Select Page

Online testing pd PSV hanya diharuskan pada PSV sect I boiler karena pada PSV sect I selain pop test harus juga dilakukan blow down test dimana based on ASME sect I blow down 4% mandatory, jadi blow down pressure seting hanya bisa dilakukan pada kondisi proses riil karena memerlukan kapasitas riil, kapasitas fluida pd accumulator test bench tidak cukup untuk pengetesan PSV mulai popping sampai reseat (blow down). Sedangkan pd PSV ASME sect VIII tdk ada ketentuan besarnya % blow down.

Tanya – ‘nICo’ niko_candra

Dear rekan-rekan.,

Mohon di sharing pengalamannya yang pernah melakukan online function testing PSV (Pressure Safety Valve).,

Bolehkan hanya melakukan pengujian online function testing untuk resetifikasi SKKP (Sertifikat Kelayakan Penggunaan Peralatan) PSV di MIGAS tanpa harus melakukan pemeriksaan kondisi internal PSV ?
Apakah pernah terjadi incident di dunia migas pada saat melakukan online testing PSV?

Tanggapan 1 – ‘Antoni Ginting’

Pak Nico,

Yg bpk mksd dgn online test spt apa? Apakah dgn menaikkan pressure operasional atau dengan bantuan alat (kompensasi pressure)?

Saya kurang paham dgn regulasi dunia migas, namun di pabrik kita setiap tahun saya lakukan OLT dgn mengundang pihak ke tiga.

Tanggapan 2 – ‘C Rohandi GM’

Online testing pd PSV hanya diharuskan pada PSV sect I boiler krn pada PSV sect I selain pop test hrs juga dilakukan blow down test dimana based on ASME sect I blow down 4% mandatory, jd blow down pressure seting hanya bisa dilakukan pd kondisi proses riil krn memerlukan kapasitas riil, kapasitas fluida pd accumulator test bench tdk cukup utk pengetesan PSV mulai popping sampai reseat (blow down).

Sedangkan pd PSV ASME sect VIII tdk ada ketentuan besarnya % blow down.

Tanggapan 3 – ‘C Rohandi GM’

Pak Nico,

Setahu saya online testing tdk diperkenankan utk SKPP Migas, krn ada 2 test yg hrs dilakukan yaitu pop test dan leak test per API 527, bagaimana kita melakukan leak test pd online testing?

Tanggapan 4 – Crootth Crootth

Mas Nico,

Yang dibilang Kang Cecep benar adanya, tidak diperkenankan ada online testing terhadap PSV, tidak juga ditemukan perihal online-testing ini di API RP 520 Part II.

Jadi sebaiknya, Mas Nico melakukan test terhadap PSV bersama sama dengan pihak Ditjen Migas dan agar semua urusan legal,

Tanggapan 5 – ‘Arfan A. Nugroho’

dear Pak Niko,

mencoba sharing pengalaman saja. apakah yang dimaksud dengan online fuction test ini PSV masih terinstall di peralatan yang dilindunginya (Presseure vessel) ? jika iya, sepertinya dapat saja dilakukan pak. waktu itu saya juga pernah menanyakan itu kepada salah satu rekan yang lebih menguasai PSV.
tetapi di perusahaan kami, pengetesan PSV dilakukan off-line (dicopot) supaya lebih safe dan juga memudahkan jika diperlukan maintenance.
untuk incident, saya belum pernah menemuinya, dan semoga tidak pernah :-).

mohon koreksi dari rekan yang lainnya jika pendapat saya kurang tepat.

Tanggapan 6 – fajar tampubolon

Dear bro,

Sangat tidak disarankan untuk melakukan pengetesan pada saat PSV terinstall di equipment yang dilindungi. Kenapa..??? Logikanya kan PSV dibuat untuk mencegah over pressure dimana pada umumnya diset pada MAWP or Design Pressure. Nah Leak test or Pop up test mungkin akan jauh lebih besar dari MAWP. Mau membebani equipment anda dengan beban2 berlebih…???? Apalagi jika dilakukan pada equipment yang sudah tua…

Share This