Custody meter yg digunakan dlm serah terima hidrokarbon di Ditjen Migas adalah : Ijin tipe, Ijin perakit/perekayasa, FAT metering harus dihadiri oleh Ditjen Migas dan Ditjen Metrologi, dan Site Acceptance Test (biasa disebut SAT) setelah satu paket terangkai juga dihadiri oleh Ditjen Migas dan Metrologi.

Tanya – Muh. mahdi Alatas

Dear Team,

Saya ada permintaan untuk mengurus izin Migas, dimana system ini untuk custody Transfer menggunakan Coriolis, kalau boleh tahu apa saja yang diperlukan untuk mendapatkan izin migas supaya alat tersebut bisa digunakan sebagai Custody Transfer. Dan kalau ada kontak orang migasnya Pak.Thanks.

Tanggapan 1 – Gathot

Pak Muhdi,

Ijinkan sharing sedikit mengenai custody meter yg digunakan dlm serah terima hidrokarbon di Ditjen Migas adalah :

– Ijin tipe, meter yg akan digunakan sdh disetujui oleh Ditjen Migas. Dlm hal ini vendor/suplier meter yg menyediakan

– Ijin perakit/perekayasa, packager yg akan memfabrikasi paket meter sdh mendapat persetujuan Migas

– FAT metering harus dihadiri oleh Ditjen Migas dan Ditjen Metrologi

– Site Acceptance Test (biasa disebut SAT) stlh satu paket terangkai jg dihadiri oleh Ditjen Migas dan Metrologi

– Jika tahapan diatas sdh dilalui, Ditjen Metrologi akan mengeluarkan Sertifikat Kalibrasi sistem meter ini, berdasarkan sertifikat ini Ditjen Migas mengeluarkan Ijin Penggunaan sitem meter.

Sekarang utk lbh memudahkan packager dan end-user, PJIT yg terdaftar di Migas bisa mengurus Ijin Penggunaan Sistem Meter ini termasuk Prosedur Serah Terima. Di Migas sistem meter utk ijin penggunaan dibawah DMTO, Direktur Teknik dan Lingkungan. Silakan hubungi Pak Wardaya kasie dan Pak Bintara Kasubdit DMTO.

Semoga penjelasan singkat ini bisa membantu, silakan dilengkapi oleh rekan2 lainya.

Tanggapan 2 – Citra Marshal

Dear Pak Mahdi,

Saya coba bantu ya pak, biasanya kita harus menyertakan bukti Batching & Proving dari Meter yang kita gunakan. Misal, Saya mempunyai Metering system untuk Loading ke tanker pada suatu refinery, Untuk mendapat ijin dari dimet & Migas saya memberikan bukti 3 x batching report ke kapal & 3 x proving report setiap batchingnya.Selain dokument tersebut saya juga melampirkan dokument tank tiket & dokument resmi yang dipakai oleh Kumin untuk perhitungan custody sebagai referensi bahwa meter yang kita gunakan dapat digunakan sebagai custody transfer. Sebelum memanggil pihak Migas biasanya kita melakukan proses tersebut diatas dan User harus menyaksikan dan menyetujui bahwa Meter kita sudah coba digunakan sebagai custody transfer. Untuk Orang Migas yang saya tahu Bpk Ahmad Wahyu, tapi untuk No telp nya saya sudah hilang, karena Hp Saya Hilang. Mungkin bisa tanya ke Rekan-rekan senior yang pak. Trims