Laser scanning bisa digunakan untuk survey terutama pada brownfiled project, misal modifikasi di platform. Survey dilakukan dengan menscan platform beberapa kali dari berbagai posisi…. hasil survey berupa 3D model yg bisa dibaca di PDMS atau autocad. Selanjutnya pekerjaan modifikasi mulai dilakukan berbekal 3D model yang akurat, selain meminimalisir kesalahan, tim survey tidak perlu banyak. Sayangnya di indonesia sepertinya baru sedikit yang mengoptimalkan teknologi ini.

Tanya – adityo.kuncoro

Maaf mungkin ada teman2 atau para senior yang bisa menjelaskan apa yang dimaksud
dengan laser scanning (maklum, saya baru beberapa bulan bekerja di industry migas).
Terima kasih.

Tanggapan 1 – Ahmad Solikhin

Untuk dunia migas, laser scanning bisa digunakan untuk survey terutama pada brownfiled project… misal modifikasi di platform. survey dilakukan dengan menscan platform beberapa kali dari berbagai posisi…. hasil survey berupa 3D model yg bisa dibaca di PDMS atau autocad. selanjutnya pekerjaan modifikasi mulai dilakukan berbekal 3D model yg akurat…. selain meminimalisir kesalahan, tim survey nggak perlu banyak2… sayangnya di indonesia sepertinya baru sedikit yg mengoptimalkan teknologi ini.

Tanggapan 2 – Gerhard Indra

Pak Ahmad,

Di Indonesia sudah ada perusahaan yang memberikan service ini kah?

Kalau boleh bisa dishare japri kah?

Tanggapan 3 – ‘Sketska N.’

Pak Ahmad,

Baru sedikit yang meng optimalkan atau karena biaya? Terakhir saya kerja kan bid proposal yang mana User nya minta 3d scanning, project ‘brown field’
Mungkin / bisa jadi jika project Offshore, Marine maka 3d scanning menjadi ekonomis tetapi pengalaman saya untuk onshore, tidak. Ini share saja berdasarkan diskusi saya dgn rekan Estimator.

Tanggapan 4 – Ahmad Solikhin

Correct Sir,

Laser scanning lbh menguntungkan untuk project offshore… tetapi blm tentu
mahal untuk project onshore, tergantung kompleksitasnya. kalau yang dimodif
tidak terlalu sulit dan sedikit, tentu cukup survey manual memakai jasa pipe
fitter+piping designer utk pekerjaan survey piping. tp kalau skala projectnya
besar dan tingkat kesulitannya tinggi, akurasi akan menjadi isu… ketika
estimate mungkin hal ini yg kurang diperhitungkan. sehingga ketika eksekusi
banyak rework karena dimensi yang kurang akurat. Beberapa contoh keunggulan
teknologi ini bisa di-googling…

Mengenai ongkos menurut saya bisa dioptimalkan Pak sbb,

-sewa alat 1-2 tahun yang lalu sekitar USD 1500/ day… satu WHP bisa 1-2 hari
survey dapat complete 3D model including structure, electrical-instrument,
piping, & everything…. termasuk kalau ada burung yang sedang iseng nongkrong
di platform juga tergambar 3D.
Kira2 untuk on shore, sebanding dengan luas area WHP ukuran sedang… cmiiw

-bayar operator scan+pemrosesan data, daily rate-nya saia kurang paham

Kalau disubkon-kan tentunya harga jadi berlipat-lipat secara pemain laser
scanning masih sedikit, itupun sepertinya belum ada perusahaan lokal yang
bermain. bahkan perush dari malaysia pun cari lahan di sini.

Ini cuma personal opinion loch, yang lebih kompeten untuk menjelaskan mungkin
Pak Made Munada, mudah2an beliau baca diskusi ini.

Tanggapan 5 – ‘Supriyono’

Sebelumnya saya dan keluarga mengucapkan Selamat hari raya iedul fitri mohon maaf lahir dan bathin.

Ditempat saya bekerja belum lama ini baru saja menyelesaikan pekerjaan laser scan untuk pekerjaan brown field baik onshore dan offshore yang di lakukan oleh perusahaan lokal dari Bandung. Untuk onshore hasil laser scan kami gunakan sebagai asbuilt karena beberapa plant tidak memiliki 3d model. Saya kira mahal atau tidaknya pekerjaan laser scan bisa di bandingkan dengan hasil dan manfaat dari laser scan tersebut. Karena sebatas yang saya tahu, hasil laser scan dapat meminimalkan rework pekerjaan pada saat kontruksi karena kita dapat mengecek dari awal apakah desain baru clash degan existing atau tidak etc.
Hal ini dapat di rasakan manfaatnya pada brown field project yang biasanya asbuilt drawing yang ada tidak sesuai lagi dengan kondisi lapangan yang di sebabkan modifikasi kebutuhan operasi yang kemungkinan tidak meng update 3d model atau asbuilt drawing yg ada.

Tanggapan 6 – Ahmad Solikhin

Setuju Mas Supri,

Perusahaannya dari bandung, tp kepunyaan asing juga Mas… sepertinya itu satu2nya pemain laser scanning di indonesia…. di bidang ini sepertinya blm ada pemain lokal, mungkin karena marketnya masih minim.

Tanggapan 7 – ‘Hasanuddin’

Menambahkan sedikit

Setahu saya, ada beberapa perusahaan yang bisa memprovide laser scanning di Indonesia. Setidaknya ada 4 perusahaan, di Bandung dan Jakarta.

Seingat saya provider tsb ada yang perusahaan nasional dan ada pula yang perusahaan dalam negeri dengan sistim keagenan/representasi dari overseas laser scanning comp.

Tanggapan 8 – adityo hari kuncoro

Terima kasih untuk infonya pak. kalau boleh saya minta contact person untuk pemain laser scanning di indonesia. bisa share via japri pak.