Untuk memastikan koneksi yang lebih baik, ada baiknya ditambahkan koneksi kabel yang menghubungkan langsung antara struktur dan clamp/anode dengan menggunakan thermit welding. Kabelnya yang resist terhadap air laut, misalnya class EPR/CSPE atau Kynar/HMWPE.
Kabelnya jangan lupa diikat ke struktur ya.. supaya tidak mudah putus/lepas.

Tanya – Bagus Mulandono

Dear Rekan Migas,

Saya akan melakukan pemasangan anode untuk platform existing dimana menurut spec project kita tidak akan melakukan pengelasan anode support didalam air. Rencananya anode akan kita clamp ke existing structure. Saya sedikit ragu apakah anode akan bekerja dengan baik karena contact antara new anodes dan existing structure hanya berdasarkan kekuatan baut clamp. Adakah treatment khusus yang perlu dilakukan pada sistem anode yang baru agar dapat bekerja dengan baik? Mohon pencerahannya dari rekan-rekan Migas.

Tanggapan 1 – herlambang sunyoto

Salam Pak Bagus,

Sejauh ini yang kami lakukan di area kami, semuanya menggunakan bolt & nut joint system. Antara anode ke support jelas welding joint (tapi inikan di las/joint di yard/di atas barge atau kapal yang digunakan untuk team pemasang/diving). Kemudian baru clamp ke main member (bisa bracing/leg platform). Yang jelas design bolt & nut itukan sudah dikalkulasi oleh engineering, saya yakin kuat. Beban yang mengenai anodes adalah beban arus dan gelombang. Dan paling kritis beban di area spash zone. Wave & swell yang rough & height. Hati-2 jangan paksa diver bekerja pada saat kondisi seperti ini. Ingat Pak keselamatan yang utama.

Saya punya drawing detail anode structure apabila anda membutuhkan. Perlu diketahui juga data dimana anode akan diclamp, yaitu data diameter leg/bracing dari platform tersebut.

Tanggapan 2 – Faisal Reza

Saya kira tidak ada masalah asal ini perlu dilakukan stabbing misalnya 1 atau 2 tahun sekali utk mengetahui kinerja anode2 tsb juga dan inspeksi visual utk mem verivikasi kualitas sambugan2 bolt/nut ya di waktu operasi.

Kami juga pernah melakukan ini meski kalau di daerah splash zone kita masih prefer ke sambungan welding.

Tanggapan 3 – Isya Muhajirin

Pak Bagus,

Sepengetahuan saya ada jenis clamp yg di-manufaktur oleh perusahaan tertentu memiliki bagian yg akan ‘menggigit’ struktur. Sehingga ketika clamp dipasang ia akan menancap dan kontak antara anode – struktur terjadi. Untuk case clamp jenis ini harus diperhatikan dimensi clamp agar betul2 ‘tight’ dengan lokasi member. Mekanisme clamp menjepit struktur juga mungkin perlu dilihat lagi sehingga kemungkinan untuk menjadi loggar dikemudian hari bisa diminimalisir. Terakhir yg juga penting adalah sambungan kabel anode ke clamp menggunakan jenis sambungan seperti apa. Antisipasi apabila ketika di-instal terlepas ataupun tidak tersambung sehingga anode tidak terhubung dengan struktur.

Tanggapan 4 – Teguh Budi Santoso

Pak Bagus,

Kalau metoda pemasangan anoda korban dengan baut, memang agak riskan disisi elektrikal kontak dengan strukturnya. Paling yang dapat kita lakukan adalah dari sisi pengawasan pemasangan dan monitoring di kemudian hari. Harus ada pengukuran potensial struktur pada saat belum terpasang anoda korban, sesaat setelah terpasang, satu minggu setelah terpasang. Monitoring ke depannya .. Ya bisa 6 bulan sekali … CMIIW.

Tanggapan 5 – Triez trisworo99

Dear Pak Bagus,

Jenis anode type,nya apa memang, Pak. Long slender Stand-off, Short/long flush mounted atau bracelet?

Seingat saya dulu saya pernah liat vendor masang di plem memang ada clampnya seingat saya selain bolting. Dulu kita pake short flush mounted.
Siapa tahu masih ada gambarnya dulu, coba tar klo ada saya kirim via japri untuk share2 aja.

Tanggapan 6 – Bashari R Roszardi

Pak Bagus,

Sedikit menambahkan saja masukan dari senior-senior sebelumnya,
Untuk memastikan koneksi yang lebih baik, ada baiknya ditambahkan koneksi kabel yang menghubungkan langsung antara struktur dan clamp/anode dengan menggunakan thermit welding. Kabelnya yang resist terhadap air laut, misalnya class EPR/CSPE atau Kynar/HMWPE.
Kabelnya jangan lupa diikat ke struktur ya.. supaya tidak mudah putus/lepas..

Tanggapan 7 – ‘Bagus Mulandono’

Dear rekan-rekan Migas,

Terimakasih atas masukannya. Saran rekan-rekan akan saya menjadi masukan yang bagi team engineering kami. Usulan untuk menambahkan kabel sangat menarik mengingat dari engineering drawing tidak tidak dicantumkan adanya kabel yang menghubungkan anode ke main structure.

Tanggapan 8 – herlambang sunyoto

Pak Iqbal,

sorry saya tidak tampilkan secara komplit untuk bagian keterangan gambar. Saya kira ini sudah representative.

Tanggapan 9 – Iqbal M

Pak Herlambang,

Tidak masalah pak.
Trm ksh atas share filenya.

Tanggapan 10 – ‘Bagus Mulandono’

Dear Pak Triez,

Anode ini akan dipasang pada struktur jacket. Untuk type anode saya kurang paham (ternyata banyak yah typenya :P). Anodenya sendiri sebenarnya typical dengan type anode yang dipasang di jacket pada umumnya, hanya saja pada setiap kaki2nya diberi clamp. anode support dilas ke setiap clampnya. Kemudian rangkaian anode akan diclamp ke jacket bracing. Wah kalau punya contoh gambar beberapa type anode yang biasa dipasang di brownfield platform, saya mohon di japri pak.