Apakah untuk menjadi Pemasok ( Vendor ) dari perusahaan yang begerak di bidang Migas, masih diperlukan sertifikat Migas, yang menyatakan bahwa pemasok tersebut layak menjadi pemasok? Masalahnya untuk mendapatkan sertifikat tersebut biayanya kata teman saya cukup mahal, sementara kriteria yang dinilai oleh migas itu gak jelas.

Tanya – ‘DARMAYADI’

Teman Milist yth,

Mau tanya, apakah untuk menjadi Pemasok ( Vendor ) dari perusahaan yang begerak di bidang Migas, masih diperlukan sertifikat Migas, yang menyatakan bahwa pemasok tersebut layak menjadi pemasok ?
Masalahnya untuk mendapatkan sertifikat tersebut biayanya kata teman sayacukup mahal, sementara kriteria yang dinilai oleh migas itu gak jelas.
Ada yang bisa kasih pencerahan?????

Tanggapan 1 – ‘Erik Soulisa’

Mas Darmayadi,

Sertifikat Migas tidak lagi dibutuhkan untuk vendor umum. Masing-masing perusahaan yang mengadakan proses pra-kualifikasi vendor.

Tanggapan 2 – ‘Sketska Naratama’

Sedikit menambahkan,

Ada ya nya ada tidaknya, bergantung kepada end user bersangkutan. Tetapi kebanyakan end user yang saya hadapi, tidak.

Utk perusahaan2 yang besar, biasanya pak Dam diminta utk menjadi rekanan dulu. Syarat utk menjadi rekanan pun ada spt NPWP, SKT, dan lain2. Ada juga yg sampai, inspeksi ke preusan bersangkutan. Apakah sesuai dg doc yang disubmit atau tidak.

Ada juga yg tdk perlu, asalkan mrk buka tender kita ikut. Nanti mrk akan seleksi dalam pra-qualifikasi itu yg dijelaskan oleh pak Erik.

Jika memang masuk qualifikasi, barulah pak Dam di undang utk pre-BID meeting. Mulai dari spec material hingga scope of work pak Dam dapat comment disitu. Setelah itu barulah BID dibuka.

Utk BID, konteks nya menurut saya ada 2 hal penting yaitu aspek teknis dan aspek harga. Nantinya jika memang BID document itu sudah terkumpul semua dari semua vendor yg lulus pra-qualifikasi maka masing2 dicek dulu kelengkapannya barulah doc itu dibuka.

Biasanya yg dibuka pertama kali adalah sampul aspek teknis. Dipahami oleh end user, apakah technical nya accept atau tidak sesuai dengan permintaan user mrk. Jika OK, barulah masuk tahap harga.

Sepengetahuan saya, sistemnya sistem gugur jadi kecermatan, ketelitian dan lobi amat menjadi tantangan tersendiri dalam hal ini.