Equipment yang biasa digunakan utk offshore heavy lifting : 1. Crane Barge ( Barge berikut crane yang kapasitas lifting sesuai dengan module / barang yang akan anda pasang di offshore);
2. Tugger winch (winch yang biasa digunakan utk mengontrol module saat di angkat supaya tidak bergerak ‘uncontrolled’, Winch dihubungkan ke module sebelumt crane mengangkat module); 3. Crawler crane / mobile crane. Biasanya crane tambahan ini untuk membantu pengangkatan barang yang lumayan panjang, (main crane di point lifting yang ujung dan crawler crane utk sisi lainnya). Kadang crawler juga bisa utk mempercepat pemindahan item2 di dalam working barge tsb.

Tanya – Muhammad Yusuf

Saya minta pencerahan mengenai heavy lifting utk pekerjaan di Off Shore, apa saja equipment yang dibutuhkan begitu juga dengan sequence pekerjaannya.

Terima kasih,

Tanggapan 1 – Muhammad Yusuf

Mas Bagus,

Saya coba bantu jelaskan secara umum

Equipment yang biasa digunakan utk offshore heavy lifting,

1. Crane Barge ( Barge berikut crane yang kapasitas lifting sesuai dengan module / barang yang akan anda pasang di offshore).

2. Tugger winch (winch yang biasa digunakan utk mengontrol module saat di angkat supaya tidak bergerak ‘uncontrolled’,

Winch dihubungkan ke module sebelumt crane mengangkat module)

3. Crawler crane / mobile crane. Biasanya crane tambahan ini untuk membantu pengangkatan barang yang lumayan panjang, (main crane di point lifting yang ujung dan crawler crane utk sisi lainnya)

Kadang crawler juga bisa utk mempercepat pemindahan item2 di dalam working barge tsb.

4. Fork lift, (if required) utk memindahkan barang2 secara cepat di atas barge.

5. Positioning system equipment ( if required), jika harus pasang module baru di tengah laut, berarti harus ada minimal DGPS system agar lokasi module yang akan dipasang sesuai dengan target.

6. Diving system (if required), jika ada inspeksi bawah laut atau handling by diver, misalkan pengencangan baut yang kendor akibat piling, dsb.

7. Welding system, dan cutting system.

8. ROV (Remote Operating Vehicle), (if required), untuk inspeksi atau monitor Subsea structure misalkan jacket, pile, mudmat condition dsb, tanpa menggunakan jasa diver.

9. Internal Clamp (if required) biasanya utk mengangkat dan menjepit pile shg bisa diangkat dan di pasang pada lokasi (misalkan jacket leg atau jacket sleeve)

10. Hammer berikut power pack unit (bisa berupa tipe diesel, steam atau hydraulic) vendornya bisa dari Delmag , Menck, IHC, Vulcan dsb).
Hammer digunakan utk pile foundation driving.

11. Bear cage (if required) digunakan utk membanti persiapan welding antara pile yang baru selesai di driving dengan pile baru diatasnya.

12. Genset.

13. Sling, Shackle, chain dan semua lifting gear appurtenance yang dibutuhkan.,( contoh vendornya crosby, green pin, franklin, gaylin dsb.)

Harap diingat tentang sertifikasi dari semua equipment tsb harus layak pakai oleh authorized body (misalakan certified third party, MIGAS atau badan apa saja yang disyaratkan oleh project spesiifkasi)

Mengenai sequencenya ,

Insya Allah akan saya jelaskan secara terpisah.

Rekan2 migas mohon di lengkapi atau dikoreksi.

Tanggapan 2 – Bagus Setiawan

Pak Yusuf,

Terima kasih dengan pencerahan alat-alat lifting yang digunakan di Off-Shore, utk mudah dipahami mungkinkah dimunculkan sequence visualnya?

Karena saya masih sangat awam dengan hal ini.

Saya sangat menyukai perihal Konstruksi berat seperti yang di ulas Media elektronik Discovery Channel tentang Megastructure building yang mana bisa kita beli ditoko-toko kaset tetapi saya belum mendapatkan tentang pembangunan konstruksi di Off-Shore. Mungkin ada teman-teman yang punya website tentang hal ini?

Tanggapan 3 – Ridwan Kurniawan

Mas Bagus,

Kalo nggak salah dulu, Discovery channel juga pernah menayangkan pembangunan lapangan Sakhalin dan Snohvit.
Namun acaranya bukan Megastructure tapi Extreme Engineering.
Coba aja di search di website-nya Discovery channel.