Statoil akan mempertimbangkan floating production unitnya untuk mengembangkan penemuan minyak dan gas Skrugardnya di Barents Sea.

Penulis : Offshore staffStatoil akan mempertimbangkan floating production unitnya untuk mengembangkan penemuan minyak dan gas Skrugardnya di Barents Sea.

Studi kelayakan merekomendasikan fasilitas dengan oil storage and offshore loading capability, dan dengan kapasitas produksi minyak 95,000 b/d. Pemikiran saat ini membantu 14 subsea sumur produksi minyak dengan injector water dan gas dengan menyediakan pressure support.

Statoil hanya menemukan lahan April 2011 yang lalu. Statoil memperkirakan recoverable volumes pada sekitar 250 MMboe, dengan strong upside potential.

Ada prospect lainnya yang tidak jauh yang mana dapat juga termasuk dalam pengembangan.

Erik Strand Tellefsen, VP untuk pengoperasian di Skrugard, mengatakan: “Kami mempersiapkan pengalaman kami dan partner kami’ dan lessons learned di Goliat (juga di Barents Sea) dan di fasttrack developments kami. Skrugard sebagian besar akan berlokasi di Hastard, bagian dari pembangunan site section, yang ditempatkan di Oslo.”

Data baru-baru ini dikumpulkan dalam cuaca local, gelombang, dan soil mechanics.

Pengerjaan akan berlanjut sejajar dengan sumur eksplorasi semisub Aker Barents di Havis prospect 5 km (3.1 mi) jauhnya dalam lisensi yang sama. Rig kemudian akan mengebor sumur appraisal di Skrugard, dan berdasarkan pada hasil dari dua sumur tersebut, pengeboran eksplorasi lebih lanjut dapat mengikuti.

“Kemungkinan solusi adalah center lahan dengan kapasitas pemrosesan dan transport, dengan fleksibilitas untuk tahap dalam prospect di area. Ini sejalur dengan ambisi Statoil untuk mengembangkan Barens Sea sebagai core area di NCS,” kata Tellefsen.

Sumber: www.offshore-mag.com