Program CSMS ini adalah agar pemberi kerja ( mis.Pertamina ) ingin agar kontraktor yang berkerja menerapkan HSE sama dengan tata cara pemberi kerja, dan melalui program CSMA tsb. Pemberi kerja dapat mengetahui apakah kontraktor secara konsisten menerapkannya.

Tanya – ‘june.topan panjaitan’

Dear Millist,

Mohon pencerahannya tentang CSMS (Contractor Safety Management System) mungkin ada contoh csms tolong di share ke saya lewat japri aja Terimakasih banyak.

Tanggapan 1 – ‘Novianto Dwi Wibowo’

CSMS based on BPMigas, saya ada questionnaire list ‘9 section’ nya pak, 16 pages, soft file. Kalau dokumen penunjangnya bisa lebih dari 2000 pages … ๐Ÿ™‚

Tanggapan 2 – ‘edyson’

Sependek pengetahuan saya program CSMS ini adalah agar pemberi kerja ( mis.Pertamina ) ingin agar kontraktor yang berkerja menerapkan HSE sama dengan tata cara pemberi kerja, dan melalui program CSMA tsb. pemberi kerja dapat mengetahui apakah kontraktor secara konsisten mengerapkannya. CSMS yang Bapak maksud apakah base on Pertamina pak ?

Tanggapan 3 – ‘Mico Siahaan’

Pak Juniarto, yang Bapak minta itu contoh form CSMS kah? kalau di lingkungan migas, umumnya KKS punya format CSMS yg perlu diisi oleh para kontraktor sebagai bagian dari tahap PQ. Rekan2 kontraktor umumnya punya kok.

Tanggapan 4 – Henry Krisyanto

Berhubung sdg membahas tentang CSMS, saya juga ingin ikut konsult ya..

Jika pekerjaan yang dilelangkan risk-nya adl rendah (low), apkh ttp hrs memenuhi seluruh poin2 yg ad d PQ? Krn sedikit yg saya ketahui, utk pekerjaan yg risknya rendah tidak harus memenuhi point minimal utk pekerjaan yang risk-nya tinggi. CMIIW.

Pernah sy ikut PQ di slh satu perusahaan migas bhw kami ttp hrs mengikuti dan memenuhi standar penilaian utk karegori high risk (mskipun sy sudah dpt informasi dri tim assessmen PQ bhw pekerjaan kami adl low risk).

Apakah ada saran utk kami?

Mohon masukannya Bpk/Ibu ๐Ÿ™‚

Tanggapan 5 – ‘eko prasatiyo’

Selamat pagi pak Henry,

Saya pernah ikutan tender yang low risk.

Selama penjelasan teknis kok tidak ada pembahasan tentang HSEnya dan setelah saya tanyakan akhirnya dijawab, HSEnya menyusul dan memang ada passing pointnya tetapi jika passing point kita belum cukup untuk lulus, kita dikasih kesempatan sampai 3X untuk revisi. HSE adalah mandatory juga disini

Just share pengalaman ๐Ÿ™‚

Tanggapan 6 – Mico Siahaan

Menurut hemat saya pekerjaan dengan low risk pun perlu untuk mengisi CSMS, karena sistem keselamatan kerja sudah seharusnya menjadi bagian integral dalam pekerjaan kita. Hanya saja perlu ada pembobotan dalam hal seleksi/pemilihan vendor melalui CSMS sehingga untuk pekerjaan low risk score minimum yang dipersyaratkan berbeda dengan pekerjaan high risk.

Mengenai form CSMS, form CSMS yang ada menurut pengalaman saya adalah form standar alias form yang yang sama harus diisikan oleh kontraktor untuk semua level risk pekerjaan sehingga menurut saya silakan isikan Pak sesuai kondisi perusahaan Bapak. Jika memang tidak punya data, ya silakan isikan sebagai ‘not available’ tidak punya data. Pengalaman saya sih teman-teman yang di bagian HSE tahu kok bahwa pekerjaan low risk tidak harus mendapat score akhir yang sama dengan pekerjaan high risk.

Tanggapan 7 – Henry Krisyanto

Trima kasih untuk jawaban dari Bpk2 yang mencerahkan.

Saya setuju dengan opini dari Bpk2 bhwa K3 tetap menjadi bagian yang integral sebab safety harus dikedepankan sekalipun pekerjaannya low risk. Namun, hrs ttp dinilai secara proporsional oleh tim assessment PQ.

Tanggapan 8 – ‘inspector’

Dear rekans migas.

Saya sangat butuh bantuan dari rekans semua, saya sedang menyusun CSMS/HSE document tender untuk beberapa perusahaan. saya sangat butuh bantuan dan masukan dari rekas semua. bagaimana agar HSE/CSMS yang yang diajukan mendapat skor tinggi dari pihak perusahaan tsb.

Tanggapan 9 – Febrianto

Dear Pak Rinal,

Sepengetahuan saya dalam menyusun CSMS adalah menunjukkan evidence/bukti K3LH dari Perusahaan sendiri. Dari semua Questionnaire yang diminta kita harus bisa memberikan bukti K3LH berupa lampiran. Dari setiap Perusahaan Oil & Gas berbeda-beda type dari Questionnaire nya. Tergantung requirement yang mereka minta. Ada seperti bukti/evidence 3 tahun terakhir ataupun 1 tahun terakhir. Sementara itu yang bisa saya beri masukan. Mungkin para praktisi lain bisa menambahkan.

Semoga berhasil.

Tanggapan 10 รขโ‚ฌโ€œ harrysitumorang

Pak,

Jawaban paling tepat adalah evidence dari implementasi safety management system perusahaan bapak.

Ada prosedur, ada komitmen, implementasi dan review.

Tanggapan 11 – Mico Siahaan

Ya,

bukti/evidences menempati porsi penting dalam evaluasi CSMS. Bukan sekedar teoti atau bagus di rencana, namun juga harus bagus dalam implementasi dan monitoring.

Tanggapan 12 – kurniawan johan

dasar utamanya adalah implementasi semangat ‘SAFETY FIRST’.

selanjutnya dikreasikan saja.

Tanggapan 13 – dimas_ariestyanto

Pak inspector,

Saran saya, bapak tanyakan langsung ke perusahaannya mengenai item2 apa saja yg dapat diimprove. Biasanya hal seperti bukti dalam bentuk foto, keterlibatan direktur dalam masalah HSE, dll. dapat meningkatkan skor CSMS secara signifikan.