Boundaries wall dibuat untuk antisipasi kebocoran tank (baik oil tank, diesel tank, dsb) yang bias menyebabkan environment accident. Memang tidak ada acuan yang pasti untuk jarak dari tank, namun kebanyakan designer menetapkan 110% volume tanki terbesar atau 25% dari total volume beberapa tanki yang ada. Namun kebanyakan akan mengambil angka 110% guna mengantisipasi ‘dynamic faktor’ yang bisa saja menyebabkan suatu tank failure. Dalam mendesain bound wall memang tergantung dari ‘isi’ tanki itu sendiri. Hal yang biasa menjadi kompleks manakala tank tersebut dilengkapi insulation device yang mengandung banyak cooler oil maupun electrical device. Kapasitas oil untuk cooler system ini tentu saja harus menjadi ‘perhitungan’ tersendiri.

Tanya – Jarod Masrudin

Dear anggota milis,

Saya mau tanya tentang aturan membuat bund wall tangki seperti apa, samakah antara yang satu tangki dengan yang beberapa tangki dalam satu area? adakah standar acuannya. Mohon pencerahannya.

Tanggapan 1 – Areif Edy Kurniawan

Pak Jarod,

Sedikit menambahkan,

Sebelum memutuskan memakai bund wall (dike), apa jenis liquid stored(disimpan) dalam tangki?

Umumnya ada 3 penanganan liquid spill pada tangki:

1. drainage

2. remote impounding

3. dike (bundwall)

Kalau liquid yg disimpan hanya air (fire water atau potable water) maka drainage atau remote impounding cukup.

Diking umumnya digunakan untuk flamable/chemical liquid.

Design dike spt berikut:

1. a slope of not less than 1% away from the tank shall be provided for at least 15m or to the dike base, whichever is less.

2. The volumetric capacity of the diked area shall not be less than the greatest amount of liquid that can be released from the largest tank within the diked area, assuming a full tank. To allow for volume occupied by tanks, the capacity of the diked area enclosing more than one tank shall be calculated after deducting the volume of the tanks, other than the largest tank, below the height of the dike.

Nah masih ada beberapa point lagi sebgai pedoman, detailnya Pak jarod bisa temukan di NFPA 30, subsection 2.3.2.3.2 Impounding around Tanks by Diking.

Tanggapan 2 – Akh. Munawir

Nah kalau saya punya skenario tankinya rupture lalu seluruh volume oil tumpah dan terbakar maka saya pakai foam monitor untuk mematikannya api dalam bund.

Ya jadi seharusnya volume bund lebih besar donk dari pada volume tank itu sendiri … he3x.

Tanggapan 3 – Sayyid Hasan Al Hamid, ST

Sumbang saran,

Hehe… Kebetulan saya kemarin waktu di oil and gas pernah bersinggungan, dan sekaligus menguji informaso yg saya dapat tersebut karena saya sebagai kontraktor pd saat itu.
Jadi bund wall didesign utk menahan tumpahan isi tangki yg dikelilinginya, maka harus di design sesuai volume tangki total didalamnya, dan jarak antar tangki pun ada standartnya (walau saya g tau berapa standartnya).
Mungkin pelurusannya jika ada kawan2 yg lebih berkompeten didalamnya.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Juli 2011 ini dapat dilihat dalam file berikut :