Untuk mengatasi carry over oil yang menyebabkan lube oil press low, di modifikasi pada chillernya, jadi di chiller ini di instal pompa untuk mengembalikan carry over oil dari chiller ke dalam compressor. Tepatnya kita ambil suction line pompa tepat pada drain dari level glass pada chiller (chiller di lengkapi level glass) dan discharge line masuk pada suction compressor.
Untuk EC(evaporator condenser) kita dulu pake cooling water,kemudian di ganti dengan Fin Fan HE,dikarenakan heat transfer kurang maksimal dan DP inlet/oulet nya terlalu besar sehingga menyebabkan Discharge Pressure Compressor kena HH Alarm padahal load compressor masih rendah.

Tanya – Joko Lelono

Dear Milister,

Mohon pencerahannya atas kasus yang masih kami alami selama 1 tahun ini.

Di LPG Plant kami ada 2 loop refrigeration compressor, oil flooded type, — keduanya menggunakan proapane sebagai circulating refrigerant — satu untuk low suction compressor / LP ( 0.8 barG ) dan satu untuk high discharge compressor / HP ( 3.3 barG), keduanya men-discharge propane ke condenser yang menggunakan CW. Karena beda compression ratio, LP oil separator temperature sekitar 70 degC dan HP oil separator temperature sekitar 60 degC, keduanya memiliki discharge pressure 12~13 barG.

Kami beberapa kali mengalami lube oil loss / carry over ke evaporator ( chiller ) untuk yang LP. Semula kami menduga ini terjadi karena oil separator temperature untuk LP compressor terlalu panas, dan manufacturer menyamakan begitu saja design coalescer kedua compressor ini.

Namun pada kasus terakhir, ketika plant mulai beroperasi 100% capacity, kami meng-online economizer HP refrigeration yang selama ini belum pernah online. Ternyata, sehari setelah economizer online, HP compressor trip on low-low Lube oil leve. Data proses menunjukkan, beberapa saat sebelum trip on low-low Lube Oil level, temperature discharge / oil separator yang biasanya 60 degC menjadi 40 degC. Pada discharge pressure 12 barG, temperature 40 degC ini artinya saturated vapor / liquid propane, tidak lagi superheated.

Mohon pencerahannya dan advice solusi atas permasalahan di atas.

Tanggapan – raditya caesaryanto

Dear Pak Joko,

Kebetulan sekali pak, di tempat saya dulu juga pernah mengalami problem ini (lube oil press low, discharge press high). Saya pake compresor type screw,double stage pabrikan dari Mycom,dengan 1 oil separator pada sisi high stage. Untuk flow closed loopnya sbb:

Discharge compressor—Oil Separator—EC(evaporator condenser)—Economizer—Chiller.

Untuk mengatasi carry over oil yg menyebabkan lube oil press low, di tempat saya di modifikasi pada chillernya,jadi di chiller ini di instal pompa untuk mengembalikan carry over oil dari chiller ke dalam compressor. tepatnya kita ambil suction line pompa tepat pada drain dari level glass pada chiller (chiller di lengkapi level glass) dan discharge line masuk pada suction compressor.
Untuk EC(evaporator condenser) kita dulu pake cooling water,kemudian di ganti dengan Fin Fan HE,dikarenakan heat transfer kurang maksimal dan DP inlet/oulet nya terlalu besar sehingga menyebabkan Discharge Pressure Compressor kena HH Alarm padahal load compressor masih rendah.
Demikian pendapat saya semoga bisa menjadi masukan,maklum saya masih pemula di LPG plant.