Secara umum memang tidak ada direkomendasi masalah PWHT utk sambungan CS ke SS 304L (fcc austenitic), karena FCC itu suka makan karbon tetangga sebelah (CS) yg migrasi waktu PWHT sekitar 560-650degC. Tapi teori diatas tidak selalunya betul sebab perut FCC ini memang besar dan sanggup memakan banyak carbon, tapi kalau carbon kebanyakan dan FCC kenyang maka akan muntah FCC dan terjadilah presipitasi carbida.

Tanya – ady_designeering

Dear Milisters,

Mohon pencerahannya, Sebuah vessel mempunyai requirements PWHT, material shell menggunakan typical alloy steel yang inside surfaces layered by cladding 2t 304L.
Dalam kasus ini (existing vessel modified), hendak dipasang new nozzle menggunakan nozzle neck A 182 F304L (Stainless Steel Neck-HB or LWN). As per code, typical material stainless steels are prohibited to performed PWHT.

Yang menjadi pertanyaan saya, apakah joint weld nozzle neck(SS) thd shell (alloy steel) masih harus direquirementkan untuk PWHT..??

Mohon sumbang sarannya rekan2 milister..

Tanggapan 1 – Faisal Reza

Pak,

Secara umum memang tidak ada direkomendasi masalah PWHT utk sambungan CS ke SS 304L (fcc austenitic), karena FCC itu suka makan karbon tetangga sebelah (CS) yg migrasi waktu PWHT sekitar 560-650degC.

Tapi teori diatas tidak selalunya betul sebab perut FCC ini memang besar dan sanggup memakan banyak carbon, tapi kalau carbon kebanyakan dan FCC kenyang maka akan muntah FCC dan terjadilah presipitasi carbida.

Begini kalau memang tidak terlalu tebal, maka lebih baik dihindari PWHT. mgkin dibawah 25,4 mm bisa dihindari PWHT.

tapi kalau ini kasusnya utk base metal yg tebal?? betul begitu. maka:

begini, mgkin PWHT masih dilakukan tapi pada lokal2 area, jangan secara keselurahan dgn memasukkan equipment yg jadi pada furnace. jadi mgkin bisa dilakukan secara lokal pada daerah2 yg ada weldingnya saja.

Memang ini masih dalam bahan perdebatan, antara sudah ada presipitasi karbida atau tidak. Jawabanyya kalau bener2 perlu PWHT lakukan secara sangat2 lokal saja. Sebab anda khan ini punya shell nya juga cladded plate kalau semua di PWHT jadi bahaya pada material shell secara keseluruhan.

Kalau anda beli cladded shell nya dari JFE dari jepang, maka ini sangat bagus sebab mereka dalam men cladding mereka pakai buffer plate yaitu Cu-Ni diantara base metal CS dan clad nya SS304L, ini akan sangat mengurangi difusi/migrasi karbon dari CS ke SS304L.

Kalau untuk nozzle saya sarankan pakai layer pertama dgn menggunakan elektroda 309L lalu yg dekat dgn material cladnya pakai elektroda 308L.

Efek pada operasi:

1. kalau operasi ada banyak mengandung chloride content, maka bagian2 yg terkena PWHT rentan akan cracking karena terbentuknya muntahan2 presipiatsi karbida atau bahkan muntahan2 yg lain.

2. adalah efek galvanik pada bagian2 yg bersentuhan dgn media didalam vessel antara CS dan 304L (saya tidak melihat gambar vessel bapak) tapi hindari exposure sambungan langsung antara CS dan 304L karena akan tjd efek galvanik yg besar apalagi kalau ada O2 carried over ke dalam equipment ini. Galvanik efek akan tereduksi kalau O2 sangat rendah (typical nya 20 ppb).

Jadi hindari pemakaian material clad kalau utk service yg ada kadar Chloride yg tinggi.

Kalau beli claded shell atau cladded plate, saya sarankan beli yg ada buffer layer nya (antara CS dan material clad) karena pada waktu PWHT ini akan bisa meredam stress yg diakibatkan difusi karbon dari CS ke material clad.

semoga dapat ide.

Tanggapan selengkapnya dari pembahasan ini dapat dilihat dalam file berikut: