Statoil memberikan kontrak kepada Technip untuk pengerjaan fasilitas kompresi gas alam subsea pertama di dunia, yang akan diinstal di wilayah Asgard di Norwegian Sea.

Statoil memberikan kontrak kepada Technip untuk pengerjaan fasilitas kompresi gas alam subsea pertama di dunia, yang akan diinstal di wilayah Asgard di Norwegian Sea.

Perusahaan berharap project akan meningkatkan recovery dari lahan gas-kondensat Mikkel dan Midgard dengan 278 juta bbl dari oil equivalent hydrocarbons sebagai bagian dari broader strategynya untuk memperluas produksi dari Norwegian Continental Shelf.

Statoil mengajukan rencana konpresi subsea Asgard kepada pemerintah Norwegia tahun lalu.

Sumur Mikkel dan Midgard menyelesaikan subsea di perairan 240-310 m, dengan kombinasi dan proses wellstream di platform semisubmersible Asgard B.

Statoil berencana akan memasang template subsea dengan kompresor, coolers, separators, dan pumps kira-kira 40 km timur Asgard, plus submarine cable untuk power.

Technip akan membuat, menginstall, dan tie in pipeline spools, including protection covers, and power cables, and umbilicals. Kontrak memiliki option untuk engineering, fabrication, dan suplai dari sebuah system handling khusus untuk instalasi dan retrieval dari modul system kompresi subsea dan instalasi awal dari modul system kompresi subsea.

Aker Solutions menangani modifikasi topside dan menyediakan subsea compression system skala besar.

Saham Asgard adalah Statoil 34.57%, Petoro AS 35.69%, Eni Norge AS 14.82%, Total E&P Norge AS 7.68%, dan ExxonMobil Exploration & Production Norway AS 7.24%.

Lisensi Mikkel adalah Statoil 43.97%, ExxonMobil E&P Norway 33.48%, Eni Norge 14.9%, danTotal E&P Norge 7.65%.

Sumber: www.ogj.com