Permasalahan yang sering muncul dalam R.O. plant adalah Silica, Hardness dan Bioslime scaling. Bioslime scaling ini terjadi karena air umpan yang masuk R.O. mengandung microbiologi sehingga mempercepat tumbuhnya slime dan slime tsb. menyelubungi membrane sehingga terjadi scaling.

Tanya – Meiri Triani

Mohon bantuannya…

Saya minta tolong untuk teman2 yang menggunakan RO di tempat kerjanya untuk sharing mengenai problem RO yang sering dihadapi dan mengatasinya , sekaligus sharing bagaimana proses dan spesifikasi RO yang digunakan…

saya juga ingin bertanya mungkin teman2 mau berbagi informasi mengenai apa pengaruh kandungan sulfur dan natrium pada pelumas.

Tanggapan 1 – Stephen Rahmat (FGM)

Mbak Meiri,

Sebelum saya menjawab, tolong dijelaskan, pelumas yang dimaksud jenis apa dan pemakaiannya (service) nya apa, sehingga bisa lebih focus, karena pemakaian dan jenis pelumas sangat luas & banyak.

Tanggapan 2 – Agung Hendarsa

Scaling Problem in Reverse Osmosis Plant

Permasalahan yang sering muncul dalam R.O. plant adalah Silica, Hardness dan Bioslime scaling.

Bioslime scaling ini terjadi karena air umpan yang masuk R.O. mengandung microbiologi sehingga mempercepat tumbuhnya slime dan slime tsb. menyelubungi membrane shg terjadi scaling.
Secara kasat mata slime ini dapat dilihat yaitu ditandai dengan timbulnya lendir kehijauan pada selubung membrane ketika housing membrane di buka.

Apabila R.O. sudah mengalami scaling ini cukup dilakukan cleaning atau pencucian terhadap membrane R.O. dengan bahan pengoksidasi yang tidak merusak membrane.

Pada umumnya setiap R.O. plant yang diinstall telah dilengkapi dengan pencegahan slime dengan injeksi chemical sebelum air masuk ke sistem R.O.

Masalah slime ini cukup umum sekali sehingga seharusnya R.O. plant sudah dilengkapi system preventivenya. Kalo pun tdk ada dan sekarang ini terjadi scaling maka R.O. perlu dilakukan cleaning. Chemical cleaning untuk masalah slime bisa digunakan dengan bahan kimia oksidator yang tidak merusak membrane.

Adapun hardness scaling, terjadi karena air umpan R.O. mengandung calcium dan magnesium yang tinggi dan ini ditandai dg hardness air yang tinggi.

Pencegahan terhadap terjadinya hardness scaling ini pun seharusnya sudah ada dalam sistem R.O. yang di install dengan pemasangan softener sebelum R.O. system. Apabila terjadi hardness scaling maka R.O. perlu dilakukan cleaning. Chemical untuk pencucian R.O. terhadap masalah hardness ini digunakan hardness cleaner.

Scaling yang ketiga adalah silica scaling.

Air umpan yang masuk ke R.O. sering kali mengandung silica dan R.O. membran memiliki keterbatasan dalam mem-filter silica sehingga pada saatnya silica tidak mampu lagi untuk di filter dg R.O. membran sehingga penumpukan silica yang terjadi mengakibatkan silica scaling pada R.O. Utk itu R.O. perlu di cleaning.

Untuk mendapatkan kualitas produk R.O. yang stabil baik dalam debit ataupun kualitas, maka sebaiknya R.O. cleaning perlu dilakukan setiap 6 bulan sekali. R.O. cleaning ini tetap diperlukan untuk R.O. system yang telah dilengkapi dengan pencegahan slime dan hardness. Dengan dilakukan cleaning rutin setiap 6 bulan akan membuat umur R.O. membrane dapat maksimal yaitu 3 tahun.

Perlu kami tegaskan, meskipun R.O. dilengkapi dengan sistem pencegahan terhadap scaling namun itu semua tidak dapat menghilangkan scaling 100 % yang dapat dilakukan hanya mengurangi sehingga R.O. cleaning rutin adalah sebuah keharusan untuk mendapatkan kualitas produk R.O. yang stabil.

Hal yang perlu diperhatikan dalam R.O. selain scaling adalah mengenai pengaturan tekanan dan debit dari permeate, concentrate dan recycle yang berimbang dengan memperhatikan kemampuan recovery R.O. (disesuaikan dengan spec yang ada).

Selain itu pengaturan pH air masuk R.O. juga harus dilakukan agar dapat dicapai produk yang diinginkan serta untuk mengurangi terjadinya berbagai macam scaling.

Mengenai spesifikasi R.O. ada beberapa macam tergantung dari air yang akan diumpankan ke R.O.
Untuk brackish water kita kenal dengan jenis BWRO (Brackish Water R.O.) dan untuk air laut kita gunakan spec R.O. jenis Desalination.

Demikian sedikit tentang R.O., semoga bermanfaat. Mudah-mudahan ada yang mau menambahkan atau koreksi.
Terima kasih.

Tanggapan 3 – ibnu_dr

Baiknya memang ada unit sotener, namun untuk sebuah pengolahan air laut mjd air tawar (desalinasi) tentu akan sukar jika air harus di softening di upstream RO. Hal ini karena effisiensi dari sistem tersebut jadi rendah karena softener akan mempunyai kapasitas yg jadi besar. Memang pemilihan RO desalinasi mjd hal yg penting disesuaikan dg kondisi umpannya.

Namun demikian di sebuah power plant ,suhu masuk ke RO lah yang harus dijaga agar scaling bisa diminimize (untungnya suhu air laut relative stabil), dan tentu ditopang dg instrumentasi preventive cleaning yang sudah diprogram secara otomatis.

Demikian sedikit tambahan,