TNK-BP Group mengatakan mereka telah diserahkan lisensi untuk mengoperasikan gas alam Blok 06-1 di offshore Vietnam, yang mana perusahaan tahun yang lalu menyetujui untuk pembelian dari BP PLC.

Penulis : By Eric Watkins

TNK-BP Group mengatakan mereka telah diserahkan lisensi untuk mengoperasikan gas alam Blok 06-1 di offshore Vietnam, yang mana perusahaan tahun yang lalu menyetujui untuk pembelian dari BP PLC.

Menteri Investasi dan Perdagangan Vietnam mengizinkan TNK Vietnam, cabang TNK-BP Group yang berbasis di Vietnam, lisensi investasi untuk pengoperasian blok, yang mana bagian dari Nam Con Son Integrated Gas-to-Power Project, kata TNK-BP.

TNK-BP memperoleh saham 35% di blok dari BP, bersama dengan saham 32.7% di pipeline dan terminal Nam Con Son dan 33.3% saham di Phu My 3 power plant, semua pending lender dan izin pemerintah.

TNK-BP mengatakan 35% sahamnya di Blok 06.1, mengandung lahan gas kondensat Lan Tay dan Lan Do, akan menambah 17,000 boe/d untuk produksi dari perusahaan. Menurut BP Vietnam, platform Lan Tay akan memproduksi lebih dari 4.6 milyar cu m/year gas.

Analyst Tom Grieder dari IHS Global Insight mengatakan izin dari TNK-BP Vietnam sebagai operator blok 06-1 artinya bahwa perusahaan Rusia adalah partnernya di lahan minyak dan gas yang memproduksi terbesar Vietnam, sementara juga memiliki “major acreage positions” yang muncul di area dari Nam Con Son dan Song Hong basins.

“Selanjutnya, perusahaan Rusia nampaknya akan memperpanjang upstream lebih lanjut dan kemungkinan tertarik dalam penawaran untuk asset ConocoPhillips atau untuk blok yang ditawarkan di serangkaian lisensi keempat, kata Grieder.

Akan tetapi, Rusia menghadapi persaingan yang banyak karena 50 perusahaan minyak internasional lainnya, diantaranya PetroVietnam, yang juga tertarik dalam memperoleh asset ConocoPhillips Vietnam, senilai 1.15 milyar dolar.

Memang, awal bulan ini, Deputy Chief Executive PetroVietnam, Nguyen Tien Dung mengatakan perusahaannya telah memberikan penawaran untuk asset minyak dan gas ConocoPhillips di Vietnam.

Penawaran meliputi 23.3% saham ConocoPhillips di Cuu Long Joint Operating Co., yang mengoperasikan lima lahan minyak di Blok 15-1 di Cuu Long basin, 36% saham di Blok 15-2 di basin yang sama, dan 16.3% saham di pipeline gas Nam Con Son.

Sumber: www.ogj.com