion biasanya menggunakan UT B-scan, tetapi kalau mau bersifat totalitas sebaiknya menggunakan Guided waves, hanya kelemahan dari guided waves tidak bisa quantitative seperti UT, jadi biasanya dikombinasikan dengan conventional UT.

So kalau mau digunakan sebagai basis data ya sekalian saja di combine.

Tanggapan 13 – Faisal Reza

betul mas Ramzy, bagi saya yg basis sebenernya sudah bisa mengcover kalau hanya ngecek internal surface corrosion….A-Scan sudah cukup asalkan kita lakukan secara benar, kalau utk elbow utk cross check lebih jauh baru kita gunakan guided waves bhkan thermal inspection, tapi secara berkala A-scan biasa dilakukan disemua arah adalah suatu kebiasaan disini dan tidak ada problem sebenernya hanya kalau sudah pada daerah 2 yg susah dijangkau ini yg agak masalah mgkin modified TOFD (meskipun saya kurang favour dgn ini) atau guided waves bisa dilakukan.

Tanggapan 14 – Budi Arman

Bu Dewi,

Sorry punya argument yang berbeda atau sama,
Klo saya lebih cendrung potongan elbownya di kirim ke Kampus (lab), di analisa type corosi apa yg terjadi ???. apa erosi, galvanis, SCC, Pitting dll. dari sana bisa diketahui penyebabnya dan penyembuhannya. karena di elbow itu sangat unik. untuk opini lain dari Stress Corrosion Cracking (SCC). didaerah elbow sangat riskan di mungkinkan karena residual stress saat manufacturing (di bending atau di casting). dan juga saat instalasi (pengelasan). ongkos nya murah dan cepat kok.

Tanggapan 15 – Faisal Reza

betul sekali mas BUdi juga sama dgn yg saya sampaikan sblmnya (silahkan lihat thread message ini) tapi masalah UT ini adalah bahasan lain yg tidak lgsung merefer ke pipe yg sudah diketahui leak.