Mohon pencerahannya, bila kita ingin mengadakan hazop wokshop dan simulasi dari
suatu plant, apa saja yang harus disiapkan.

Tanya – aaswi@yahoo

Dear rekan rekan milis,

Mohon pencerahannya, bila kita ingin mengadakan hazop wokshop dan simulasi dari
suatu plant, apa saja yg harus disiapkan.
Terima kasih.

Tanggapan 1 – alfiyansyah

Pak Aswi,

Pertanyaan sampeyan terlalu umum nih ? Kalo sekedar penjelasan bagaimana pelaksanaan Hazop sudah cukup banyak diskusi yg pernah berlangsung di milist, buka saja arsip lama atau pergi ke tautan www.migas-indonesia.net atau .com yg sudah digagas Alm Pak Budhi sebelumnya. Kuncinya ada di Hazop Facilitator, scriber, peserta, dokumen yg sudah tersedia dan aturan yg berlaku di persh anda termasuk risk matrixnya jika ada.
Nanti saya tambah artikel2 ke sampeyan kalo masih belum cukup dari arsip yg sudah ada.

Utk simulasi menurut saya ini case by case tidak bisa digeneralisir harus jelas dulu pertanyaannya utk plant apa, data2 proses apa saja yg ada dan maksud simulasinya apa, apa utk greenfield atau brownfield atau darkbrownfield…hehehe..banyak kok yg bisa jelasin lebih disini kalo anda lebih mendetilkan dalam pertanyaannya.

Tanggapan 2 – Dirman Artib

Alvin dan penanya yth.

Jawaban singkat dan hampir benar adalah anda harus membaca IEC 61882.

Silahkan koreksi kalau salah.

Tanggapan 3 – alfiyansyah

Uda Dirman,

Kalo benar cuma tahap persiapan Hazop siih memang referensi IEC dsb. baik dan bagus utk dibaca. Tapi kl sudah akan melaksanakan ya sudah ngga kepake lagi selain kunci yg saya sebut sebelumnya…

Tanggapan 4 – Dirman Artib

IEC sebagai pengetahuan sudah cukup, tetapi bila ingin pengetahuan detail tahap-demi-tahap maka mesti baca salah satu Hazop procedure dari sebuah perusahaan yang sudah berulang-ulang melakukannya. Termasuk juga di sana akan diterangkan secara rinci penggunaan tools dan technique bagaimana ber-Hazop. Bisa saja terjadi sebuah organisasi akan berbeda gaya dalam mengunyah-ngunyah Hazop.

Tanggapan 5 – aaswi

Pa Alvin yth,

Terima kasih atas masukannya dan saya mencoba utk merinci plant yaitu CNG(compressed natural gas). Typical dengan CNG mother station. Disana ada dryer, compressor, priiority panel, dispenser dan skid tube 40ft. Modus tranportasinya CNG skid tube trailer. Dan sekarang sudah fase konstruksi, rencananya oktber ini akan commissioning.
Begitu Pa.
Terima kasih

Tanggapan 6 – Dirman Artib

Kalau sudah fase konstruksi, apanya lagi yg di Hazop?
Hazop itu dilakukan sewaktu P&ID akan di ‘approved’ baik untuk ‘AFD (Approved for Design) sewaktu Basic Engineering, maupun untuk ‘AFC’ sewaktu Detail Design. Sehingga P&ID dapat direvisi atau dirobah jika ada temuan yg relevant.

Tanggapan 7 – Alvin Alfiyansyah

Pak Aswi,

Jika memang sudah masuk tahap konstruksi lebih baik focus kepada commisioning review, PSSR, Start Up Risk Assessment selain aktifitas yang didokumentasikan untuk keperluan HSE sehari-hari seperti Permit to Work system, JHA/JSA/HIRA, SOP, MOC (jika banyak perubahan apalagi dalam fabrikasinya dan pastikan aspek Safety in Design terpenuhi) dan CSMS tentunya, IMHO and CMIIW.

Tanggapan 8 – Akh. Munawir

Betul P’ Alvin,

Bisa juga sih HAZOP saat akan Start-Up in Case ada perubahan Process Parameter, contohnya jika plant didesain untuk 5 – 20 mmscf, tetapi karena sesuatu hal … secara temporary Top Management memutuskan untuk running di 4 mmscf.

Tanggapan 9 – Dirman Artib

Kalau sudah merobah proses parameter bukankah sudah merobah konsep design ?
Kalau sudah merobah konsep design tentunya bukan hanya Hazop yg harus dilakukan, bahkan lebih banyak pekerjaan dan adu urat leher di komersial area terlebih dahulu, dan diikuti dgn Design Changes, eskalasi ke Schedule Changes, kemudian Material Changes, bisa-bisa Project Director juga akan kena changes juga tuh :):)

Ya mngkn kita hrs lihat kasus per kasus, tetapi kayaknya pertanyaan awal tentunya pertanyaan general, jadi bukan kasus khusus.

Tanggapan 10 – Ayah Rafif andi.priyono

Kalo lihat kasusnya Pak Munawir, yang mandatory harus dicek adalah turndown ratio dari plant-nya, dari design adalah 5:20 menjadi 4:20.
Perlu diliat equipment-by-equipment dan semua instrumentasi apakah bisa dioperasikan pada kapasitas tersebut tanpa menurunkan tingkat akurasi. Kalaupun ada penurunan, perlu kesepakatan apakah itu dapat diterima atau tidak.

Tanggapan 11 – Dirman Artib

Pak Andi,

Subjeknya adalah persiapan untuk Hazop.
Jadi bukan mengecek ini dan itu.

Tanggapan 12 – Akh. Munawir

Betul, nah initial Checkingnya kan enakan pakai HAZOP … he3x