Water jet cleaning bisa membersihkan kerak silica atau karat besi. Pressure yang digunakan antara 7500 psi – 20000 psi, bahkan ada yang lebih (tergantung kebutuhan). Namun untuk pembersihan pipa boiler yang mana? Jika pipanya panjang, biasanya pakai pigging (tapi saya gak yakin bisa membersihkan kerak yang bandel). Jika pipanya pendek (sekitar 12 meter) masih bisa dijangkau dengan flexible high pressure dengan center nozzle. Tapi kalau diameter pipanya besar (>12 inch) saya gak yakin bisa efektif.

Tanya – hendri rantau silalahi

Yth rekan-rekan semua,

Apakah pembersihan pipa boiler dengan menggunakan sistem water jet system dapat membersihkan kerak-kerak yang disebabkan oleh silica?

dan apakah semua kerak pada pipa boiler dapat dibersihkan dengan sistem itu?

Saya mohon bantuan dari rekan-rekan semua. terimakasih banyak.

Tanggapan 1 – Suryanto

Mas Rantau,

Sependek pengetahuan saya, water jet cleaning bisa membersihkan kerak silica atau karat besi.
Pressure yang digunakan antara 7500 psi – 20000 psi, bahkan ada yang lebih (tergantung kebutuhan).

Namun untuk pembersihan pipa boiler yang mana? Jika pipanya panjang, biasanya pakai pigging (tapi saya gak yakin bisa membersihkan kerak yang bandel). Jika pipanya pendek (sekitar 12 meter) masih bisa dijangkau dengan flexible high pressure dengan center nozzle. Tapi kalo diameter pipanya besar (>12 inch) saya gak yakin bisa efektif.
Kalo cleaning condenser tube bisa pakai water jet.
CMIIW.

Tanggapan 2 – Darwis Sabari

Kalau 5 ribu bar bisa Pak jangankan membersihkan kerak potong buah apel aja bisa.
Tapi harus diperhitungkan faktor safetynya.

Tanggapan 3 – Teguh Santoso

wow… 5000 bar? jangan-jangan pipa boilernya jadi bolong bolong… mungkin psi, bukan Bar…

Tanggapan 4 – Darwis Sabari

Ha ha ha betul Pk Teguh,salah ketik 5 rb psi.

Tanggapan 5 – hadiwinoto_soedar

Kemungkinan besar water jet tdk bisa untuk U turn boiler tube atau bentuknya yg komplek.

Tanggapan 6 – aarthatia

Betul, saya setuju dengan Pak Hadiwinoto, memang salah satu concern untuk profil U-tube atau sejenisnya maka masalah clogging cukup sulit diatasi memang setelah umur tertentu, katakanlah di atas 10 tahun.. Tapi kalau untuk water tube boiler kemungkinan straight tube ya antara water drum dan steam drumnya.. Mohon koreksinya..

Mungkin ada rekan yang bisa advise metode lainnya, maaf malah melebar pertanyaannya.

Tanggapan 7 – hendri rantau silalahi

Terimakasih rekan-rekan atas bantuannya, di tempat saya kerja, pembersihan pipa boiler menggunakan sikat besi yang dikopel dengan motor listrik (prinsipnya mirip sikat gigi otomatis) dan saya sedang berpikir mengganti metode itu dengan water jet cleaning.

Untuk kerak yang bandel, sebaiknya kita menggunakan chemical cleaning?

Tanggapan 8 – Slamet Hadi Cahyono

Mohon informasinya/referensinya jika ada perusahaan yang mampu menghandle pekerjaan tersebut (water jet Cleaning).

Terimakasih.

Tanggapan 9 – Hari Subono

Dear Rekan semuanya,

Ada beberapa metode mechanical cleaning untuk H/E, yaitu:

1. Water jet cleaning.

Biasanya:

– pada tekanan 5000 – 7000 psi untuk sumbatan yang ‘lembut’.

– pada tekanan 10000 – 20000 psi untuk sumbatan yang ‘keras’.

– hingga tekanan 30000 psi untuk hambatan super keras, contoh beberapa H/E di Chandra Asri.

Untuk ‘U’ tube memang menjadi kendala.

Metode ini sangat sering digunakan.

2. Pneumatic cleaning.

Hampir sama dengan ‘pigging’, bedanya yang mendorong adalah gas bertekanan (hingga 7 bar), namun hanya cocok untuk hambatan pada kategori lembut dan diameter yang tidak terhambat minimal 60% diameter aslinya. Metode ini cocok untuk pemeliharaan dikarenakan cepat dan murah.
Tidak ada kendala untuk ‘U’ tube.
Metode ini masih jarang digunakan.

3. Cavitation cleaning.

Cocok untuk type H/E apapun, baik yang shell & tubes maupun plate heat exchanger atau bentuk tidak beraturan sekalipun, syaratnya pipa tidak dalam keadaan buntu (harus ada celah). Kelemahannya adalah justru tidak dapat ‘mengikis’ hambatan yang dapat meng-adsorb ‘burst’ pada proses kavitasi seperti lumpur dan gel.
Dengan metode ini, pembersihan dapat dilakukan tanpa membongkar H/E shell & tubes maupun plate, sehingga sangat menghemat waktu dan biaya.
Di Indonesia, baru 1 perusahaan yang memiliki peralatan ini, itupun dipakai untuk mereka sendiri di Cikarang. Teknologi ini belum sampai 15 tahun terakhir digunakan, asal teknologi ini adalah dari Jepang.

Semoga bermanfaat.