Di Indonesia biasanya beda company maka certificate welder tidak bisa dipergunakan, jadi seolah-olah Certificate welder adalah Certificate Perusahaan bukan certificate Orang per orang, ini khususnya di Area Kerja MIGAS, oleh karena itu seseorang bisa memiliki lebih dari 1 Certificate dengan Qualifikasi yang sama (jika welder pindah perusahaan 4 x dalam 1 Tahun dengan 3 Posisi maka welder tersebut memiliki 12 Certificate dalam 1 tahun) itulah kondisi yang nyata di Indonesia. Jika Client sama maka biasanya cukup dengan menunjukkan Welder Log maka welder tersebut dapat memulai pekerjaan, tidak harus ti Performance ataupun di Sertifikasi ulang, asal sudah punya sertifikat sebelumnya dengan Perusahaan yang sama.

Tanya – fatchan udin

Dear Milister,

PT A sedang mengerjakan proyek pipeline di Prabumulih, kemudian PT A mendapatkan proyek pipeline di Jambi dengan client yang berbeda.
Yang saya tanyakan apakah boleh menggunakan welder yg di prabumulih dalam proyek yang di Jambi tanpa melakukan welder test di Jambi.

Mohon pencerhaannya.

Tanggapan 1 – Bagus Mulandono

Dear Pak Fatchan,

Seharusnya tidak masalah selama spec yang digunakan merefer ke code yang sama dan welder yang bersangkutan tidak berhenti melakukan pekerjaan pengelasan dalam kurun waktu tertentu. Kalau welder tersebut welder baru tentunya harus dilakukan welder test. Mohon koreksinya dari rekan2 Migas yang lainnya.

Tanggapan 2 – moch.mubarok

Pak Fatchan,

Itu tergantung dari kebijakan dari yang punya Project, saya rasa tiap-tiap perusahaan mempunyai aturan mengenai welder test ini. IMHO, tujuan dari welder test adalah memverifikasi bahwa welder mempunyai kemampuan melakukan pengelasan yang baik sesuai dengan WPS yang berlaku di suatu Project/Perusahaan. Untuk jenis pengelasan yang sama mungkin perusahaan yang satu dan lainnya punya WPS yang mungkin berbeda (meskipun mungkin bedanya sedikit saja).

Tanggapan 3 – Dirman Artib

Pak Fatchan,

Sedikit koreksi.

Tak ada hubungan langsung antara Welder dgn WPS.

Welder dan WPS punya hubungan tal langsung saja, di mana range dan parent metal untuk si welder boleh mengelas diatur oleh ASME dan AWS sesuai dgnm performance test yg dilakukan saat test, parent metal tentunya punya WPS, itu saja.
Jadi bisa saja si welder mengelas untuk WPS lain asal termasuk dalam range kualifikasinya, termasuk mengelas di kumpeni lain dan negara lain, asal tidak melanggar aturan negara tersebut yg kadangkala unik.

Tanggapan 4 – Ginting RasidinKalau di Indonesia biasanya beda company maka certificate welder tidak bisa dipergunakan, jadi seolah-olah Certificate welder adalah Certificate Perusahaan bukan certificate Orang per orang, ini khususnya di Area Kerja MIGAS, oleh karena itu seseorang bisa memiliki lebih dari 1 Certificate dengan Qualifikasi yang sama (jika welder pindah perusahaan 4 x dalam 1 Tahun dengan 3 Posisi maka welder tersebut memiliki 12 Certificate dalam 1 tahun) itulah kondisi yang nyata di Indonesia.

Jika Client sama maka biasanya cukup dengan menunjukkan Welder Log maka welder tersebut dapat memulai pekerjaan, tidak harus ti Performance ataupun di Sertifikasi ulang, asal sudah punya sertifikat sebelumnya dengan Perusahaan yang sama.

Kita berharap suatu saat kelak ada kemauan dari Pihak yang berwenang mengakui bahwa Certificate tersebut adalah kemampuan orang-perorang sehingga jika ada pekerjaan yang memiliki range qualifikasi yang memenuhi standard maka welder tersebut tidak harus disertifikasi ulang walaupun dengan Perusahaan yang berbeda, semogaaaa suatu saat kelak.

Tanggapan 5 – fatchan udin

Yth. Bapak2

Terima kasih atas penjelasan yang telah diberikan, semoga kasus seperti ini juga bermanfaat bagi2 teman teman milister yang lain.

Tanggapan 6 – andi yan

Pak,

Sepengetahuan saya, sejauh client tidak meminta, bisa aja tanpa re-test lagi, ASME menyatakan harus ditest lagi jika performance welder meragukan atau pindah dari suatu company ke company lain. Kalau menurut Aturan Migas, sejauh validitasnya masih berlaku dan masih pada company yang sama, sah2 saja, dan perlu diperhatikan ‘qualification range’ yang dimiliki welder apakah bisa memenuhi pekerjaan yang dibutuhkan.

Tanggapan 7 – jagoanneon11

Pak Fatchan,

Jika dilihat sertifikat welder yg dikeluarkan DitJen Migas tidak tertulis lokasi kerja dan klien. Selama welder msh bekerja di PT. A maka sertifikat tsb msh valid dan sah jika ketentuan di dalamnya tdk terabaikan. Tetapi kadang dlm suatu project, owner mempunyai spec yg menyatakan adanya performance test utk welder di project site terlepas sdh tersertifikasi ato belum. Kadang jg tidak perlu diuji lg kemampuan welder.

Silakan dicek di spec owner dan detail pekerjaan dlm kontrak.

Tanggapan 8 – Budi Nuriyanto

Pak Fatchan,

Kalo sesuai dng ASME IX selama welder tersebut masih qualified hal tersebut tidak masalah, kita refer ke sertifikat yang di keluarkan oleh MIGAS….di situ tertulis ‘ Kualifikasi juru las ini hanya berlaku pada perusahaan tersebut di atas sampai dengan……bla..bla..bla…Berarti welder tersebut kan masih bekerja pada perusahaan bapak. dan pastikan sertifikat masih valid, jadi gak perlu di qualifikasi lagi pak.

Tanggapan 9 – Johanes BS

Pak Fatchan,

IMHO, boleh Pak, selama welder masih tersertifikasi pada perusahaan tsb ya dimana perusahaan dpt kerjaan seharusnya welder tsb bisa bekerja selama kualifikasinya terpenuhi Pak.
Biasanya jika ada keraguan di klien dilakukan saja Performance Test untuk membuktikannya, cukup klien dan perusahaan tsb.

Tanggapan 10 – Ginting Rasidin

Dear Pak Fatchan,

Seharusnya bisa di Pakai yang penting Qualifiakasinya masih memenuhi Code apakah ASME, API atau AWS, Saran saya sebaiknya dibuatkan Welder Log pada saat welder tersebut bekerja di Prabumulih, kemudian Log ini nanti ditunjukkan ke Client di Jambi, dengan demikian para welder dapat langsung Bekerja dengan catatan para welder tidak pernah berhenti bekerja selama 3 bulan secara terus menerus (MIGAS Certtificate).

Semoga Sukses Pak.

Tanggapan 11 – Mulyadi Zainuri

Dear rekan,

Untuk hal ini kembali kita me-refer ke owner/class requirement. tidak sedikit project owner /owner representative yang menginginkan welder untuk re-qualification test yang tak lain untuk memastikan welder tersebut layak di project mereka. tetapi ada juga yang tak perlu re-test cukup dgn me review cv dan existing performance qualification test record yg masih valid tentunya.bagaimanapun tak salah kiranya rekan berdiskusi lebih dulu dgn class atau owner nya.