Arabian Gulf Oil Co (Agoco) milik Libya mengatakan perusahaan akan memulai lagi pengoperasian di dua kilangnya pada selambatnya bulan September, bertepatan dengan dimulainya produksi di lahan minyak Sariri dan Mesla.

Penulis : By Eric Watkins

Arabian Gulf Oil Co (Agoco) milik Libya mengatakan perusahaan akan memulai lagi pengoperasian di dua kilangnya pada selambatnya bulan September, bertepatan dengan dimulainya produksi di lahan minyak Sariri dan Mesla.

“Ketika kami memiliki produksi, kami dapat memulainya kembali. Produksi akan berakhir September atau hampir tidak sebelumnya,” kata pembicara Agoco, yang juga mengatakan perusahaan berencana akan memulai produksi dari dua lahan dibagian timur pada tanggal 15 September.

“Tekhnisi telah meninggalkan lahan,” menurut spokesman. Dua kilang, yang berada di lahan Sarir dan terminal ekspor Tobruk, memiliki kapasitas combined capacity of 30,000 b/d.

Pengumuman bertepatan dengan laporan yang dibuat oleh chairman National Oil Corp. Libya bahwa produksi minyak negara tidak akan kembali pada prewar levels sampai selambatnya awal tahun depan.

Banyak fasilitas minyak negara dilaporkan telah menderita kerusakan yang berat dan penjarahan selama konflik baru-baru ini antara pemberontak dan forces loyal dengan pemimpin Libya, Moammar Ghadafi.

Sumber: www.ogj.com