Mohon advisenya untuk prosedure untuk pekerjaan welding dengan base material CS (A216 Gr WCB)ke SS 316, sebelumnya kami pernah mengerjakan welding CS ke SS dengan menggunakan filler rod 309 (Overlay). Namun saat ini customer meminta untuk di upgrade dengan SS 316, pertanyaan kami adalah adakah prosedure yang menerangkan pekerjaan welding dengan base metal CS kemudian langsung dioverlay dengan SS316 tanpa filler 309 dahulu.

Tanya – Riki Sapari

Selamat pagi pakar Welding dan Komunitas MIGAS,

Mohon advisenya untuk prosedure untuk pekerjaan welding dengan base material CS (A216 Gr WCB)ke SS 316, sebelumnya kami pernah mengerjakan welding CS ke SS dengan menggunakan filler rod 309 (Overlay). Namun saat ini customer meminta untuk di upgrade dengan SS 316, pertanyaan kami adalah adakah prosedure yang menerangkan pekerjaan welding dengan base metal CS kemudian langsung dioverlay dengan SS316 tanpa filler 309 dahulu.

Mohon petunjuknya mengenai hal ini mengingat keterbatasan saya dalam hal welding (metallurgi).

Tanggapan 1 – novembri nov

Pak Riki

Material bapak gate valve atau apa pak ? Kalau overlay memang biasanya menggunakan 309 dengan pertimbangan dilution unsur Crom yang lebih tinggi yaitu sekitar 22% s.d 24% dibandingkan dengan 316 dengan kadar Cr 16% s.d 18%. Dengan kadar Cr tinggi bada daerah boundaries ini diharapkan kemampuan korosinya lebih tinggi. Kalau clientnya meminta menggunakan 316 mungkin dengan pertimbangan untuk menekan kadar carbon mak 0.08% sehingga sensitasi bisa seminimal mungkin. Apakah memang yang diinginkan client untuk menekan sensitasi ? Pak Riki bisa diskusikan dengan cleint langsung…

Menurut saya tetap yang terbaik menggunakan 309 terlebih dahulu karena hasil dilution Cr akan tetap tinggi di perbatasan CS dan SS.

Tanggapan 2 – danang indrasworo

Pak Riki,

Untuk lebih jelasnya mungkin sebaiknya diinfokan juga mengenai proses las yang
dipakai serta aplikasinya. Dan Tujuan overlay bapak.
Saya hanya menambahkan info dibawah ini. Kalo kita asumsikan bapak melakukan
pengelasan menggunakan proses SMAW maka aturan mengenai batasan komposisi yang
dipakai untuk kawat las haruslah mengacu pada SFA 5.4 ASME II Part C. Berikut
ini adalah perbedaan sekilas sesuai table dari ASME II tersebut.
SS 309, Cmax- 0.15%, Cr- 22-25%, Ni-12-14%, Mo, 0.75% max. Sedangkan untuk Grade
309L kadar Max Carbon dibatasi hingga max 0.04% saja selebihnya batasan unsur
lain sama.

SS 316, Cmax- 0.08%, Cr- 17-20%, Ni-11-14%, Mo, 2-3% max. Sedangkan untuk Grade
316L kadar Max Carbon juga dibatasi hingga max 0.04% saja selebihnya batasan
unsur lain sama.

Pada pengelasan dissimilar metal yaitu antara CS dengan 316 ini yang harus
diperhatikan adalah pemilihan filler metal yang cocok agar tidak terjadi dilusi
berlebihan filler metal dengan base metal yang akan merugikan (hilangnya atau
menurunnya ketahanan korosi) material pada sambungan las yang baru. Dan juga
harus diperhatikan faktor2 lain selama proses pengelasan yang bisa berakibat
hilangnya ketahanan korosi dan berpotensi menimbulkan crack.
Pada pengelasan jenis ini, yang harus dihindari adalah terbentuknya pengendapan
Chromium Carbide di batas butir sebagai akibat adanya faktor pendukung seperti
kandungan Carbon yang tinggi dan juga pengelasan didaerah sensitasi atau (kurang
lebih 500 -700 derajat C). Pengendapan Chromium Carbide ini menyebabkan
hilangnya ketahanan korosi karena kandungan Chromium yang berkurang.
Oleh karena itu, pemilihan filler metal (kawat las) harus memiliki kandungan Cr
yang tinggi dan kadar Carbon yang rendah. Jika dilihat dari kandungan unsur
tersebut, sebaiknya memang dipilih kawat las 309L karena memenuhi kriteria
tersebut dengan pembatasan kadar karbon max 0.04%. Dengan demikian akan
meningkatkan ketahanan korosinya pada daerah batas butir karena possibility
terbentuknya chorium carbide berkurang.
Atau bapak bisa menggunakan jenis filler dengan tambahan penstabil grade (unsur
Niobium /Colobium) untuk meningkatkan ketahanan korosi di batas butir ini.
CMIIW

Tanggapan 3 – DARMAYADI

Karena ada catatan ‘Urgent ‘, maka saya jawabnya singkat aja .
Untuk dissimilar CS + SS 316, gunakan filler material E 309L-Mo.

Tanggapan 4 -Riki Sapari

Terima kasih atas jawaban yang telah diberikan oleh beberapa rekan pakar welding yang menjawab email saya berikut.

Tanggapan 5 – Dirman Artib

Setelah lewat yg URGENT, maka diskusi lebih dalam tentang teori terbentuknya Chromium Carbide boleh dilanjutkan sembari mudik.

Bagaimana fenomena terbentuknya Chromium Carbide tersebut ?
(Bisa ditulis Cr-Fe3C?)

Apa penyebabnya?