Mohon penjelasan mengenai istilah Bottlenecking & Debottlenecking Project, Turnkey Project, Revamping Project, dan Retrofit Project.

Tanya – Farros Fadhlurrahim

Bapak-bapak yht,

Saya ingin tanya mengenai beberapa istilah yang pernah saya baca dimilis ini :

1. Bottlenecking & Debottlenecking Project.

2. Turnkey Project.

3. Revamping Project.

4. Retrofit Project.

Terima Kasih,

Tanggapan 1 – Rury Novrian

Pak Farros,

hanya bisa jawab no 3 dan 4 nih

revamping/retrofit project –> project untuk merubah atau mengupgrade peralatan atau unit yang sudah ada ke versi yang terbaru. contohnya Instrument revamping/retrofit project, mengupgrade peralatan instrumentasi ke seri atau versi peralatan instrument yang terbaru

Tanggapan 2 – Irviantanto – Istech

Maaf sebelumnya, saya akan berusaha untuk sedikit memberikan penjelasan. Setahu saya yang dinamakan Revamping project adalah mengupgrade untuk menaikkan kapasitas produksi dengan mengganti atau menambah beberapa ‘equipment’ sedangkan Retrofit project adalah mengembalikan kepada kapasitas yang ada (karena kemampuan produksinya sudah menurun). Sedangkan Turnkey project adalah sebuah proyek dimana ‘owner’ sebagai pemberi proyek memberikan kuasa kepada Main Kontraktor untuk melaksanakan proyek mulai dari tahap awal hingga proyek tersebut dapat digunakan.Biasanya dikerjakan oleh EPC Kontraktor.Mohon dikoreksi bila ada yang kurang sesuai.Terima kasih.Bravo milis Migas Indonesia!!!

Tanggapan 3 – Dedy Suryana – IAOD

Botleneck: Adanya penyempitan pada urutan proses tertentu dari design sehingga kapasitas produk akhir dibawah design dan akan equal dengan kapasitas peralatan yang mengalami penyempitan. Debottleneck: Adalah tindakan menghilangkan penyempitan dengan melakukan modifikasi sehingga kapasitas produk akan balance antara input – proses – dan output.

Dengan demikian, semua pertanyaan terjawab sudah…….

Tanggapan 4 – Jufendy@ikpt

Saya hanya ingin menambahkan tolong dikoreksi kalo salah Untuk Turnkey Project pada proyek – proyek jasa konstruksi, biasanya berkaitan dengan sistem pembayaran dimana owner hanya akan membayar kepada kontraktor pelaksana senilai proyek tersebut pada akhir proyek sehingga kontraktor harus memperhitungkan bunga bank selama penyelesaian proyek sesuai skejul yang dibuat. Sedangkan jaminan pekerjaan yang dipegang oleh kontraktor adalah guarantee bank senilai kontrak yang akan dicairkan setelah pekerjaan selesai pada tanggal yang ditentukan pada klausul kontrak.

Tanggapan 5 – Alfia Djabar

Untuk turnkey project atau project yg nilainya besar atau pelaksanaannya lama, pembayaran dilakukan dalam beberapa termin (5-6 kali) berdasarkan progres penyelesaian. Untuk jaminan pelaksanaan, contractor menyerahkan Performance Bond ke owner yang nilainya antara 5-10% dari nilai kontrak.

Tanggapan 6 – Djohan Arifin

kelihatannya sudah cukup jelas, mau nambain item 1 yang belum dijawab: debottlenecking project dimaksudkan untuk melebarkan sumbatan (bottleneck) pada suatu proses aliran produksi. Misalnya suatu platform yang punya kapasitas produksi 100,000 BOPD (Barrel Oil Per Day) ternyata hanya bisa dipetik hasilnya sebanyak 80,000 BOPD karena hambatan pada kapasitas ekspornya (pompa, pipeline dan landing pressure di receiving facility). Salah satu debottleneckingnya adalah dengan injeksi bahan drag reducer sehingga dengan fasilitas yang ada, produksinya bisa mendekati kapasitas produksi yang 100,000 BOPD. Kalau sebaliknya (bottleneck project)aku nggak tahu ada apa nggaknya.

semoga bermanfaat

Tanggapan 7 – agung s

Kalau begitu Debottlenecking Project pasti akan berulang yah? Berapa lama kira2 suatu plant akan ada penyumbatan lagi atau harus melakukan Debottlenecking lagi?