Kalo bicara offshore pipeline: 0.3 m di DNV OSF-101 adalah minimum jarak vertical (see section 5-102). Sepanjang pengalaman saya, jarak 0.3 m tersebut relatif sulit diaplikasikan karena kondisi layout/profile lokasi dilapangan, jenis support yang akan dipakai, limitasi space maintenance, dll. Di ASME B31.8, tidak menyebutkan minimum distance, tetapi hanya disebutkan agar design dibuat sedemikian rupa untuk meminimalkan terjadinya electrical interference, diberikan proper protector, diusahakan dilokasi yg stabil (route selection).

Tanya – Eki_Primudi@kodeco

Buat para ahli Pipeline barangkali ada yang bisa share info bahwa Onshore and offshore Gas Pipeline ditempat kami sebesar 14 ‘ akan ada rencana dilewati oleh Gas pipeline dari KPS lain dengan ukuran 16’.
Mohon info barangkali ada aturan2 teknis Migas/Kode tentang kasus tsb.

Tanggapan 1 – Hasanuddin malik

Jarak antar pipeline bergantung dengan:

1. cathodic protection (polarisasi anode–> interference current from other structure)

2. regulasi pemerintah & code

3. fire hazard

4. maintenance consideration

regulasi pemerintah

Diamater pipa

Jarak minimum (meter)

inch

4 – 16 bar

16 – 50 bar

50 – 100 bar

14

4

4.5

16

4

4.5

Code

Untuk offshore, DNV OS F101 –>0.3 m

Tanggapan 2 – hasan uddin

Menambahkan/memperjelas untuk pihak p Eki (owner existing line):

Kalo bicara offshore pipeline:

0.3 m di DNV OSF-101 adalah minimum jarak vertical (see section 5-102). Sepanjang pengalaman saya, jarak 0.3 m tersebut relatif sulit diaplikasikan karena kondisi layout/profile lokasi dilapangan, jenis support yang akan dipakai, limitasi space maintenance, dll.

Di ASME B31.8, tidak menyebutkan minimum distance, tetapi hanya disebutkan agar design dibuat sedemikian rupa untuk meminimalkan terjadinya electrical interference, diberikan proper protector, diusahakan dilokasi yg stabil (route selection).

Suggest saya, selaku owner existing pipeline sebaiknya ikut terlibat aktif dalam interfacing review crossing design-nya. Anda harus bisa diyakinkan bahwa crossing tersebut benar2 safe bagi pipeline anda dengan ikut mereview:

1. Propose crossing layout/koordinat dan alignment sheet

2. Kalkukasi max free span (pada kondisi instalasi, hydrotest maupun operasi)

3. Crossing support design integrity (termasuk pemasangan USBL transponders untuk positioning bila perlu) termasuk installation offset-nya

4. Installation method (barge mooring, deployment of crossing support, ROV monitoring, laying of pipe+tension monitoring pada saat touch down di area crossing dan metrology as-installed line)

5. JSA, dll

Tanggapan 3 – Crootth Crootth

Mas Eko dari Kodeco,

berikut adalah masukan saya:

1. Untuk menentukan valid tidaknya resiko pemasangan pipa penyalur lain di dekat pipa penyalur yang dimiliki oleh perusahaan (KPS) lain salah satu metodenya adalah Quantitative Risk Assessment (QRA)

2. Secara umum jika failure rate pipa penyalur baru yang akan dipasang berada di bawah harga 1x10E-3 (year^-1) adalah TOLERABLE, artinya bisa diterima (dengan menerapkan rekomendasi hasil study QRA). Untuk resiko pada manusia yang terekspos oleh pipa penyalur tersebut nilainya diyatakan dalam IRPA.

3. Saya pribadi telah melakukan studi mandiri terhadap SELURUH jaringan pipa penyalur (panjang kurang lebih 1100 km) di Kalimantan Timur yang dikelola VICO Indonesia (mulai di install sejak awal 1970an), dan sejauh ini TIDAK PERNAH ada kecelakaan pipa penyalur yang menyebabkan ‘domino-effect’ terhadap pipa penyalur lain (pecahnya pipa penyalur lain).

4. Saya pernah melewati jalur pipa penyalur bawah tanah di daerah Gresik (dekat pelabuhan Gresik) dan saya melihat di atas pipa penyalur tersebut berdiri puluhan rumah, dan jika ditarik hinga RoW pipa tersebut, kemungkinan ratusan rumah terekspos oleh resiko fire/explosion pipa penyalur tersebut. Saya yakin resiko terhadap masyarakat (manusia yang tinggal di daerah RoW pipa penyalur) LEBIH BESAR dibanding resiko pipeline burst pada pipa penyalur tersebut oleh pipa penyalur lain.

Kesimpulannya?

1. Jika nilai failure rate dari pipa penyalur lain kurang dari 1x10E-3 (year^-1) pipa anda secara tolerable bisa dinyatakan aman dari domino effect. Nilai failure rate ini tentu saja dapat ditanyakan pada pihak perusahaan lain yang akan memasang pipa penyalurnya di dekat pipa penyalur perusahaan anda.

2. Tentang jarak yang diijinkan, sebaiknya berpatokan pada standar-standar internasional yang telah diuraikan panjang lebar oleh teman teman sebagaimana e-mail sebelumnya.

Semoga membantu…

Tanggapan 4 – Eki_Primudi@kodeco

Trims kepada Mas garong, Mas Hasanuddin dan Mas malik Ibrahim atas sharingnya.