Kalau dari sisi process safety biasanya kita dapat diameter vent, pressure dan temperature dari process. Setelah itu di simulasikan dengan phast software atau software sejenis untuk mendapatkan tinggi vent stack dengan mengukur tinggi plume dari ground level atau level lain dengan mempertimbangkan tinggi personnel ditambah dg safety factor. Dengan cara tersebut diharapkan bisa mendapatkan tinggi vent stack yang paling aman untuk reseptor di sekitarnya.

Tanya – Riki/Reykenn Benk

Kepada Temen2 Migas se-indonesia, mohon sharing pengalaman rekan-rekan yang advanced dalam bidang vent stack karena saya sedang merancang vent stack namun saya belum yakin dengan hasil rancangan saya karena ke awaman saya dlm vent stack. adakah rekan-rekan yang pernah mendesign vent stack ( mencari H & D). tolong beri info referensi yang bisa saya tuju u/ merancang vent stack ?

Jika saya baca API 521, disana di beritahukan design flare stack dan bukan vent stack, karena kunci utama dalam design vent stack saya yakni agar gas yang melewati vent stack tidak mengalami perubahan fase ( kondensasi) dikarenakan jika terjadi kondensasi maka dinding vent stack akan terkorosi. oleh karena itu mohon sharing rekan2 u/ memberi pencerahan saya dalam mendesign vent stack tersebut.

Tanggapan 1 – Moh Darwis

Pak Riki,

Untuk menentukan suatu gas condense atau tidak, depend dari :

– Dew point gas tsb (pada pressure tertentu).

– Operating condition-nya (Pressure & Temperature).

Jika dew point gas tsb pada operating pressure yang diinginkan masih dibawah operating temperaturenya, maka gas tsb tidak akan condense.

Profile operating pressure & temparature suatu gas yang direlease hingga vent stack, bisa diprediksi dengan membuat simulation di Flarenet, dimana anda harus membuat profile pipe of gas tsb dari release point sampai ke vent stack. Data yang diperlukan adalah gas composition, elevasi, pipe length, diameter, dll.

Tanggapan 2 – ariesyiha

Okay semoga membantu,

Kalau dari sisi process safety.. Biasanya kita dapat diameter vent, pressure n temperature dari process… Stelah itu di simulasikan dg phast software atau software sejenis… untuk mendapatkan tinggi vent stack dg mengukur tinggi plume dari ground level atau level lain dg mempertimbangkan tinggi personnel ditambah dg safety factor… Dengan cara tersebut diharapkan bisa mendapatkan tinggi vent stack yang paling aman untuk reseptor di sekitarnya.

Tanggapan 3 – ‘Akh. Munawir’

Tidak hanya kondensasi yang dipertimbangkan, gas/vapour apa yg di venting/released ? outlet at safe location? arah angin ? juga perlu dipertimbangkan.

Tanggapan 4 – Riki/Reykenn Benk

Terimakasih pak Munawir atas respon nya namun, yang di jadi tinjauan dalam design hanya perubahan fase gas menjadi liquid pak, sedangkan arah angin dan outlet konsentrasi gas sudah sesuai baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan, namun kami hanya ingin mengoptimalisasi tinggi dan diameter kebutuhan dalam merancang stack dengan kondisi tersebut. bisakah saya meminta referensi buku atau ebook (sejenisnya) yang dapat menjadi acuan bagi saya dalam mendesign vent stack tersebut sesuai kondisi yang ada.
Outlet gas terdiri dari : CO2,CO, SO2,NO2,dust. dari data komposisi keluar gas masih range aman sesuai baku mutu lingkungan Indonesia.
mohon share pengetahuan dan pengalaman bapak2 dan ibu2 Migas.

Tanggapan 5 – ‘Akh. Munawir’

maaf nih mas riki, saya belum punya buku yang dimaksud.