Oxo-degradable proses penguraian kimiawi memerlukan sinar/panas untuk menguraikan plastik menjadi butiran lembut yang akan membahayakan bagi kesehatan manusia. Cadmium, kobalt, magnesium, dan beberapa unsur logam adalah unsur-unsur yang membantu penguraian plastik pada proses oxo-degradable.

Pembahasan – Mico Siahaan

Rekan-rekan,

Saat browsing saya menemukan tentang Oxium, plastik produksi perusahaan asli Indonesia PT Tirta Marta yang diklaim ramah lingkungan karena dalam 2 tahun bias terurai menjadi air, karbondioksida dan biomass.

http://oxium.net/index.html

Mengagumkan tapi terus terang saya kok jadi ragu-ragu karena literatur yang muncul saat Googling hanya menuju ke PT Tirta Marta dan klaim-klaim serta kampanye marketing mereka. Apakah ada rekan-rekan yang bisa mengkonfirmasikan kebenaran klaim mereka?

Karena kalau benar, tentu kita patut bangga. Namun jika tidak, berarti penipuan.

Tanggapan 1 – Wahyu Billie

Saya juga baru tahu setelah tersadar sewaktu makan di salah satu restoran fast food jepang yg sudah terkenal itu, katanya box stereofoam mereka sudah pakai oxium, jd sudah produk ‘green’.

Bagus sekali jika klaim ini benar seperti yg bapak katakan.

Tanggapan 2 – hadiwinoto_soedar

Mantaap perlu dicontoh, tapi sayangnya dagelan parto masih pakai steorfoam (kursi2an, dsbnya) padahal hampir setiap hari muncul di tv.

Tanggapan 3 – P4n71 Kom1n6

Bagaimanakan produk itu dikategorikan produk ‘Green’ ?

Plastik jenis ini masuk dalam kategori oxo-degradable,

Oxo-degradable proses penguraian kimiawi memerlukan sinar/panas untuk menguraikan plastik menjadi butiran lembut yang akan membahayakan bagi kesehatan manusia. Cadmium, kobalt, magnesium, dan beberapa unsur logam adalah unsur-unsur yang membantu penguraian plastik pada proses oxo-degradable.

Apabila jenis plastik ini terkena panas baru akan terurai, bagaimanakan bila plastik jenis ini tertanam di dalam tanah ?

Beberapa produk oxo yang beredar di Indonesia : EPI, Clariant, Oxium,P-life & dll.

Untuk penjelasan lebih komplit akan efek yang ditimbulkan oleh oxo-degrable, mungkin bisa baca:

Assessing the Environmental Impacts of Oxo-degradable Plastics Across Their Life

Cycle

Loughborough University

A research report completed for the Department for Environment, Food and Rural

Affairs (January 2010)

Published by the Department for Environment, Food and Rural Affairs

Department for Environment, Food and Rural Affairs

Nobel House

17 Smith Square

London SW1P 3JR

Tel: 020 7238 6000

Website: www.defra.gov.uk

© Queen’s

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 4 – Yudhistira Hayuatma

bukan teknologi yang sulit sekarang pak…

karena bisa hanya dengan proses pembuatan plastk biasa ditambah aditive agar bisa bio degradable…

tambahan referensi…

http://en.wikipedia.org/wiki/Biodegradable_plastic