Perpanjangan pertama dari 450-km di bagian offshore dari 700 km pipeline gas alam yang direncanakan untuk project LNG Papua Nugini senilai 15 milyar dolar mulai akan dipasang di dasar laut.

Penulis : Rick Wilkinson

Perpanjangan pertama dari 450-km di bagian offshore dari 700 km pipeline gas alam yang direncanakan untuk project LNG Papua Nugini senilai 15 milyar dolar mulai akan dipasang di dasar laut.

Pemasangan pipa telah dimulai dekat LNG plant, berdasarkan konstruksi 20 km barat laut dari Port Moresby.

Dua kapal pipelay offshore, Semac 1 dan Castoro 10 dijadwalkan bekerja hati-hati untuk sisanya tahun ini dan rampung tahun 2012.

Part pertama dari job adalah shore pull, yang dilibatkan dengan menarik pipa 36-in ke daratan untuk memungkinkan menghubungkan dengan seksi pipa lahan.

Pipeline akan mengangkut gas dari dataran tinggi bagian selatan dan lahan-lahan di Provinsi bagian Baarat ke dua train yang dimaksud, 6.6 juta ton/tahun LNG plant.

LNG dijadwalkan akan mengalir pada tahun 2014 dan akan mengirim ekstra 9 tcf gas selama 30 tahun.

ExxonMobil adalah operator dari project dengan 33.2%. Oil Search memiliki 29%, Independent Public Business Corp. (Papua New Guinea government) 16.6%, Santos 13.5%, Nippon Oil 4.7%, state-owned Minerals Resource Development Co. 2.8%, dan Petromin 0.2%.

Sumber: www.ogj.com