Dari sisi design, utk membuat flare stack berdiri, pemilihan structure yang biasa di pakai adlh : 1. dengan guy wire (sling yg di beri gaya tension sedemikian rupa) agar flare stack tidak bergerak kemanamana; 2. dengan derrick structure (ada yang tripod atau square) utk menahan flare stack tdk bergerak kemanamana. Bila kita tinjau analisa structurenya, flare (+ structure penahannya) hanya menerima gaya external horisontal dr angin dan gempa, selain berat sendiri dan sdkt operation load.

Tanya – b_zoels

Migaser

Bisa share information untuk subject di atas.

Tanggapan 1 – Firman Astrea

coba cek di API-537…

Tanggapan 2 – ricky k. hariyadi

Ini point yg ditanyakan apa ya, sepertinya flare stack tak ada deflection, mungkin strighten atas verticality kali ya. . !

Tanggapan 3 – b_zoels

Yang dimaksud deflection akibat external load seperti angin dan gempa. Apakah dapat digunakan allowable deflection pada structure umumnya atau ada ketentuan khusus untuk flare stack. Di document yang saya pegang hanya menyebutkan 1/500 H. Tidak dijelaskan apa pada saat instalasi atau sudah terbebani oleh external load.

Tanggapan 4 – ricky k. hariyadi

Kalau gak salah itu utk aplikasi pada saat const. Utk penentuan stightness verticality ato plumb kalau dilihat dg TS. Flare stack tak ada external load, kecuali wind load. Tapi kalau wind load, tentunya uda di back up oleh guy wire sling tension, kalau tak memakai tripod.
Begitu juga kalau memakai tripod jacket, semestinya tak kan ada lendutan. Karena itu bagian dari structure.

Tanggapan 5 – Andi Setiyono

Setuju dgn pak Ricky, untuk pemahaman construction phase yaitu verticality dan plumbness.

Pemahaman saya dr sisi design, utk membuat flare stack berdiri, pemilihan structure yg biasa di pakai adlh :

1. dgn guy wire (sling yg di beri gaya tension sedemikian rupa) agar flare stack tidak bergerak kemanamana.

2. Dgn derrick structure (ada yang tripod atau square) utk menahan flare stack tdk bergerak kemanamana.

Bila kita tinjau analisa structurenya, flare (+ structure penahannya) hanya menerima gaya external horisontal dr angin dan gempa, selain berat sendiri dan sdkt operation load.

Nah, gaya external tersebut lah yang mengakibatkan flare stack (+ structure penahannya) bisa bergerak horizontal (deflection).

Angka pergerakan ini yang di batasi agar structure dapat memenuhi kaidah keamanan dan kenyamanan. Sehingga angka ini pasti ada nilai nya, tidak bisa zero.

Normal untuk structure, pergerakan yg di ijinkan berkisar di angka H/200 s/d H/600 atau bisa lebih besar lagi, tergantung code yg di pakai.

Jadi, bapak tinggal pilih code mana yg di pakai dalam project specification (API, TEA, dll).

Thus, point nya adalah, flare stack pasti mengalami pergerakan horisontal akibat gaya luar yg dia terima lalu di salurkan ke structure, sdgkn structure nya sendiri pun juga menerima gaya luar pd body nya sendiri.

Demikian, harap maklum

Tanggapan 6 – Dirman Artib

Kok bisa Flare Stack deflection?

Mungkin maksudnya plumbness (ke-vertikal-an nya ) dari flarestack tsb. kali ya pak ?