Free Span disebabkan oleh : – Un-even Seabed (Ketidak rataan dasar laut); – Perubahan Topologi Dasar Laut seperti Scouring atau gelombang; – Artificial Support / Rock Dump. Masalah free span yang harus diperhatikan adalah : – Panjang Bentangan (span); – Kedalaman Span (Clearance Span); – Jenis lapisan tanah.

Tanya – tariavi

Mas dan mbak sekalian,

Saya sedang analisa free span di daerah deep water.

Daerahnya kayak lembah gitu, kedalamannya ampe 400 meter.

Kira2 rectifikasi untuk free span dengan kedalaman seperti ini menggunakan apa ya?

Apakah masih mungkin dengan grout bags?atau mechanical support?

Kalau dredging, volume untuk membuat lembah ini smooth akan sangat banyak dan jadi mahal.
Mohon pendapatnya mas dan mbak sekalian.

Tanggapan 1 – Pamiarto Saptosadewo

Msh banyak parameter yg kurang utk bisa membuat keputusan freespan rectification yg paling ekonomis. Antara lain rentang panjang lembah, kondisi disekitar lembah dll, krn kita msh bisa msh bisa menggunakan penguat dgn piling sampai dengan reroute dr pipeline tersebut. Mahal atau ekonomis harus dibandingkan dengan resiko yg harus ditanggung kalau sampai terjadi damage.

Tanggapan 2 – Tariavi

Terima kasih atas replynya mas Pam,

Untuk dredging sangat membutuhkan parameter analisis cukup banyak ya. panjang span yang terjadi telah diestimasi adalah 600meter.
Dengan allowable span yang saya hitung kira 150 meter.
Miringnya lembah kira 45derajat.
Sekiranya 3 support saya harus berikan untuk merectifikasi.
Apabila diberikan kondisi seperti ini, sekedar nanya pendapat aja, mas lebih prefer ke support atau dredging ya untuk rectifikasi?

Tanggapan 3 -M.Munari,ST Simon

Mbak Tari,

Saya mau urun rembug disini.

Free Span disebabkan oleh :

– Un-even Seabed (Ketidak rataan dasar laut)

– Perubahan Topologi Dasar Laut seperti Scouring atau gelombang

– Artificial Support / Rock Dump

Masalah free span yang harus diperhatikan adalah :

– Panjang Bentangan (span)

– Kedalaman Span (Clearance Span)

– Jenis lapisan tanah

Cara Merectifikasi Free Span sebenarnya banyak cara:

A. SEABED PREPARATION

1. Melakukan soil dumping hingga permukaan dasar laut menjadi landai / rata (gradien 1/200)

2. Melakukan Dredging baik dengan cutter dredger, trailing hopper dredger, grab dredger area offshore ataupun dengan backhoe dredger untuk area nearshore.

3. Melakukan cut-soil (dengan cutter section dredger untuk lapisan tanah keras /karang tergantung gradien permukaan dasar lautnya.

B. MELAKUKAN PEMASANGAN SUPPORT

1. Pemasangan Grout Bag / Concrete

2. Pemasangan Mattras (Flexible layers)

3. Pemasangan Telescopic Support (ketinggian support bisa diatur)

Demikian mungkin ada yang bisa menambahkan lagi.

Tanggapan 4 – hadiwinoto_soedar

Nimbrung : coba dilakukan assessment terhdp cost, risk & safety, maintenance, installation matter, target sched pelaksanaan dllnya terhadap case re-route, additional support, dreging / perataan, and sand/ grout/semen bags….. Baru diputuskan dipilih yg mana.

Tanggapan 5 – El Mundo

Mid water arch atau mid water buoy mungkin lebih praktis & ekonomis. tetapi perlu di access lebih detail.

Tanggapan 6 – Faisal Reza

Saya juga in-charge dalam intervention ini…kami baru melakukannya dan juga merevisi apa yg dilakukan …

Ok sebenernya ini memang kebanyakan dilihat dari cost mbak….

kebetulan utk banyak free span….akibat kebanyakan karena fatigue life….kalau memang kebetulan di lakukan banyak intervention campaign maka saya kira gravel dumping bisa dilakukan….saya lihat ini intervention utk beberapa pipeline kami sampai kedalaman 320m…semua pakai gravel dumping….

dan ada beberapa pipeline yg hanya utk rectification local….kita pakai groutbag….saya lihat baru disini adalah sekitaran 360 m….

saya lihat utk analisa gravel dumping disini sangat detil cost analysis nya….ini juga dibandingkan dgn methode intervention yg lain….kalau memang rectification yg dibutuhkan memang cukup banyak….dan ini juga dilakukan pada beberapa daerah pipeline yg lain karena utk menghemat biaya …jadi intervention campaign dijadikan satu begitu…..

sdgkan utk local rectification …..saya lihat disini sangat straight forward dan langsung diputuskan groutbag…meski ada beberapa sedikit detil ttg CFD-FEA analysis utk optimisasi tebal plate groutbag nya….

point saya kalau memang banyak yg akan di intervensi….maka lakukan cost analysis dari method yg ada….

sdgkan kalau hanya lokal (dan tidak besar atau panjang yg akan di intervensi)….saya kira groutbag adalah cukup sederhana dan straight forward….

Tanggapan 7 – Faisal Reza

Sori yg saya maksud utk CFD-FEA adalah groutbag plus pipeline cover….utk menghindari trawling dan achor dragging selian seabed intervention….

Tapi seperti yg saya jelaskan bhw kalau luasan area tidak besar dan plhanya lokal saja…maka groutbag bisa lgsung dipakai..

Tanggapan 8 – tariavi

Terima kasih atas responnya, sungguh membantu mas.

Kalo saya sendiri melihat kondisinya lembahnya, menurut saya ide dredging lalu rock dumping sangat pas sekali, selain saya bisa mengurangi stress dari pipeline span ini juga untuk support di bentangan lainnya atau free span lainnya.

Saya ingin analisa lebih jauh tentang solusi ini mas.

Kira2 analisa dredgingnya, bisa dishare ga mas, pengalamannya?:D

Sampai kemiringan berapa derajat sih (biasanya) sebuah kemiringan lembah ini bias saya bilang smooth?sehubungan dengan volume tanah yang akan saya dredging tentunya.

Tanggapan 9 – Faisal Reza

Wah minta detail nih…saya bisa share tapi tdk utk umum….saya akan edit dulu mbak….tapi..tapi apakah di perusahaan anda tidak ada governing document berkaitan dgn ini….??

Untuk gravel dumping…perlu di analisa lebih jauh…apakah pipeline anda tidak bhy kalau mengurangi sneaking….ada beberapa pipeline memang di design utk sneaking…

Tapi kenapa pipeline anda kalau saya boleh tahu kok ada upaya intervention…karena buckling…fatigue life atau apa??

Saya kira kalau deep water bukan karena trawling atau anchor dragging??

Tanggapan 10 – Nurman Hidayat

Mba Tari,

Apakah sudah dilakukan assesment free span terlebih dahulu? menurut saya meliputi geotecnical, environmental condition, fatique analysis, structural analysis, span lenght, dll. dari situ kita bisa menentukan metode yang terbaik dan cost yang paling efisien apakah menggunakan grout bags / mechanical support / rock dumping / yg lain.,,,mohon koreksi jika kurang tepat,suwun.