Dari code ASME B31.3 itu diperbolehkan untuk menge-las piping dengan beda wall thickness tentu dengan catatan2 yang harus di refer ke code-nya itu sendiri. As per ASME B31.3, kita harus refer ke section 328.4 Preparation for Welding. Dari section 328.4 itu nanti kita akan disuruh untuk merujuk ke ASME B16.25 Buttwelding Ends. Di situ dapat dilihat apa syarat2 untuk menge-las pipa dengan beda wall thickness efek buruknya, akan terjadi tegangan berlebih di daerah sambungan yang berbeda tersebut dan beberapa pertimbangan harus dilakukan seperti masukan dari mas faisal di bawah ini namun kalau di lihat dari fluida yang ternyata adalah air rasanya sih tidak akan apa2.

Tanya – Carlin Herwit

Bapak2 dan ibu ysh,

Apakah diperbolehkan menyambungkan pipa dengan schedule yang berbeda? Misalnya pipa dengan NPS 14′ SCH 20 disambungkan dengan pipa NPS 14′ SCH STD dengan kondisi fluida yang mengalir di dalam pipa adalah air dengan flow 400m3/hr.

Apakah ada efek negatif dari pemakaian pipa dengan kondisi seperti ini.

Terima kasih atas jawabannya.

Tanggapan 1 – Faisal Reza

Begini aliran alir lumayan deras ini (111.1 liter /detik)….ini air apa terus apa mengandung solid impurities….kayak pasir dsb dsb….berapa kadar chloridenya tapi saya pernah ngalami gini….

aliran air dari thickness rendah sch 20 sekitar 7.925 mm ke 9.525 mm…maka yg dimakan duluan akibat erosi-korosi adalah bagian sambungan yg material thickness yg lebih tebal….

kalau aliran air dari arah sebaliknya yg dimakan duluan agak diluar sambungan pada thickness yg lebih rendah…tapi kalau ini mekanisme nya bukan erosi-korosi tapi kavitasi-korosi…

begitu mas semoga memberikan idea…

Tanggapan 2 – Faisal Reza

Sori tapi ini tergantung…gimana flow regimenya terus pressure lokalnya dsb dsb…mgkin bisa dihitung gimana designnya saya kira ini seudah mengalami proses design dulu…nggak asal nyambung khan??

Tanggapan 3 – Carlin Herwit

Iya mas udh lewat proses design, jd kita mau tie in pompa baru ke sistem yang ada, pompa baru tersebut flownya sekitar 400m3/hr, setelah dihitung kita cuma butuh pipa dengan schedule 20, yg nantinya pipa baru ini akan disambungkan (tie in) ama pipa existing. Ternyata pipa existing itu sch nya adalah STD, nah kebingungan saya adalah, apakah tetap pake pipa dengan sch 20 saja, atau ya sudah ngikutin pipa existing aja schedulenya yaitu STD, yg jelas lebih tebal.

Terima kasih atas pencerahannya mas.

Tanggapan 4 – Faisal Reza

kalau boleh tahu apa flow regimenya ??…saya bisa calculate ini cepet tapi saya ingin lihat dari anda…mudah sekali utk mengetahui flow regime….silahkan tanyakan ke orang prosesnya. coba cek dan pastikan dulu….

Tanggapan 5 – Carlin Herwit

Flownya turbulent mas, Reynold numbers nya sekitar 4.8×10^5.

Tanggapan 6 – Faisal Reza

tidak bagus mas…begini secara lebih detil pada degradasi….saya melihat ada indikasi flow induced corrosion juga kaviatsi-korosi….saya yakin suatu saat entah 3-4 tahun itu las lasan anda pada sambungan akan corrode dulu ….triggernya ada sinergi antra erosi-korosi atau kavitasi-korosi tapi dari penagalaman saya filler metal biasanya akan trigger juga galvanik korosi karena perbedaan komposisi filler metal dgn parent pipes….saya bicara begini karena se matching2 nya filler metal tidak akan sama persis sis….ini juga menjadikan pusat koloni korosi dan akibat flow turbulent akan diperparah dgn erosi (flow induced corrosion) atau kalau ada lokal pressure drop pada schedule yg lebih tipi akan terjadi kavitasi…

silahkan di mitigasi seperti standard yg ada mgkin seperti yg pak kemas bicarakan…tapi pada prakteknya kita dulu lakukan tapering pada sisi yg berbeda….atau kalau tidak telat pakai schedule yg sama….

sayang khan pipa besar2 …nantinya akan diganti sebelum ‘masa’ nya.

Tanggapan 7 – doni_rachmayadi

Mas Herwit ….

Permasalahan yang anda hadapi adalah pada pipe existing dimana memakai schedule standard yang lebih tebal dibandingkan design anda – sch.20. Tentang penyambungan pipe dengan ketebalan yang berbeda dapat dilakukan seperti yang dijelaskan rekan2 lain. Anda perlu melakukan perhitungan design pada sistem tersebut dengan menggunakan pipe ukuran standard (existing). Dari kedua hasil tersebut anda dapat mempertimbangkan dengan lebih baik.

Tanggapan 8 – Kemas Erwin R

Pak Herwit,

Saya coba memberi tambahan.

Dari code ASME B31.3 itu diperbolehkan untuk menge-las piping dengan beda wall thickness tentu dengan catatan2 yang harus di refer ke code-nya itu sendiri.

As per ASME B31.3, kita harus refer ke section 328.4 Preparation for Welding.

nah dari section 328.4 itu nanti kita akan disuruh untuk merujuk ke ASME B16.25 Buttwelding Ends.

di situ bapak bisa lihat apa syarat2 untuk menge-las pipa dengan beda wall thickness efek buruknya, akan terjadi tegangan berlebih di daerah sambungan yang berbeda tersebut dan beberapa pertimbangan harus dilakukan seperti masukan dari mas faisal di bawah ini namun kalau di lihat dari fluida yang ternyata adalah air rasanya sih tidak akan apa2…

semoga membantu,

Tanggapan 9 – Mubarok

Setuju dengan Pak Kemas,

Beda thickness bisa diselesaikan dengan cara melakukan trimming pada inner sides fitting yang lebih tebal. Caranya bisa ditemukan di ASME B31.3 Section 328.3, contoh perlakuannya seperti Fig 328.4.3. Tetapi yang harus dicermati ulang adalah hitungan minimum thickness pada system pipa tersebut.

Pada kasus Pak Herwit akan menyambung pipa sch 20 dengan pipa sch STD. Ini yang sesuai dengan design yang mana? Sch 20 nya atau sch STD nya? Kalau dari design meminta menggunakan sch 20 kita diperbolehkan menyambung dengan pipa sch STD yang ditrim. Tapi sebaliknya kalo design meminta sch STD untuk system pipanya tentu saja penggunaan pipa sch 20 sejak awal tidak diperkenankan.

Tanggapan 10 – Casuarina 1980

Setuju Mas, kebetulan lagi buka section tsb.

Tanggapan 11 – Carlin Herwit

Terima kasih mas atas responnya, air yang mengalir adalah fresh water biasa, untuk air pemadam, alirannya ga akan terus menerus, hanya akan mengalir ketika dibutuhkan saja, yaitu kalau terjadi kebakaran.

Dari responnya mas, dapat saya simpulkan kalau penyambungan pipa dengan schedule yang berbeda harus dihindari. Cmiiw.

Tanggapan 12 – Faisal Reza

Silahkan lihat email saya juga yg kedua…yg penting lihat flow regimenya saya kira ini bukan continues….mgkin nggak akan ada masalah.